Misteri 2 Bocah Dibunuh Ibu Depresi di Benawa HST, Saksi Kunci Buka Suara! Oknum Simpatisan Terjerat Sabu di Kotabaru, FPI Bantah Anggotanya Cabuli Murid, Oknum Guru Olahraga di SD Banjarbaru Langsung Dipecat! Ketuanya Buron, Joko Pitoyo Ambil Alih Nasdem Tanah Laut Laporan Denny Rontok di Bawaslu Pusat, Tim BirinMu Endus Motif Lain

Pemkab Seruyan Usulkan Penambahan Jadwal Penerbangan ke Banjarmasin

- Apahabar.com Jumat, 14 Desember 2018 - 14:58 WIB

Pemkab Seruyan Usulkan Penambahan Jadwal Penerbangan ke Banjarmasin

Terminal Bandar Udara Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan. Foto - Antara

apahabar.com, KUALA PEMBUANG – Pemerintah Kabupaten Seruyan Kalimantan Tengah, mengusulkan penambahan jadwal penerbangan ke Banjarmasin sebanyak satu kali pada tahun 2019 mendatang.

“Kami sudah mengusulkan penambahan jumlah penerbangan dengan tujuan Banjarmasin sebanyak satu kali, namun belum diketahui disetujui atau tidak,” kata Kepala Dinas Perhubungan Seruyan Tuhas Bandrang di Kuala Pembuang, Jumat (14/12).

Usulan penambahan ini dilakukan karena tingginya permintaan dan kebutuhan masyarakat. Penerbangan dengan rute Kuala Pembuang-Banjarmasin penumpangnya selalu penuh, bahkan peminatnya seringkali melebihi kuota yang tersedia.

Jika disetujui maka penerbangan ke Banjarmasin bertambah menjadi tiga kali dalam seminggu. Kondisi ini diyakini disambut positif masyarakat, mengingat tingginya keperluan di Banjarmasin dalam urusan keluarga hingga usaha.

Berbeda dengan penerbangan rute Kuala Pembuang-Palangka Raya, peminatnya cukup sedikit sehingga jarang kuota penumpangnya terisi penuh. Hal ini diakibatkan masyarakat banyak memilih jalur darat karena jarak tempuhnya yang tidak terlalu jauh.

Dalam satu kali penerbangan tersedia sebanyak 12 seat, umumnya penerbangan ke Banjarmasin selalu terisi penuh atau paling sedikit 80 persen dari kuota keseluruhan. Sementara penerbangan ke Palangka Raya, dari 12 seat yang tersedia biasanya hanya 4 sampai 6 seat yang terisi.

“Kami berharap usulan tersebut disetujui sehingga kebutuhan masyarakat dapat terakomodir. Pasalnya jika menempuh jalur darat menuju Banjarmasin, jaraknya sangatlah jauh dan memerlukan waktu lama,” ujarnya.

Kuota penerbangan di Bandara Kuala Pembuang tergolong kecil, yakni sebanyak 53 kali penerbangan per tahunnya, dengan rute Kuala Pembuang-Palangka Raya dan Kuala Pembuang-Banjarmasin. Penerbangan tersebut mendapatkan bantuan berupa subsidi penerbangan perintis.

Tahun 2018 ini, terhitung sejak September hingga akhir Desember, aktivitas penerbangan di Bandara Kuala Pembuang dihentikan sementara karena dana subsidi telah habis. Sehingga masyarakat yang memiliki keperluan ke Palangka Raya maupun Banjarmasin harus menempuh jalur darat.

“Kami tidak mengetahui apakah kuota penerbangan yang didapatkan Bandara Kuala Pembuang pada tahun mendatang masih sama seperti sebelumnya ataukah tidak. Namun kami berharap kuotanya bertambah, agar penerbangan tersedia hingga akhir tahun,” papar Tuhas.

Baca Juga: Diduga Korsleting, Api Jilat Plafon Kantor PT Telkom Banjarmasin

Sumber : Antara
Editor : Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Gugus Tugas Covid-19 Kalteng, Sudah Distribusikan APD ke Kabupaten/Kota
apahabar.com

Kalteng

‘Ngamuk’ Dievakuasi, Buaya Raksasa Libas Dua Petugas WRU BKSD Hingga Terpental
apahabar.com

Kalteng

Bupati Barut Bebaskan Tagihan PDAM Warga Kurang Mampu
apahabar.com

Kalteng

Teras Narang: Kalteng Sudah Siap Jadi Ibu Kota Pemerintahan Sejak 1957
apahabar.com

Kalteng

Resmi Operasional, RS Palangka Raya Siap Terima Pasien Limpahan Covid-19
apahabar.com

Kalteng

Ayah dari Gowa, Bayi di Kobar Positif Covid-19
apahabar.com

Kalteng

Jalan Antar Desa Rusak Parah, Perekonomian Warga Teweh Tengah Terganggu
apahabar.com

Kalteng

Aksi Demonstrasi di Depan Kantor DPRD Kalteng, Peserta Aksi Tak Sebanyak Hari Pertama
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com