ga('send', 'pageview');
Sebelum Wafat, Kondisi Wali Kota Banjarbaru Naik Turun Geger Mayat Mengapung di Laut Tanbu, Polisi Sulit Identifikasi Jelang Magrib, Api Gegerkan Blok Ikan Pasar Kandangan Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan Covid-19 di Bappeda Kalsel: Puluhan Positif, Satu Meninggal Dunia




Home Nasional

Senin, 10 Desember 2018 - 15:15 WIB

Pemkot Batam Instruksikan Kurangi Penggunaan Plastik

Redaksi - apahabar.com

Ilustrasi, Sampah Plastik. Foto-wartakepri.co.id

Ilustrasi, Sampah Plastik. Foto-wartakepri.co.id

apahabar.com, BATAM – Pemerintah Kota Batam Kepulauan Riau menginstruksikan jajarannya untuk mengurangi penggunaan botol air kemasan dan sedotan plastik, guna mengurangi sampah yang sulit terurai.

“Saya ingatkan kepada semuanya, agar kurangi penggunaan plastik,” kata Wali Kota Batam, Muhammad Rudi di Batam, Senin.

Wali Kota mengatakan akan menyusun Peraturan Wali Kota untuk kebijakan itu, agar bisa lebih formal dan ditaati seluruh jajaran.

Bila sudah diterapkan, maka seluruh acara yang diselenggarakan sekretariat daerah dan organisasi perangkat daerah tidak akan menggunakan air kemasan dalam botol dan gelas sekali pakai.

Baca juga :  Jokowi: Ekonomi Indonesia Masih Berpeluang Kembali ke Tren Positif

Baca Juga : Sampah Ganggu Lalu Lintas Jalur Sungai

Penggunaan botol sekali pakai dan sedotan harus diminimalkan, demi pengurangan limbah plastik yang sulit terurai. Apalagi, Kota Batam adalah kota kepulauan, yang rentang dengan pencemaran di laut.

Limbah plastik di laut menjadi perhatian serius, setelah seekor paus ditemukan mati karena menelan berkilo plastik di Wakatobi, Sulawesi Tenggara.

Dalam perut paus tersebut ditemukan banyak terdapat sampah plastik sebesar 5,9 kilogram, yang terdiri atas 115 gelas plastik (750 gram), 19 plastik keras (140 gram), empat botol plastik (150 gram), 25 kantong plastik (260 gram), dua sandal jepit (270 gram), satu karung nilon (200 gram), 1.000 lebih tali rafia (3.260 gram), dan lain-lain.

Baca juga :  Gunakan Data BPJS Ketenagakerjaan untuk Subsidi Gaji, Simak Alasan Menaker

Wali Kota menyatakan tidak ingin kejadian itu berulang di Batam, karenanya ia mengajak seluruh komponen masyarakat menjaga kelestarian, termasuk dengan cara mengurangi penggunaan plastik dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga : Apa Rahasia Singkawang Jadi Kota Paling Toleran di Indonesia?

Sumber: Antara
Editor: Muhammad Bulkini

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Komisi VII Minta Pertamina Serius Tangani Penyimpangan Distribusi BBM
apahabar.com

Nasional

Polwan Terindikasi Radikalisme Ternyata Tinggalkan Tugas Tanpa Seizin Pimpinan
apahabar.com

Nasional

Pengamat: Jokowi Bisa Tolak Pembahasan Revisi UU KPK
apahabar.com

Nasional

Kabar Adanya Tsunami Susulan Hoaks
apahabar.com

Nasional

Bawaslu Gandeng Facebook Awasi Medsos Selama Pilkada
apahabar.com

Nasional

Gempa 4,5 SR Guncang Lombok Tengah NTB
apahabar.com

Nasional

Jika Jadi Anggota DPR, Begini Impian Gitaris Seventeen Sebelum Wafat
apahabar.com

Nasional

Selepas Kerja Bakti, Belasan Warga Ponorogo Keracunan Makanan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com