Usai Beasiswa 1000 Doktor, SHM Bakal Cetak Ribuan Sarjana Baru di Tanah Bumbu Sederet Prestasi Niha, Hafizah Cilik Kotabaru dari MTQ Tingkat Kabupaten hingga Provinsi Polisi Anulir Pernyataan Status Tersangka Dua Mahasiswa Kalsel 2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Paula Verhoeven Hamil, Kiano Bakal Punya Adik, Baim Wong Ingin Mak Beti Ucapkan Selamat ke Sang Istri

Penderita HIV/AIDS hingga 2018 di HST 67 Kasus

- Apahabar.com Rabu, 5 Desember 2018 - 19:10 WIB

Penderita HIV/AIDS hingga 2018 di HST 67 Kasus

Ilustrasi HIV/Aids. Foto-Antara

apahabar.com, BARABAI – Dari Laporan dinas Kesehatan Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), dari tahun 2012 sampai dengan 2018 ini, sudah ditemukan sebanyak 67 kasus penderita penyakit Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) di Kabupaten HST.

“Berdasarkan data yang kami peroleh, sebanyak 89,9 persen penularan HIV/AIDS disebabkan oleh faktor resiko seksual dan kasus ditemukan lebih banyak pada usia produktif dari 20 hingga 29 tahun yakni sebesar 52,8 persen,” kata Kepala Dinas Kesehatan HST drg H Kusudiarto saat pertemuan sambung rasa Hari AIDS Sedunia, di Barabai, Senin (3/12).

Data Kasus HIV/AIDS Provinsi Kalsel hingga September 2017, jumlah kasus HIV yang terlaporkan sebanyak 844 kasus dan AIDS sebanyak 719 kasus yang tersebar di 13 Kabupaten/Kota. Jumlah ini sangat kecil dibandingkan dengan jumlah estimasi ODHA yaitu sebanyak 3478 kasus. Hal ini berarti upaya penemuan kasus masih sangat rendah.

Menurutnya, data Penderita HIV/AIDS di HST tahun 2012 terdapat 2 orang meninggal, Tahun 2014 terdapat 1 orang masih hidup dan 8 orang meninggal, Tahun 2015 terdapat 5 orang masih hidup dan 2 orang meninggal, Tahun 2016 sebanyak 5 orang juga masih hidup dan 10 orang telah meninggal.

Berikutnya, pada tahun 2017 meningkat yaitu 14 orang masih hidup dan 6 orang sudah meninggal, sedangkan Tahun 2018 ini ditemukan sebanyak 8 orang yang masih hidup dan 6 orang sudah meninggal.

Baca Juga: Dorong Warga Desa Bentuk Forum Peduli HIV/AIDS

“Dari data itu penemuan kasus HIV/AIDS di HST lima tahun terakhir (2014-2018) terjadi peningkatan,” katanya.

Diterangkannya, kasus HIV/AIDS tersebar di 16 Puskesmas dari 19 Puskesmas yang ada, kasus terbanyak pada Puskesmas Barabai sebanyak 19 kasus.

Sedangkan di Puskesmas Pandawan, Pagat dan Sungai Buluh masing-masing ditemukan 5 kasus.

Selanjutnya, di Puskesmas Kambat Utara 4 kasus, Puskesmas Durian Gantang, Pantai Hambawang, Haruyan, Birayang dan Kubur Jawa masing-masing 3 kasus.

Puskesmas Kalibaru, Kasarangan dan Hantakan masing-masing 2 kasus, Puskesmas Awang Besar, Limpasu dan Barikin masing-masing 1 kasus, dan 3 Puskesmas tidak ada kasus yakni Puskesmas Tandilang, Batu Tangga, dan Ilung.

“Dari data penyakit HIV/AIDS itu, masih banyak yang belum terjaring dan terlaporkan, ini merupakan suatu tantangan bagi kita semua untuk melakukan berbagai upaya dan terobosan untuk meningkatkan penemuan kasus secara dini di masyarakat kita dan dilakukan tatalaksana dan pengobatan sesuai standar,” katanya.

Sumber : Antara
Editor : Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Atasi Krisis Air Bersih Saat Kemarau, PDAM Intan Banjar Bentuk Tim Khusus
apahabar.com

Kalsel

SMPN 7 Barabai: Punya Satu Siswa, Belajar-Mengajar Berasa Les Privat
apahabar.com

Kalsel

Pengesahan Undang-Undang Masyarakat Adat Manifestasi Kehadiran Negara
apahabar.com

Kalsel

Jelang Malam, Banjir Dadakan Terjang Desa Lingsir Paringin Selatan

Kalsel

VIDEO: BOM JOKE !! Bikin Geger Bandara Udara Syamsuddin Noor
Giliran 15 ODP di Tiga Kecamatan Tanbu Terima Bantuan

Kalsel

Giliran 15 ODP di Tiga Kecamatan Tanbu Terima Bantuan
apahabar.com

Kalsel

Baru Datang, Dua Truk Tabloid Indonesia Barokah Disortir Bawaslu Banjarbaru
apahabar.com

Kalsel

Hari ini, DPRD Kalsel Mengesahkan Dana Pilkada Kalsel Tahun 2020
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com