BREAKING NEWS Legenda Barito Putera Yusuf Luluporo Meninggal Dunia di Usia 47 Tahun Geledah Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, KPK Amankan Uang dan Dokumen Waspada Penularan Covid-19 di Libur Panjang, Disdik Banjarmasin Imbau Pelajari Patuhi Prokes Bikin Haru, Simak Curahan Mama Lita MasterChef Indonesia Pasca-ditinggal Suami Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah

Pengaliran Gas ke 4.270 Rumah di Penajam Tunggu Penyambungan Pipa Pertamina

- Apahabar.com Rabu, 19 Desember 2018 - 02:30 WIB

Pengaliran Gas ke 4.270 Rumah di Penajam Tunggu Penyambungan Pipa Pertamina

Foto ilustrasi pipa gas. Foto-net

apahabar.com, PENAJAM – Pengaliran gas ke 4.270 rumah tangga di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, masih menunggu penyambungan jaringan ke pipa gas Pertamina (Persero).

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Kabupaten Penajam Paser Utara Ahmad Usman di Penajam, Selasa (18/12) mengatakan bahwa sudah terpasang 4.270 sambungan pipa gas rumah tangga di Kecamatan Penajam sesuai kuota dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

Sambungan pipa gas rumah tangga telah terpasang di Kelurahan Penajam, Gunung Steleng, Nenang, Nipah-Nipah dan Kelurahan Sungai Paret, Kecamatan Penajam, tetapi belum dapat difungsikan karena penyambungan ke pipa gas milik Pertamina belum selesai.

Pengoperasian sambungan gas rumah tangga di Kabupaten Penajam Paser Utara, menurut dia, ditunda atau molor dari jadwal karena terkendala proses instalasi di pipa gas milik Pertamina.

“Pemerintah kabupaten menargetkan sambungan gas ke rumah-rumah warga itu dapat digunakan pada awal Desember, tapi ditunda hingga akhir Desember 2018” jelas Ahmad Usman.

Dari pantuan di lapangan, penyambungan pipa gas induk milik Pertamina melalui terminal distribusi gas (metering regulation station/MRS) di Kelurahan Nenang di depan TPU (tempat pemakaman umum) kilometer 4 belum rampung.

Belum ada kepastian kapan sambungan gas yang telah terpasang di rumah-rumah warga di wilayah Kecamatan Penajam tersebut dapat difungsikan.

MRS merupakan kunci pengaman pemanfaatan sekaligus pengatur tekanan dan kualitas gas. Gas dari sumber pasokan bertekanan menengah sampai tinggi melalui terminal itu didistribusikan ke rumah-rumah warga melalui pipa distribusi tekanan rendah.

“Saat ini pihak kontraktor juga masih melakukan uji coba untuk mengantisipasi kebocoran di sambungan gas rumah tangga itu,” pungkas Ahmad Usman.

Baca Juga: 40 Transmigran di Kaltim Dijatah 2 Hektar Lahan per Orang

Sumber : Antara
Editor : Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kaltim

2018, Gojek Sumbang Rp 430 Miliar untuk Perekonomian Balikpapan
apahabar.com

Kaltim

Samarinda Banjir, Warga Mulai Mengungsi
apahabar.com

Kaltim

Koalisi Sipil Pertanyakan KLHS Proyek Ibu Kota
apahabar.com

Kaltim

Wanita Kaltim Diminta Aktif dalam Pembangunan Daerah
apahabar.com

Kaltim

IKN di Penajam, Butuh Rp 60 M untuk Lahan Bendungan
apahabar.com

Kaltim

Bupati AGM: Jembatan Tol Teluk Balikpapan-PPU Wajib dan Harus Dibangun
apahabar.com

Kaltim

Wagub Kaltim Open House Bersama Ribuan Warga dan Tokoh Masyarakat
apahabar.com

Kaltim

Jamin Keandalan Listrik, PLN Siagakan Ribuan Petugas di Kaltimra
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com