Sasar Mahasiswi Tanah Bumbu, Gembong Jambret Banjarmasin Bertekuk Lutut Banjarmasin Timur Tegang, Remaja Bersajam Kejar-kejaran di Kafe Arwana 2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Sungai Hantakan Meluap, 12 Pondok di Pulau Mas HST Larut Terbawa Arus Libur Panjang di Marabahan, Kelotok Susur Sungai Barito Dibikin Kewalahan

Penyelundupan Sabu 12 Kg di Kalsel, Si Kembar Terancam Hukuman Mati

- Apahabar.com Senin, 31 Desember 2018 - 13:01 WIB

Penyelundupan Sabu 12 Kg di Kalsel, Si Kembar Terancam Hukuman Mati

Ilustrasi Pelaku Narkoba. Foto - Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Polisi berhasil membekuk dua penyeludup narkotika jenis sabu asal Malaysia, yakni MER dan MRR.

Kedua pemuda berusia 27 tahun ini menjadi otak penyelundupan sabu 12 Kg menuju Kalimantan Selatan. Si kembar itu ditampilkan ke hadapan awak media, dalam jumpa pers di Mapolda Kalsel, Senin (31/12).

Hasil penyelidikan polisi, keduanya masih satu jaringan dengan pelaku penyelundupan sabu 12 Kilogram yang sebelumnya digagalkan anggota Satreskoba Polresta Banjarmasin.

MER dan MRR ditangkap pada Kamis (27/12) sekitar pukul 18.20 Wita saat mengendarai sepeda motor di Jalan Komplek Bumi Graha Lestari, Kelurahan Sungai Miai, Banjarmasin Utara.

apahabar.com

MER dan MRR, kembar identik yang menjadi otak penyelundupan 12 Kg sabu di Kalimantan Selatan di hadapkan ke sejumlah awak media, Senin (31/12). Foto – apahabar.com/Edoz

“Ternyata otak pelaku kejahatan tersebut adalah dua pemuda kembar identik ini. Mereka merupakan sindikat pengedar sabu jaringan Malaysia,” kata Direktur Narkoba Polda Kalsel Kombes Wisnu Widarto didampingi Kabid Humas AKBP Mochamad Rifai saat jumpa pers di Mapolda Kalsel, Senin (31/12) siang.

Berdasarkan penelurusan polisi, Wisnu menjelaskan, keduanya tinggal di tempat terpisah di kawasan Banjarmasin Utara sebelum diamankan kala membawa narkotika 12 Kg yang dipecah dalam 20 paketan sabu. Untuk mengelabui petugas, puluhan paket itu sengaja disimpan di dua lokasi berbeda.

“Waktu itu mereka berdua yang membawa langsung narkotika itu,” jelas Wisnu.

Dari penggeledahan yang dilakukan, polisi menemukan barang bukti 1,37 gram sabu, satu buah kotak cotton bud dan lima pack plastik klip di
sebuah rumah di Kelurahan Sungai Miai, Kecamatan Banjarmasin Utara.

Sedangkan di Jalan Purna Sakti Komplek Yamani, Kelurahan Basirih, Banjarmasin Barat ditemukan barang bukti satu buah lemari brankas kecil dan empat buah buku tabungan. Dari laporan polisi, sedikitnya 2,4 kilogram sabu berhasil diamankan dalam penggeledahan itu.

“Barang haram tersebut adalah sisa dari penjualannya sebanyak 12 kg,” pungkas Wisnu.

Menariknya, dari pendalaman yang dilakukan petugas didapati pula latar belakang pendidikan keduanya di salah satu universitas. MER dan MRR memilih mencari sumber pemasukan dari bisnis kristal meth ini lantaran tergiur keuntungan berlipat.

Polisi memastikan duo bersaudara tersebut akan dijerat dengan pasal 132 (1) jo pasal 114 (2), lebih subsider pasal 112 (2) UU Narkotika nomor 35/2009 dengan ancaman hukuman mati.

Reporter: Eddy Andriyanto
Editor: Fariz

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Suasana Lebaran di Kalsel Diharapkan Kondusif
apahabar.com

Kalsel

Golkar-PKS Andalkan Ansharuddin-Iswan di Pilbup Balangan

Kalsel

Rumah Lanting Menghilang, Pasaran Bambu Lesu
apahabar.com

Kalsel

Ditangkap, WN Malaysia Pembobol ATM Pinta Kuasa Hukum
apahabar.com

Kalsel

Miris Lihat Perjuangan Guru, Wakil Ketua DPRD Kalsel Beri Bantuan untuk IGI Kalsel

Kalsel

JALANI PEMERIKSAAN, Pentolan BEM Kalsel Dicecar Sederet Pertanyaan
apahabar.com

Kalsel

185 Personel Satpol PP Siap Kawal Harjad Kabupaten Banjar
apahabar.com

Kalsel

Satpol PP Akui Banyak Dihadang Benturan; Dari Perda Hingga Informan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com