3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa? PLTS Tak Berfungsi, Kades Panaan Mengadu ke Dinas ESDM Kalsel

Peringati 14 Tahun Tsunami, Nelayan Aceh Dilarang Melaut

- Apahabar.com Selasa, 25 Desember 2018 - 16:04 WIB

Peringati 14 Tahun Tsunami, Nelayan Aceh Dilarang Melaut

Akibat tsunami Aceh 14 tahun silam. Foto-www.jtic.org / Yuichi Nishimura, Hokkaido University

apahabar.com, ACEH – Lembaga Panglima Laot Aceh menyerukan kepada seluruh nelayan di Aceh untuk tidak pergi melaut pada Rabu, 26 Desember 2018, karena bertepatan dengan peringatan 14 tahun gempa dan tsunami Aceh.

Seluruh Panglima Laot kabupaten/kota di Aceh juga telah bersepakat bahwa pada 26 Desember dijadikan hari dilarang melaut bagi nelayan Aceh.

Hal itu juga setara dengan hari pantangan lain seperti hari Jumat, lebaran Idul Fitri dan Idul Adha, dan sejumlah hari-hari besar. Keputusan itu didasarkan pada peringatan tragedi gempa dan tsunami yang banyak memakan korban.

Baca Juga: Foto Istri Ifan Seventeen Ini Bikin Warganet Mewek

“Hari pantang melaut di Aceh pada hari tsunami untuk mengenang para korban tsunami. Apalagi banyak di antara korban tsunami berasal dari nelayan yang tinggal di pesisir pantai,” kata Sekretaris Panglima Laot Aceh, Miftach Cut Adek, Selasa, 25 Desember 2018.

Apabila ada nelayan yang kedapatan melaut, Panglima Laot akan memberikan sanksi berupa kapal ditahan dan hasil tangkapan disita. Penahanan kapal paling sebentar 3 hari dan paling lama 7 hari, sementara hasil tangkapan disita untuk lembaga Panglima Laot.

Dia mengajak seluruh nelayan untuk mengisi hari pantang melaut itu dengan berzikir dan berdoa bersama. Selain itu, para nelayan juga diminta untuk membacakan ayat suci Alquran di rumah masing-masing.

Baca Juga: Brian May Queen Kirim Doa untuk Band Seventeen

Sumber : Vivanews
Editor : Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Tsunami Selat Sunda, ACT: Tidak Ada Libur untuk Urusan Kemanusiaan
apahabar.com

Nasional

Misteri Bekas Kekerasan pada Mayat Dalam Karung di Sulbar
apahabar.com

Gaya

Simpel, Muat 4 Orang Berkapasitas 266cc Seharga Motor!
apahabar.com

Nasional

Saudi Stop Umrah, Kemenag Turunkan Petugas di Bandara
apahabar.com

Nasional

Berkaca dari Kasus Kendari, Prajurit Wajib Kendalikan Jari

Nasional

5 Syarat Pengajuan dan Cara Cek Banpres UMKM Rp 2,4 Juta Lewat eform BRI: Klik eform.bri.co.id/fpum
apahabar.com

Nasional

Situng KPU 67,28%: Jokowi-Ma’ruf 56,25%, Prabowo-Sandi 43,75%
apahabar.com

Nasional

Kemendagri Mengkaji Moratorium Daerah Otonomi Baru Secara Mendalam
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com