Begal Sadis Mengintai Sopir Travel, Simak Imbauan Tim Macan Kalsel  Vonis Mati Pembawa Sabu Ratusan Kilo di Tabalong, Terdakwa Langsung Banding Dihantam Covid-19, Pajak Hiburan Kota Banjarmasin 0 Persen! Pembantaian Sekeluarga di Sigi Sulteng, TNI Terjunkan Pasukan Khusus Berjuang untuk Keluarga, Legimin Tetap Semangat Jualan Kerupuk di Tengah Pandemi

BBM Satu Harga: Pertamina Operasikan 27 SPBU di Kalimantan

- Apahabar.com Minggu, 2 Desember 2018 - 00:42 WIB

BBM Satu Harga: Pertamina Operasikan 27 SPBU di Kalimantan

SPBU pertamina. Foto-Mobil123.com

apahabar.com, BANJARMASIN– Sampai akhir 2018, PT.Pertamina (Persero) mengklaim berhasil menerapkan program BBM satu harga di Kalimantan. Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di 27 titik disebar di berbagai penjuru Borneo. SPBU-SPBU itu umumnya melayani masyarakat di lokasi 3T (terdepan, terluar, tertinggal) yang tersebar di lima provinsi.

“Program ini turut mendukung ciptakan keadilan di bidang energi,” ucap Region Manager Comm & CSR Pertamina Kalimantan, Yudi Nugraha dalam keterangan resmi, Sabtu (1/12).

Yudi menyatakan sejak 2016, Pertamina menjalankan program pembangunan lembaga penyalur BBM satu harga di seluruh Indonesia.

Adapun, pada tahap awal, perseroan lebih dulu memetakan titik rencana pembangunan. Tinjauan guna melihat kemungkinan dibangunnya lembaga BBM di lokasi tersebut kemudian dilaksanakan.

Bahkan, sambung Yudy, pelibatan pemerintah daerah dalam memberikan masukan titik-titik yang membutuhkan implementasi program tersebut juga dilakukan.

“Kami bersama-sama Kementerian ESDM, BPH Migas maupun pemerintah daerah setempat mengembangkan program ini sejak 2016. Banyak tantangannya. Tapi alhamdulillah target dari Pemerintah dapat kami penuhi,” ungkapnya.

Sedangkan yang sudah beroperasi sebanyak 1 titik di 2016, 10 titik di 2017 dan 16 titik di 2018 dengan persebaran 6 titik di Kalimantan Tengah, 7 di Kalimantan Utara, 7 di Kalimantan
Barat, 2 di Kalimantan Selatan dan 5 di Kalimantan Timur.

Yudi menjelaskan, target tersebut tak akan terhenti sampai di sini. Pada 2019 8 titik: 2 titik di Kalimantan Barat, 5 di Kalimantan Tengah dan 1 di Kalimantan Utara akan direalisasikan.

Menurutnya, di tengah tantangan kondisi geografis dan infrastruktur di Indonesia, program ini menjadi sumbangsih dalam pembangunan daerah 3T di Indonesia.

Rata-rata penyaluran di berbagai lokasi mulai di angka 8 KL per hari.

Produk yang disalurkan bervariasi diutamakan produk Jenis BBM Tertentu (JBT) dan Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP).

Masing-masing lokasi memiliki tantangan yang beragam. Di Krayan Kalimantan Utara, contohnya, menggunakan 4 pergantian jenis moda transportasi, salah satunya menggunakan Pesawat Air Tractor.

Rumitnya mekanisme penyaluran, menjadikan Krayan sebagai daerah dengan ongkos angkut tertinggi.

“Harapan kami program BBM satu harga dapat memberikan efek jangka panjang yakni perkembangan ekonomi ataupun infrastruktur di lokasi 3T.”

Dia melaporkan, adapun realisasi BBM satu harga 2018, di antaranya yaitu:

1. Seimenggaris Kaltim berlaku pada 8 Maret 2018,
2. Belantikan Raya Kalteng pada 1 Agustus 2018,
3. Sungai Boh Kaltara pada 1 Agustus 2018,
4. Katingan Kuala Kalteng pada 27 Agustus 2018,
5. Sengah Temila Kalbar 29 Agustus 2018,
6. Gn. Purei Kalteng pada 29 September 2018,
7. Daha Barat Kalsel pada 27 September 2018,
8. Loksado Kalsel pada 22 September 2018,
9. Teweh Timur Kalteng pada 29 September 2018,
10. Pekat Kamipang Kalteng pada 25 September 2018,
11. Biatan Kaltim pada 22 September 2018,
12. Kayan Selatan pada 30 Oktober 2018,
13. Lumbis Kaltara pada 26 September 2018,
14. Krayan Selatan Kaltara pada 27 September 2018,
15. Nanga Sokan Kalbar pada 20 September 2018,
16. Sintang Kalbar pada 26 September 2018.

Reporter: M.Robby

Editor: Fariz

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Kongres I SMSI, Pemilihan Ketum Jadi Agenda Utama
apahabar.com

Nasional

Sopir Mabuk, Truk Pasir Terguling
apahabar.com

Nasional

Ibu Kota Pindah, Jakarta Bakal jadi Kota Bisnis Kelas Dunia
apahabar.com

Nasional

Hari Ini, 3 Desa Muslim di Ambon Rayakan Idul Fitri Lebih Awal
apahabar.com

Nasional

Main Proyek, Jaksa Agung Siap ‘Binasakan’ Jaksa Nakal
apahabar.com

Nasional

Senin, Panglima TNI dan Kapolri ke Wamena
apahabar.com

Nasional

Kaltim Ditolak, Ibu Kota RI Lebih Cocok di Kalsel?
apahabar.com

Nasional

Survei AJI, Upah Layak Jurnalis Ibu Kota Rp 8,7 juta
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com