Sempat Padam, Sistem Kelistrikan Kalselteng Kembali Pulih Tampil Perdana, Munthe FC Kotabaru Puas Jadi Runner-Up Belum Sejam, Polres HSS Ciduk 3 Terduga Pengedar Sabu Sebagian Kalsel Alami Pemadaman Aliran Listrik, Ternyata Ini Penyebabnya Tak Hadir Rapat, Pansus DPRD Kapuas Nilai Eksekutif Tak Kooperatif!

PKB: Gus Dur Angkat Martabat Etnis Tertindas

- Apahabar.com     Minggu, 16 Desember 2018 - 10:34 WITA

PKB: Gus Dur Angkat Martabat Etnis Tertindas

Daniel Johan saat mendampingi Gus Dur dalam acara Imlek di Vihara mahavira Graha Pusat Lodan, Jakarta sekitar tahun 2007. foto -Antara

apahabar.com, JAKARTA – Wakil Sekjen DPP PKB Daniel Johan menilai sosok Presiden Ke-5 RI, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur bukan hanya mengangkat kembali harkat dan martabat orang Tionghoa, namun etnis-etnis lainnya yang tertindas juga selalu dibelanya.

“Jadi tidak heran Gus Dur diangkat sebagai Bapaknya orang Tionghoa, bayangkan seorang kiai yang juga Ketua Umum Nahdlatul Ulama yang diangkat sebagai Bapak Tionghoa,” kata Daniel dalam keterangan tertulisnya di Jakarta seperti dikutip dari Antara, Minggu (16/12).

Hal itu dikatakan Daniel terkait peringatan Haul Ke-9 Gus Dur pada 16 Desember.

Dia mengatakan penganugerahan gelar Bapak Tionghoa kepada Gus Dur karena kecintaan etnia Tionghoa kepada mantan Ketua Umum PBNU tersebut.

Menurut dia, dahulu akar budaya Tionghoa dicabut, penggunaan bahasa tidak boleh, sekolah-sekolah dibatasi, hak politik, hak sosial, hak budaya diberangus.

“Seakan-akan Tionghoa itu diperlakukan seperti warga kelas dua. Dan itu buat kita tragis,” ujarnya.

Daniel menilai Gus Dur merupakan guru bangsa yang dapat menjadi tauladan bagi semua orang, dari seluruh pemikiran dan kerja-kerja Gus Dur, jika diperas menjadi satu kata, maka intisarinya adalah pengabdiannya kepada kemanusiaan.

Menurut dia, Gus Dur mengajarkan kita bagaimana mengangkat harkat dan martabat kemanusiaan ditempat yang tinggi dan Gus Dur sangat mencintai kemanusiaan.

“Gus Dur adalah seorang humanis dan nasionalis yang begitu mencintai rakyatnya tanpa membeda-bedakan agama, suku, dan latar belakangnya. Gus Dur membuat keislaman menjadi begitu indah dan dicintai, bahkan oleh umat lain,” katanya.

Menurut dia, humanisme dan nasionalisme itu yang diwariskan Gus Dur ke PKB, sehingga partai tersebut penting menjadi besar untuk mewujudkan nasionalisme dan kemanusiaan yang berkeadilan sosial tersebut.

Daniel mengatakan PKB sudah bertahun-tahun mengajukan kepada pemerintah agar Gus Dur dijadikan pahlawan nasional namun untuk tahun ini Gus Dur belum mendapat kehormatan itu.

“Harapan kami tahun depan Gus Dur benar-benar dianugerahkan sebagai pahlawan nasional, meskipun sekarang ini rakyat sudah menganggap Gus Dur sebagai Bapak Bangsa Indonesia,” ujarnya.

Dia menilai ketika situasi kebangsaan Indonesia saat ini penuh dengan kekisruhan, dirinya merasa sangat rindu dengan Gus Dur, dengan rangkulan humanismenya dan rasa humornya.

Baca Juga: Intip 5 Koleksi Mobil Mewah Bintang Sepakbola Dunia

Sumber : Antara
Editor : Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Mudik Lebaran 2021

Nasional

Larang Mudik Lebaran 2021, Berlaku Juga Bagi Pekerja Swasta
apahabar.com

Nasional

Mengenang Sosok Gus Im, Obrolannya dengan Gus Dur Soal Musik
apahabar.com

Nasional

Melalui Bimtek, Kementan Tingkatkan SDM Petani di Food Estate Kalteng

Nasional

Polri soal Kebakaran Lapas Tangerang: Ada Potensi Tersangka
apahabar.com

Nasional

Kongres V di Bali, PDIP Kalsel Usulkan Kader Sendiri Maju Pilkada 2020
apahabar.com

Nasional

Waspadai Fenomena La Nina, Simak Imbauan BNPB
apahabar.com

Nasional

Cegah Penyebaran Virus Corona, Bank Mantap Ubah Jam Layanan
apahabar.com

Nasional

Polisi Enggan Beberkan Aib Pengusaha yang Pakai Jasa Vanessa Angel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com