Perhatian! PT KPP Rantau Ngutang Pajak Alat Berat Rp 1,8 M Warung Jablay di HSS Meresahkan, MUI Ngadu ke DPRD Jelang Pencoblosan, Warga Kalsel Diimbau Jangan Telan Mentah-Mentah Berita Medsos Disbudpar Banjarmasin Rilis Dua Wisata Baru, Cek Lokasinya Otsus Jilid Dua, Semangat Baru Pembangunan Papua

Polda Jatim kirim 100 Brimob ke Papua

and - Apahabar.com Selasa, 4 Desember 2018 - 20:35 WIB
and - Apahabar.com Selasa, 4 Desember 2018 - 20:35 WIB

Polda Jatim kirim 100 Brimob ke Papua

Ket foto : Wadankor Brimob Polri Brigjen Pol Abdul Rakhman Baso (kanan) memeriksa kesiapan kendaraan taktis di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Rabu (28/11/2018). Gelar alat-alat khusus (Alsus) dan kendaraan khusus (Ransus) yang dilaksanakan Korps Brimob tersebut dalam rangka persiapan pengamanan menjelang agenda Kamtibmas 2018-2019. Foto/Antara

apahabar.com, SURABAYA – Kepolisian Daerah Jawa Timur berencana mengirim sebanyak 100 personel Brimob ke Papua guna membantu Polda setempat memburu kelompok kriminal bersenjata (KKB).

“Sebanyak satu kompi Brimob yang berjumlah 100 orang akan dikirim ke Papua pada Rabu (5/12) besok,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera di Mapolda Jatim di Surabaya, Selasa (4/12).

Baca Juga : TNI/Polri Belum Berhasil Evakuasi Korban Penembakan KKB

Barung mengemukakan, seratusan Brimob itu dipilih dari masing-masing detasemen berdasarkan kemampuannya terhadap situasi di Papua.

“Dari detasemen mana saja, itu tidak boleh dipublikasikan. Yang jelas mereka dipilih sesuai keahlian masing-masing,” ujar Barung.

Tak hanya ditugaskan mengejar KKB di Timika, ratusan personel itu juga dikirim ke beberapa daerah yang membutuhkan, seperti kawasan Tembagapura dan Kabupaten Nduga.

“Teknisnya seperti apa, pasukan Brimob itu kita serahkan ke Polda Papua, yang paham dengan situasi di sana. Kami hanya membantu mem-backup¬†sebagai bentuk penguatan Operasi Malio di Papua,” kata Barung.

Sebelumnya, sebanyak 31 orang tewas dibunuh oleh KKB di proyek jalan Trans Papua yang diduga terjadi pada Sabtu dan Minggu (1-2/12).

Mereka dibunuh saat membangun jembatan di Kali Yigi dan Kali Aurak di jalur Trans Papua, Kabupaten Nduga. Akibat kejadian itu, proyek Trans Papua dihentikan untuk sementara waktu. Proyek itu dikerjakan sejak akhir 2016 dan ditargetkan selesai 2019.

Baca Juga : Napi Kasus Pembunuhan Menikah Di Lapas

Sumber : Antara
Editor : Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Kejar Buronan, Polisi Dikeroyok Puluhan Preman
apahabar.com

Nasional

Tarif Naik, Pengamat: Ojol Jangan Terbuai Intensif Lagi!
apahabar.com

Nasional

PGI Imbau Semua Pihak Hentikan Segala Bentuk Provokasi
apahabar.com

Nasional

Asyik Gesek Kayu, Mardian Diterkam Harimau
apahabar.com

Nasional

Indonesia Kecam Israel yang Hancurkan Perumahan Palestina di Sur Bahir
apahabar.com

Nasional

Longsor Tambang Emas di Banjarbaru
apahabar.com

Nasional

Sertakan Sejumlah Elemen dalam Pelayaran Kebangsaan
apahabar.com

Nasional

Sembuh dari Covid-19, Bupati Bogor Tetap Wajib Isolasi 3 Hari
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com