Netizen Gagal Paham Soal Bingkisan SHM-MAR, Bawaslu: Sarung Boleh Tampil di Moto2 2020, Mandalika Racing Team (MRT) Pilih Dimas Ekky Jadi Tembalap Tim, Diluncurkan Rabu LIBUR PANJANG, Bandara Syamsudin Noor Mulai Bersiap BNNP Kalsel Sukses Gagalkan Transaksi 1 Kilogram Sabu di Komplek Citra Garden Kabupaten Banjar Pejabat Terpapar Covid-19, Pjs Wali Kota Banjarbaru Minta ASN Pedomani Prokes

Polisi Tahan 3 Tersangka Pungli Jenazah Korban Tsunami di Serang

- Apahabar.com Minggu, 30 Desember 2018 - 10:59 WIB

Polisi Tahan 3 Tersangka Pungli Jenazah Korban Tsunami di Serang

Kasus pungutan liar (pungli) jenazah korban tsunami berhasil dibongkar kepolisian .Foto - Tribun Lampung)

apahabar.com, SERANG – Ditreskrimsus Polda Banten menahan 3 tersangka kasus pungutan liar (pungli) terhadap jenazah korban tsunami di RS Drajat Prawiranegara (RSDP) Serang. Penahanan tersangka terkait dengan proses pemeriksaan.

Penahanan dilakukan setelah polisi memeriksa secara intensif ketiga tersangka. Dalam proses penyidikan, polisi menemukan dua alat bukti yang cukup untuk menetapkan tiga orang tersebut sebagai tersangka yang di dalamnya ada seorang ASN sebagai pelaku pungli.

Baca Juga: Steve Emmanuel Bawa Kokain di Koper, BNN Minta Detektor Dipercanggih

“Kita lanjutkan dengan penahanan untuk kepentingan pemeriksaan,” kata Kabag Wassidik Ditreskrimsus Polda Banten AKBP Dadang Herli saat jumpa pers di Mapolda Banten, Sabtu (29/12/2018) malam.

Dua alat bukti yang ditemukan polisi berupa uang tunai Rp 15 juta dan beberapa kwitansi yang menjadi bukti bahwa ketiga tersangka melakukan pungli. Kasus itu masih terus dikembangkan oleh penyidik untuk mengungkap adanya kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Dadang mengatakan, oknum ASN yang jadi pelaku pungli merupakan staf forensik di RS Drajat Prawiranegara (RSDP) Serang. ASN itu yang memberikan kwitansi kepada keluarga korban dengan meminta sejumlah uang.

“Adapun ASN ini berada pada bagian forensik, kemudian kami sudah mengamankan uang tunai Rp 15 juta,” kata dia.

Sementara, dua lainnya merupakan karyawan swasta dari sebuah CV yang sudah bekerja sama dengan pihak rumah sakit. Mereka bertiga melakukan kongkalikong untuk memungut biaya terhadap keluarga yang hendak mengambil jenazah korban tsunami.

Baca Juga: Target Operasi Narkoba, Tim Gabungan Geber Razia di THM Banjarmasin

Sumber : Detiknews
Editor : Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Resmi, Dugaan Korupsi di Kelumpang Kotabaru Naik Penyidikan
apahabar.com

Hukum

Polemik BBM, Banyak Warga Tapin Kena Tangkap
apahabar.com

Hukum

Komnas Perempuan Desak Proses Hukum Oknum Satlantas Polresta Pontianak Cabuli ABG Transparan
apahabar.com

Hukum

Sempat Bernyawa, Orok Perempuan di Sungai Martapura Diduga Hasil Hubungan Gelap
apahabar.com

Hukum

Polisi Bekuk Wanita di Kebun Bunga Pemilik Sabu dan Ekstasi
apahabar.com

Hukum

Polisi Ringkus Remaja Sampit Sembunyikan 74,62 Gram Sabu Dalam Popok Bayi
apahabar.com

Hukum

Hari Terakhir Operasi Zebra Intan di Tanbu, Pelanggar Lalu Lintas Langsung Disidang
apahabar.com

Hukum

Ribuan Napi Diusulkan Dapat Remisi, Lapas Banjarmasin Terbanyak
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com