H2D Sidang Perdana di MK, Bawaslu RI ‘Turun Gunung’ ke Kalsel 4.840 Vial Vaksin Covid-19 Tiba di Tanah Bumbu Pengungsi Banjir Bertambah, Kalsel Perpanjang Status Tanggap Darurat Ribuan Vial Vaksin Covid-19 Tahap II Tiba di Kapuas Sempat Tertunda karena Banjir, Akhirnya Vaksin Covid-19 Tiba di Tala

Polisi Tetapkan Enam Provokator dalam Kerusuhan di Lapas Lambaro

- Apahabar.com Sabtu, 1 Desember 2018 - 20:43 WIB

Polisi Tetapkan Enam Provokator dalam Kerusuhan di Lapas Lambaro

Pagar kawat Lapas Kelas II A Banda Aceh di kawasan Lambaro, Aceh Besar, yang rusak akibat diterobos 113 narapidana untuk melarikan diri, Kamis malam (29/11/2018) (Dokumentasi Ditjen PAS Kementerian Hukum dan HAM).Foto-Antara

apahabar.com, BANDA ACEH – Kepolisian Daerah Aceh telah menetapkan sebanyak enam narapidana sebagai dalang atau provokator terkait kaburnya 113 warga binaan dari Lapas Kelas IIA, Lambaro, Aceh Besar.

“Setelah dilakukan penyelidikan, enam napi telah ditetapkan sebagai pemicu provokasi,” kata Kabid Humas Polda Aceh AKBP Ery Apriyono di Banda Aceh, Sabtu (1/12).

Kabid Humas Polda Aceh menjelaskan, ke-6 narapidana tersebut merupakan pemicu utama kerusuhan sehingga menyebabkan 113 narapidana melarikan diri pada Kamis (29/11) sore saat azan Magrib.

“Ke-6 napi itu pemicu larinya 113 napi dari Lapas Kelas IIA, Lambaro dan masing-masing empat orang napi kasus narkoba dan 2 orang kasus pembunuhan,” katanya.

Kabid Humas Polda Aceh mengaku, pihaknya telah memerintahkan kepada semua jajaran kepolisian untuk terus melakukan pengejaran, penangkapan serta menindak tegas para dalang tersebut.

“Khususnya terhadap 6 napi yang diduga sebagai otak pelaku kerusuhan dan pembobolan Lapas Kelas IIA Lambaro, Aceh Besar, akan ditindak tegas dan mereka bisa dibidang karena melakukan pengrusakan,” katanya.

Kabid Humas Polda Aceh menjelaskan, dari enam napi pemicu larinya 113 napi, hingga hari ini baru satu orangnya berhasil diamankan oleh tim gabungan. “Hari ini sudah 37 napi yang ditangkap.

Mereka ditangkap di Banda Aceh, Aceh Besar, Pidie dan Lhokseumawe,” kata Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto SH.

Kapolda Aceh Irjen Pol Rio S Dampak meminta semua warga binaan yang melarikan diri itu segera menyerahkan diri. “Kami minta dalam waktu 3×24 warga binaan segera menyerahkan diri ke kita, agar tidak terjadi hal yang tidak baik,” katanya.

Dia mengaku pengamanan di LP Kelas II A Lambaro, Aceh Besar belakangan ini cukup baik.
Namun terkait kabur atau melarikan diri 113 warga binaan pada Kamis (29/11) sore, pihaknya akan mengevaluasi kembali pengamanannya.

Baca Juga: Swafoto dengan Para Guru Jokowi : Profesi Guru Tak Tergantikan Mesin

Sumber: Antara

Editor: Rian

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Soal ‘Puan: Jika Negara Ingin Maju Dan Berkembang, Pendidikan Agama Islam Harus Di Hapus!!’ Tidak Benar
apahabar.com

Nasional

Kawal Pemindahan Ibu Kota ke Kaltim, DPR Bentuk Kaukus
gempa bumi

Nasional

Berkah Orang Tua, Ustaz Das’ad Latif Selamat dari Gempa di Sulbar
Gunung Merapi

Nasional

Selama 6 Jam, Gunung Merapi Semburkan Lava Pijar 26 kali
apahabar.com

Nasional

Ini Cara WNI di Wuhan Bertahan dari Terserang Virus Corona
apahabar.com

Nasional

Jokowi Minta Penerapan Konsep Berbagi Beban Selama Pandemi
apahabar.com

Nasional

Bio Farmas dan BPOM Akan Alokasikan 568 Vaksin Covid-19 untuk Diuji Bersama
WHO

Nasional

Awas, Positivity Rate Covid-19 di Indonesia Jauh Lampaui Standar WHO
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com