Naik, Harga Elpiji Kalsel Diklaim Termurah Se-Kalimantan Megaproyek Gedung Baru DPRD Banjarmasin, Ibnu Sina Buka Suara Lagi, Danau Eks Tambang di Banjar Renggut Korban Jiwa Ironi Gedung Baru DPRD: Orang Miskin di Banjarmasin Makin Banyak Blak-blakan Ibnu Sina Bicara Konsep IKN Nusantara: Jangan Oligarkis & Ngutang

PP 49/2018 Memungkinkan Angkat Honorer Melampaui Batas Usia

- Apahabar.com     Selasa, 4 Desember 2018 - 09:15 WITA

PP 49/2018 Memungkinkan Angkat Honorer Melampaui Batas Usia

Jokowi. Foto-kompas

apahabar, JAKARTA – Presiden Joko Widodo telah meneken Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Aturan ini membuka peluang seleksi dan pengangkatan bagi tenaga honorer yang telah melampaui batas usia pelamar pegawai negeri sipil (PNS).

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan, pemerintah menyadari bahwa saat ini masih terdapat tenaga honorer yang bekerja tanpa status serta hak dan perlindungan yang jelas. Oleh karena itu, aturan PPPK ini sangat diperlukan.

“Saya berharap skema PPPK ini dapat menjadi salah satu mekanisme penyelesaian tenaga honorer berbasis seleksi, berbasis sistem merit, sehingga mampu menyelesaikan masalah tanpa menimbulkan masalah baru,” kata Moeldoko melalui keterangan tertulisnya.

Moeldoko mengatakan, para tenaga honorer yang ingin diangkat menjadi PPPK nantinya akan mengikuti proses seleksi sesuai merit sistem. Sebab, seleksi berbasis merit adalah prasyarat dasar dalam rekrutmen ASN.

“Hal ini sama dengan seleksi di TNI dan Polri yang semuanya sudah berbasis pada seleksi yang profesional,” kata Moeldoko.

Deputi II Kantor Staf Kepresidenan Yanuar Nugroho menambahkan, PP Manajemen PPPK adalah salah satu aturan pelaksana dari UU ASN yang sangat krusial. Selain untuk penyelesaian tenaga honorer, aturan ini juga ditujukan sebagai payung hukum untuk merekrut para profesional masuk ke dalam birokrasi dengan batas usia pelamar yang lebih fleksibel dibanding CPNS.

“Kebijakan PPPK diarahkan untuk mengisi jabatan pimpinan tinggi dan jabatan fungsional tertentu dengan batas usia pelamar paling rendah 20 tahun, dan paling tinggi 1 tahun sebelum batas usia pensiun jabatan tersebut,” ujar Yanuar.

PPPK juga akan memiliki kewajiban dan hak keuangan yang sama dengan ASN yang berstatus sebagai PNS dalam pangkat dan jabatan yang setara. Hanya saja, PPPK tak akan mendapatkan pensiun layaknya PNS.

Sumber : Kompas
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Tak Berkategori

Hari Ini, Saham China Lanjutkan Tren Pelemahan

Tak Berkategori

PT RTP Group Serahkan 10 Regulator ke RS HBK Tabalong
Keponakan Ashanty

Tak Berkategori

Baru Diamankan, Selebgram Millen Cyrus Akan Dilepaskan Hari Ini?
apahabar.com

Tak Berkategori

Viral Puluhan Murid Dilecehkan Oknum Guru, KPAI Turun Tangan
apahabar.com

Tak Berkategori

Kesadaran Masyarakat akan Keamanan Siber Masih Kurang
apahabar.com

Tak Berkategori

33 Peserta Tak Lulus Rikkes Tahap 1 Catar Akpol

Tak Berkategori

Aksi Zero Handphone, Lapas Balikpapan Gelar Razia Kamar Warga Binaan
apahabar.com

Tak Berkategori

Datu Slam Pembawa Islam di Tanah Bayan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com