Benarkah Depresi? Ibu Terduga Pembunuh Anak Kandung di Batu Benawa HST di Mata Warga Dampak Libur Panjang, Banjarbaru Kembali Zona Merah! Dikejar Polisi, ASN Buang Sabu dari Jendela Mobil di Banjarmasin Sejumlah Guru di Banjarbaru Positif Covid-19, 2 Sekolah Hentikan Pembelajaran Tatap Muka BREAKING NEWS! Kabar Duka, Ananda Suami Mama Lita MasterChef Meninggal Dunia

Presiden Ini Pilih Hidup Sederhana Demi Rakyat

- Apahabar.com Minggu, 23 Desember 2018 - 09:55 WIB

Presiden Ini Pilih Hidup Sederhana Demi Rakyat

Jose Mujica (kiri) dan Nelson Mandela. Foto - Caracol Radio)

SUDAH sepatutnya seorang pemimpin negara memerhatikan keadaan rakyatnya. Jangan sampai jabatan presiden disalahgunakan untuk memperkaya diri sendiri, sementara rakyat banyak yang menderita dalam kemiskinan.

Memang begitulah realitanya, beberapa presiden di dunia ini hanya mementingkan diri sendiri dan golongannya ketimbang mementingkan kesejahteraan rakyatnya. Alih-alih mengumbar janji manis dan senyum palsu di depan rakyat, mereka ternyata memiliki niat yang tidak baik. Tak heran jika rakyat hidup menderita.

Namun tak semua presiden demikian, ada beberapa yang memilih hidup sederhana demi kesejahteraan rakyatnya. Beberapa presiden ini bahkan menyumbangkan sebagian besar gajinya untuk rakyat miskin. Mereka bahkan berani melawan kebijakan yang dapat merugikan rakyat. Siapa sajakah mereka?\

Pertama Nelson Mandela. Ia adalah pemimpin paling disegani di Afrika Selatan dan juga dunia. Dia adalah tokoh yang berhasil menghapuskan politik apartheid dari muka bumi ini. Oleh sebab itu, Mandela merupakan sosok pemimpin yang sangat disegani masyarakat dunia.

Begitu menjadi presiden di tahun 1944, beliau selalu memotong sebagian gajinya untuk disumbangkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Dia juga menggunakan sepertiga gajinya untuk membantu anak-anak yang tidak mampu. Beliau memang pemimpin yang sangat berani sekaligus dermawan.

Kemudian Jose Mujica adalah Presiden Uruguay periode 2010 sampai 2015. Selama menjabat sebagai presiden, Mujica lebih memilih hidup sederhana.  Dia tidak tinggal di rumah atau istana mewah khusus presiden, dia justru lebih memilih tinggal di sebuah rumah sederhana di pinggiran Kota Monteviedo.

Tak hanya itu, pria berusia 83 tahun itu juga menyumbangkan 90 persen gajinya untuk membantu rakyat miskin. Tercatat pada tahun 2010 saja, kekayaan bersihya hanya mencapai Rp 18 juta saja.

Selanjutnya mantan Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad dikenal sebagai pemimpin yang sederhana. Saat mulai menjabat jadi presiden pada tahun 2005, kekayaan Mahmud hanya berupa sebuah rumah seluas 175 meter persegi dan satu mobil sederhana.

Ketika mulai menjabat, ia menyuruh pelayannya untuk mengganti karpet anti peninggalan Persia dengan karpet biasa. Dan dia pernah tidur beralaskan jaket di karpet tersebut. Dia juga dikenal sebagai presiden yang dermawan.

Terakhir Joyce Banda adalah presiden wanita pertama Malawi. Saat mulai menjabat jadi presiden pada tahun 2012, Joyce Banda membuat rakyat terkejut. Ia menjual pesawat kepresidenan dan 60 mobil Limusin Mercedes yang biasa digunakan para pejabat dan kemudian uang dari hasil penjualannya dibagikan kepada rakyat miskin.

Baca Juga: Tsunami Menyapu Keceriaan Malam Minggu di Sekitar Selat Sunda

Dia tak keberatan melakukan perjalanan dinas dengan pesawat komersial atau mobil biasa. Dia juga menyumbangkan sebagian gajinya untuk menambah anggaran sosial.

Sumber : Vivanews
Editor : Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Global

Power Bank Meledak di Penerbangan Royal Brunei
apahabar.com

Global

Kanada Kurang Tenaga Kerja, Ada 430 Ribu Lowongan Belum Terisi
apahabar.com

Global

Dorong Warga Desa Bentuk Forum Peduli HIV/AIDS
apahabar.com

Global

Marc Marquez Motivasi Korban Tsunami Banten
apahabar.com

Global

Mantan Presiden AS George H.W Bush Wafat pada Usia 94 Tahun
apahabar.com

Global

Akibat Penggundulan Hutan Makin Marak, Tujuan Kesepakatan Paris Terancam Gagal
apahabar.com

Global

Diancam Digempur China, Taiwan Minta Bantuan Internasional
apahabar.com

Global

Prancis Bergolak, 125.000 Demonstran, Toko Dijarah, 1.000 Ditahan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com