Sopir di Banjarmasin Setop Logistik ke Palangka Raya, Ada Apa? Resmi, Batola Laksanakan PSBB Jilid Kedua Horee, Insentif Tenaga Medis di Banjarmasin Segera Dibayar Kebakaran Jalan Manggis, Korban Tinggal Baju di Badan Siang Bolong, Si Jago Merah Mengamuk di Jalan Manggis




Home Sport

Minggu, 16 Desember 2018 - 20:24 WIB

Problem Suspensi Depan Tak Halangi Doni Tata Juara

RandyPakey - Apahabar.com

Doni Tata Pradita juara umum kelas FFA 250 Trial Games Asphalt 2018. Foto-net

Doni Tata Pradita juara umum kelas FFA 250 Trial Games Asphalt 2018. Foto-net

apahabar.com, MALANG – Kerja keras Doni Tata Pradita membuahkan hasil. Pembalap Yogyakarta ini sukses jadi juara umum kelas FFA 250 Trial Games Asphalt 2018.

Pada seri balapan di sirkuit Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, ia mampu mengoleksi 225 poin, unggul jauh dari dua rival terdekatnya yakni Tommy Salim (203) dan Farudila Adam (199).

Doni sendiri menuju ke seri Malang dengan tinggal mengamankan posisi saja. Dia sudah membawa bekal bagus dengan juara di Seri 1-3, lalu finis sebagai runner-up di seri keempat.

“Alhamdulillah, saya masih bisa mempertahankan gelar juara umum. Untuk race ini lebih bermain aman. Pada race kedua, saya lebih memaksimalkan. Di sini saya coba bermain poin saja,” ujar Doni pada wartawan usai menyelesaikan race final kelas FFA 250 di Sirkuit Kanjuruhan, Minggu (16/12/2018).

Baca juga :  Rossi Tertarik Gabung Petronas Yamaha di MotoGP

Rider 28 tahun ini bukannya tanpa kendala di lintasan. Problem di suspensi membuatnya harus bermain aman demi poin-poin berharga.

“Ada problem di suspensi depan, ketika mau cepat pengaruh pada ban. Makanya aku sedikit memperlambat kecepatan dan main aman,” tutur Doni.

Baca Juga: Valentino Rossi Ternyata Humoris

Prestasi tak kalah gemilang diraih Gerry Salim, yang mengalahkan tiga pebalap asing di kelas FFA 450 internasional. Dua race di kelas FFA 450 Internasional mampu dimenangkan oleh Gerry, sehingga meraih 50 poin.

Tiga pebalap asal Eropa yakni Lewis Cornish (Inggris), Germain Vincenot (Prancis), dan Jan Deteinbach (Jerman), harus rela tak berdiri di podium. Setelah Gerry, posisi kedua ditempati Farudila dan disusul oleh Doni Tata.

Baca juga :  Barca Siapkan Kontrak Fantastis untuk Messi

“Saya sangat senang, ada pebalap Jerman dan Prancis dan saya bisa juara. Cukup berat (persaingannya), mereka sangat berpengalaman,” ujar Gerry.

Gerry sendiri mengikuti kejuaraan ini sekadar mengisi waktu, bertepatan dengan jadwal pulangnya ke Indonesia. Sebab saat ini dia tinggal di Eropa karena tampil di Moto3 CEV.

“Saya tinggal di Eropa, mengikuti balapan di sana, jadi tidak semua race saya bisa ikuti. Ini kebetulan pulang dan bisa ikut,” tegasnya.

Sumber : Detiksport

Editor : Ahmad Zainal Muttaqin

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Sport

Australia Desak Thailand Bebaskan Pesepakbola Pengungsi Bahrain
apahabar.com

Sport

Tinggal Liverpool-City Calon Juara, Berikut Klasemen Sementara Liga Inggris
apahabar.com

Sport

Gagal ke Final, Barito U16 Bidik Peringkat Tiga Melawan Persija
apahabar.com

Sport

4-9 September, Perayaan Hari Olahraga Nasional Digelar di Banjarmasin
apahabar.com

Sport

Ini Empat Tim Terbaik apahabar.com Futsal Tournament
Pesepakbola Belia Muslim Ini Jadi Incaran Klub Elit Inggris, Siapa Dia?

Sport

Pesepakbola Belia Muslim Ini Jadi Incaran Klub Elit Inggris, Siapa Dia?
apahabar.com

Sport

Persija Siapkan Langkah Antisipasi Jika Marc Klok Naturalisasi
apahabar.com

Sport

Singkirkan PSG, Begini Resep Sukses Solskjaer