Naik, Harga Elpiji Kalsel Diklaim Termurah Se-Kalimantan Megaproyek Gedung Baru DPRD Banjarmasin, Ibnu Sina Buka Suara Lagi, Danau Eks Tambang di Banjar Renggut Korban Jiwa Ironi Gedung Baru DPRD: Orang Miskin di Banjarmasin Makin Banyak Blak-blakan Ibnu Sina Bicara Konsep IKN Nusantara: Jangan Oligarkis & Ngutang

Pungli, Pejabat Disdukcapil Panajam Dipindahtugaskan

- Apahabar.com     Minggu, 9 Desember 2018 - 15:55 WITA

Pungli, Pejabat Disdukcapil Panajam Dipindahtugaskan

Kaltim Ilustrasi pungli. Foto - titiknol.com

apahabar.com, PANAJAM – Pejabat Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, yang terbukti melakukan pungutan liar akan dipindahtugaskan ke satuan kerja perangkat daerah yang tidak bersentuhan langsung dengan pelayanan masyarakat.

Rencana pemindahan PNS (pegawai negeri sipil) atau aparatur sipil negera (ASN) yang telah diberi sanksi pencopotan jabatan oleh kepala daerah tersebut disampaikan Kepala Badan Kepegawaian dan Pelatihan Kabupaten Penajam Paser Utara Surodal Santoso saat dihubungi di Penajam, Minggu.

“Kami akan memindahkan ke SKPD (satuan kerja perangkat daerah) PNS yang terbukti melakukan pungli itu di luar dari pelayanan,” jelasnya. Namun Surodal Santoso masih merahasiakan SKPD tempat dipindahtugaskan ASN yang terbukti melakukan pungli (pungutan liar) tersebut.

“Kami masih menunggu persetujuan kepala daerah selaku pejabat pembina kepegawaian untuk memindahkan pejabat Dinas Kependdukan dan Catatan Sipil yang terbukti melakukan pungli itu,” katanya.

Surodal Santoso menegaskan, proses pemberian sanksi bagi PNS atau ASN di bawah Kementerian Dalam Negeri tersebut tidak perlu menunggu izin dari pemerintah pusat.”Berkas sanksi PNS yang bertugas di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil itu telah sampai ke sekretaris kabupaten dan tinggal ditandatangani,” tambahnya.

Tim investigasi Kabupaten Penajam Paser Utara memutuskan pejabat yang diduga melakukan pungli di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil setempat dinyatakan bersalah.

Keterangan sejumlah saksi yang diperiksa tim investigasi menyatakan, pejabat Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Penajam Paser Utara berinsial SKM tersebut terbukti melakukan pungli. Kasus dugaan pungli itu mencuat setelah sejumlah warga mengeluh pelayanan administrasi di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Penajam Paser Utara.

Pungli yang dilakukan petugas pelayanan kependudukan tersebut sejak 2015 dengan besaran pungutan mulai Rp500.000 sampai Rp2.000.000 tergantung jumlah kepengurusan administrasi kependudukan.

Baca Juga: Nissa Sabyan “Hipnotis” Penonton di Kediaman Haji Mansyur

Sumber : Antara

Editor : Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Tak Berkategori

PUPR Beberkan Anggaran Pembebasan Lahan Jembatan Alalak Senilai Rp40 Milyar
apahabar.com

Tak Berkategori

Gaya Hidup Milenial Bukan Alasan Sektor Ritel Lesu
apahabar.com

Tak Berkategori

Ribuan Napi di Kalsel Dapat Remisi HUT RI Ke-74, Dominan Kasus Narkotika
Arab Saudi

Tak Berkategori

Warga Arab Saudi yang Kunjungi RI Bakal Disanksi Berat
apahabar.com

Tak Berkategori

Kasus Penimbunan BBM Batola: SPBU Bermasalah Tetap Beroperasi
apahabar.com

Tak Berkategori

ACT Kalsel Syukuri Momen Iduladha Di Pulau Bromo
Batola

Tak Berkategori

Banjir di Batola Mulai Surut, Bantuan Kawasan Terisolir Terus Disalurkan
Nora Alexandra

Tak Berkategori

Nora Alexandra Nyerah Larang Jerinx SID Kritik Kebijakan Penanganan Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com