20 Hari Kasus Wildan, Keluarga Pertanyakan Komitmen Polresta Banjarmasin Buntut Aksi Koboi Bripka CS, Kapolda Kalsel: Tak Ada Anggota ke THM! Hilang di Sangkulirang, Mahasiswa Kedokteran Kaltim Ditemukan Meninggal Dunia Pandemi, Rp8 M Insentif Ribuan Guru Ngaji-Marbot di Banjarmasin Disiapkan Utak-atik RTRW Banjarmasin, Kantor Pemkot Diusulkan Pindah

Pungli, Pejabat Disdukcapil Panajam Dipindahtugaskan

- Apahabar.com Minggu, 9 Desember 2018 - 15:55 WIB

Pungli, Pejabat Disdukcapil Panajam Dipindahtugaskan

Kaltim Ilustrasi pungli. Foto - titiknol.com

apahabar.com, PANAJAM – Pejabat Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, yang terbukti melakukan pungutan liar akan dipindahtugaskan ke satuan kerja perangkat daerah yang tidak bersentuhan langsung dengan pelayanan masyarakat.

Rencana pemindahan PNS (pegawai negeri sipil) atau aparatur sipil negera (ASN) yang telah diberi sanksi pencopotan jabatan oleh kepala daerah tersebut disampaikan Kepala Badan Kepegawaian dan Pelatihan Kabupaten Penajam Paser Utara Surodal Santoso saat dihubungi di Penajam, Minggu.

“Kami akan memindahkan ke SKPD (satuan kerja perangkat daerah) PNS yang terbukti melakukan pungli itu di luar dari pelayanan,” jelasnya. Namun Surodal Santoso masih merahasiakan SKPD tempat dipindahtugaskan ASN yang terbukti melakukan pungli (pungutan liar) tersebut.

“Kami masih menunggu persetujuan kepala daerah selaku pejabat pembina kepegawaian untuk memindahkan pejabat Dinas Kependdukan dan Catatan Sipil yang terbukti melakukan pungli itu,” katanya.

Surodal Santoso menegaskan, proses pemberian sanksi bagi PNS atau ASN di bawah Kementerian Dalam Negeri tersebut tidak perlu menunggu izin dari pemerintah pusat.”Berkas sanksi PNS yang bertugas di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil itu telah sampai ke sekretaris kabupaten dan tinggal ditandatangani,” tambahnya.

Tim investigasi Kabupaten Penajam Paser Utara memutuskan pejabat yang diduga melakukan pungli di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil setempat dinyatakan bersalah.

Keterangan sejumlah saksi yang diperiksa tim investigasi menyatakan, pejabat Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Penajam Paser Utara berinsial SKM tersebut terbukti melakukan pungli. Kasus dugaan pungli itu mencuat setelah sejumlah warga mengeluh pelayanan administrasi di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Penajam Paser Utara.

Pungli yang dilakukan petugas pelayanan kependudukan tersebut sejak 2015 dengan besaran pungutan mulai Rp500.000 sampai Rp2.000.000 tergantung jumlah kepengurusan administrasi kependudukan.

Baca Juga: Nissa Sabyan “Hipnotis” Penonton di Kediaman Haji Mansyur

Sumber : Antara

Editor : Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Kaltim

Mobil Tercebur di Sungai Mahakam Berhasil Diangkat, Korban Masih Hilang
Covid-19

Kaltim

Termasuk Kaltim, Berikut 10 Provinsi dengan Kasus Covid-19 Tertinggi Usia Sekolah

Kaltim

Pemkot Balikpapan Kirim Bantuan Korban Banjir Kalsel, Tiga Wilayah Jadi Target
apahabar.com

Kaltim

Bantuan Warga Terdampak Covid-19 di Penajam Ditambah Lagi
apahabar.com

Kaltim

Tembus Ratusan Kasus, Pernikahan Dini di Kaltim Dominan Perempuan
Covid-19

Kaltim

BREAKING NEWS! Calon Wakil Wali Kota Balikpapan Terpilih Meninggal Terpapar Covid-19
apahabar.com

Kaltim

Demi Mi Instan, Wagub Kaltim Rela Terjang Banjir Sepinggang

Kaltim

Suhu Tubuh Tinggi, Wali Kota Samarinda Positif Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com