Kontroversi Pencopotan Sekda Tanah Bumbu, Ombudsman: Jangan Lampaui Kewenangan Live Mola TV! MU vs Chelsea di Liga Inggris, Prediksi Skor, Line up dan Link Streaming Siaran Langsung Pembantai Tetangga di Kelumpang Kotabaru Diancam Penjara Seumur Hidup! ANEH, 3 Proyek Jembatan di Banjarmasin Jalan Terus Walau Tanpa IMB Seruan Tokoh Tanah Bumbu: Pendukung SHM-MAR Jangan Ikut Sebar Hoaks dan Fitnah

Pusat Diminta Menambah Anggaran Jalan Bukit Rawi

and - Apahabar.com Senin, 10 Desember 2018 - 17:30 WIB
and - Apahabar.com Senin, 10 Desember 2018 - 17:30 WIB

Pusat Diminta Menambah Anggaran Jalan Bukit Rawi

ATUR LALU LINTAS - Polisi atur lalu lintas di Jalan Bukit Rawi. Foto-MMC Kalteng.

apahabar.com, PALANGKARAYA – Provinsi Kalimantan Tengah meminta pemerintah pusat dapat menambah anggaran pembangunan jalan layang di Jalan Bukit Rawi, yang merupakan bagian dari jalur trans Kalimantan poros selatan.

Hal itu disampaikan Gubernur Kalteng Sugianto Sabran melalui Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Shalahuddin, saat mendampingin anggota Komisi V DPR RI Rahmat Nasution Hamka memantau jalan Bukit Rawi, Kabupaten Pulang Pisau, Senin.

“Pemerintah Pusat tahun 2019 memang telah menyediakan anggaran sebesar Rp67 miliar untuk membangun jalan layang. Tapi dana tersebut masih kurang, karena untuk menyelesaikan pembangunannya diperkirakan mencapai Rp300 miliar hingga Rp350 miliar,” katanya.

Baca Juga : Kelengkapan Fasilitas Sekolah Di Pelosok Kalteng Diprioritaskan

Shalahuddin mengaku idealnya jalan layang di sekitar jalur trans Kalimantan poros selatan itu dibangun sepanjang 3kilometer, agar benar-bebar terbebas dari genangan air setinggi 30 centimeter sampai 130 centimeter saat curah hujan tinggi.

Sedangkan anggaran Rp67 miliar yang telah disediakan pemerintah pusat tahun 2019, hanya mampu membangun jalan layang sepanjang 800 meter. Untuk itu, perlu ada tambahan anggaran lagi agar lebih cepat selesai, dan tidak lagi tergenang air.

“Kalau bisa dua atau tiga tahun anggaran pembangunan jalan layang itu bisa dituntaskan. Gubernur memang ingin jalan di sekitar Bukit Raya itu, tidak lagi mengganggu aktivitas masyarakat saat musim hujan,” kata Shalahuddin.

Sementara itu, anggota Komisi V DPR RI Rahmat Nasution Hamka mengaku telah berupaya keras memperjuangkan, agar pemerintah pusat segera menangangi jalur trans kalimantan poros selatan, khususnya di sekitar jalan Bukit Rawi.

Dia mengatakan untuk sementara ini pemerintah pusat memang baru menganggarkan Rp67 miliar, namun tahun-tahun yang akan datang akan ditambah dan lebih besar lagi dari tahun ini.

“Saya juga sudah sampaikan kepada Pemerintah Pusat agar jalan trans kalimantan poros selatan itu masuk program nasional. Sampai sekarang ini kan belum ada satu pun program nasional masuk ke Kalteng. Ya, jalan Bukit Rawi ini lah jadi program nasional,” demikian Hamka.

Baca Juga : Sekda Barut: Tidak ada Permainan Penerimaan CPNS

Sumber : Antara
Editor : Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Satuan Pendidikan Non Formal Dinilai Berperan Aktif dalam Proses Pembelajaran
apahabar.com

Kalteng

Kawal Anggaran Covid-19, DPRD Kalteng Bentuk Pansus
apahabar.com

Kalteng

TNI-Polri di Kapuas Simulasikan Konflik Sosial dan Pengamanan Pilkada Kalteng 2020
apahabar.com

Kalteng

Malam Terakhir Ramadan, Pusat Perbelanjaan di Palangka Raya Diserbu Pengunjung
apahabar.com

Kalteng

Jelang Pilkada, Kalteng Kekurangan Blangko KTP Elektronik
apahabar.com

Kalteng

Dikawal Ketat, 17 Tahanan Polresta Palangka Raya Jalani Rapid Test
apahabar.com

Kalteng

Duh, Tiga PDP Klaster Gowa di Barut Positif Covid-19
apahabar.com

Kalteng

Prakkk!! Pebalap Liar Tabrak Pikap di Sampit, Belasan Motor Diamankan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com