Sasar Mahasiswi Tanah Bumbu, Gembong Jambret Banjarmasin Bertekuk Lutut Banjarmasin Timur Tegang, Remaja Bersajam Kejar-kejaran di Kafe Arwana 2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Sungai Hantakan Meluap, 12 Pondok di Pulau Mas HST Larut Terbawa Arus Libur Panjang di Marabahan, Kelotok Susur Sungai Barito Dibikin Kewalahan

Putra Jokowi Nyapres 2024?

- Apahabar.com Sabtu, 8 Desember 2018 - 18:35 WIB

Putra Jokowi Nyapres 2024?

Putra Jokowi, Kaesang Pangarep. Foto - detikcom

apahabar.com, BOGOR – Presiden Joko Widodo (Jokowi) bicara soal peluang karir politik anaknya. Sambil tertawa kecil, Jokowi mengatakan bisa saja putra bungsunya Kaesang Pangarep jadi Capres 2024.

Hal tersebut disampaikan Jokowi saat dia dan keluarganya bincang santai dengan wartawan di Grand Garden Cafe, Komplek Kebun Raya Bogor, Jawa Barat, Sabtu (8/12/2018). Dia mengatakan tidak pernah melarang anaknya untuk terjun ke dunia politik.”Saya nggak pernah (larang). Saya sejak kecil, mereka saya berikan kebebasan untuk menentukan pilihan ke mana, betul-betul saya bebaskan,” kata Jokowi.

Namun kebebasan yang diberikan itu, lanjut Jokowi, harus sesuai dengan prinsip yang dia terapkan. Dia juga sempat bercanda bisa saja Kaesang jadi capres 2024.

“Tapi prinsip-prinsip tadi sudah mereka tahu semua apa yang boleh dan tidak boleh. Misalnya besok mau nyalonin, tahu-tahu Kaesang mau nyalonin presiden di 2024 ya nggak ngerti juga saya,” kata Jokowi sambil tertawa kecil.

Pernyataan Jokowi soal guyonan Kaesang bisa ikut Pilpres di 2024, langsung ditanggapi putra sulungnya Gibran Rakabuming Raka. Gibran menilai jenjang karier politik itu tidak bisa instan. “Jangan seperti itu, harus mulai dari bawah dulu. Dari bupati, wali kota, gubernur, baru. Jadi ada jenjang kariernya,” katanya.

“Jadi yang namanya transisi dari pengusaha ke politikus itu kan ada masa transisinya. Makanya harus mulai dari yang paling bawah dulu. Jangan langsung yang paling atas,” imbuhnya.

Jokowi pun sependapat dengan pernyataan anaknya itu. Dia mengatakan untuk bisa sampai menjadi Presiden RI, dia harus melakukan transisi besar yakni dari pengusaha ke politikus dan memulai karier politik sebagai wali kota.

“Benar. Waktu saya masuk dari pengusaha ke wali kota, itu saya harus benar-benar belajar dulu. Sebab cara kerjanya beda, cara memerintahnya juga beda. Jadi jangan merasa pandai berbisnis tapi cara dengan cara di pemerintah beda sekali. Saya setuju sekali dengan Girban, jadi harus memiliki sebuah jenjang penguasaan dari kecil, sedang, hingga besar,” kata Jokowi.

Sumber : Detiknews
Editor : Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Sidang Musyawarah Majelis Syura di Bandung, Habib Aboe Bakar Jabat Sekjen DPP PKS
apahabar.com

Nasional

Kecelakaan, Wakil Ketua DPRD Kota Banjar dan Ajudannya Tewas
apahabar.com

Nasional

PSBB Jakarta, Mulai 14 September Kegiatan Perkantoran dari Rumah
apahabar.com

Nasional

10 Narapidana Lapas Abepura Kabur
apahabar.com

Nasional

Jokowi Dapat Jersey Timnas Argentina Nomor 10 dari Presiden Mauricio
apahabar.com

Nasional

Menkes Setujui Permohonan PSBB Jabar
apahabar.com

Nasional

Menhub: Seluruh Moda Transportasi Akan Dibuka Kembali Esok
apahabar.com

Nasional

Jika Tanbu Jadi Jakarta Baru, Repnas: Kesempatan Pemerataan Ekonomi dan Pembangunan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com