LSM Laporkan Denny Indrayana ke Bawaslu, Terindikasi Kampanye Jelang PSU Si Jago Merah Ngamuk di Cempaka 7 Banjarmasin, Jemaah Salat Tarawih Berhamburan Tensi Politik Memanas, Bawaslu RI Turun Gunung ke Kalimantan Selatan Buntut Video Guru Wildan, Bawaslu Klarifikasi PWNU Kalsel Resmi! PPKM Mikro di Banjarbaru Kembali Diperpanjang hingga 19 April

Putra Jokowi Nyapres 2024?

- Apahabar.com Sabtu, 8 Desember 2018 - 18:35 WIB

Putra Jokowi Nyapres 2024?

Putra Jokowi, Kaesang Pangarep. Foto - detikcom

apahabar.com, BOGOR – Presiden Joko Widodo (Jokowi) bicara soal peluang karir politik anaknya. Sambil tertawa kecil, Jokowi mengatakan bisa saja putra bungsunya Kaesang Pangarep jadi Capres 2024.

Hal tersebut disampaikan Jokowi saat dia dan keluarganya bincang santai dengan wartawan di Grand Garden Cafe, Komplek Kebun Raya Bogor, Jawa Barat, Sabtu (8/12/2018). Dia mengatakan tidak pernah melarang anaknya untuk terjun ke dunia politik.”Saya nggak pernah (larang). Saya sejak kecil, mereka saya berikan kebebasan untuk menentukan pilihan ke mana, betul-betul saya bebaskan,” kata Jokowi.

Namun kebebasan yang diberikan itu, lanjut Jokowi, harus sesuai dengan prinsip yang dia terapkan. Dia juga sempat bercanda bisa saja Kaesang jadi capres 2024.

“Tapi prinsip-prinsip tadi sudah mereka tahu semua apa yang boleh dan tidak boleh. Misalnya besok mau nyalonin, tahu-tahu Kaesang mau nyalonin presiden di 2024 ya nggak ngerti juga saya,” kata Jokowi sambil tertawa kecil.

Pernyataan Jokowi soal guyonan Kaesang bisa ikut Pilpres di 2024, langsung ditanggapi putra sulungnya Gibran Rakabuming Raka. Gibran menilai jenjang karier politik itu tidak bisa instan. “Jangan seperti itu, harus mulai dari bawah dulu. Dari bupati, wali kota, gubernur, baru. Jadi ada jenjang kariernya,” katanya.

“Jadi yang namanya transisi dari pengusaha ke politikus itu kan ada masa transisinya. Makanya harus mulai dari yang paling bawah dulu. Jangan langsung yang paling atas,” imbuhnya.

Jokowi pun sependapat dengan pernyataan anaknya itu. Dia mengatakan untuk bisa sampai menjadi Presiden RI, dia harus melakukan transisi besar yakni dari pengusaha ke politikus dan memulai karier politik sebagai wali kota.

“Benar. Waktu saya masuk dari pengusaha ke wali kota, itu saya harus benar-benar belajar dulu. Sebab cara kerjanya beda, cara memerintahnya juga beda. Jadi jangan merasa pandai berbisnis tapi cara dengan cara di pemerintah beda sekali. Saya setuju sekali dengan Girban, jadi harus memiliki sebuah jenjang penguasaan dari kecil, sedang, hingga besar,” kata Jokowi.

Sumber : Detiknews
Editor : Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Cegah Perkawinan Anak, Kemen PPPA Gandeng 20 Provinsi Termasuk Kalsel

Nasional

Cegah Perkawinan Anak, Kemen PPPA Gandeng 20 Provinsi Termasuk Kalsel
apahabar.com

Nasional

Pandemi Covid-19, Panitia Siapkan Munas JMSI Secara Virtual
apahabar.com

Nasional

Mulai Juni 2020 Jakarta Bukan Lagi Ibu Kota
apahabar.com

Nasional

TNI AL Kirim Kapal Perang ke Perbatasan, Ada Apa?
apahabar.com

Nasional

Warga Perbatasan Malaysia di Kaltim Akhirnya Dapat Bantuan Covid-19
apahabar.com

Nasional

Adik Ditahan Polisi, Ini Postingan Terbaru Pasha Ungu
apahabar.com

Nasional

Ratusan Buruh Kalsel Siap Deklarasikan Dukung Jokowi
apahabar.com

Nasional

IDI: Aksi Unjuk Rasa Tolak Omnibus Law UU Ciptaker Berpotensi Munculkan Klaster Baru Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com