Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel

Rocky Gerung Penuhi Panggilan Polisi Terkait Kasus Hoax Ratna Sarumpaet

- Apahabar.com Selasa, 4 Desember 2018 - 15:45 WIB

Rocky Gerung Penuhi Panggilan Polisi Terkait Kasus Hoax Ratna Sarumpaet

Rocky Gerung. Foto-Republika

apahabar.com, JAKARTA – Akademisi Rocky Gerung memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya guna menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus hoax Ratna Sarumpaet.

Rocky didampingi pengacara tiba di Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya pada Selasa (4/12).

Rocky menuturkan tidak mengetahui asal foto lebam Ratna Sarumpaet yang beredar karena saat ini dirinya berada di Gunung Elbrus, Rusia.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya melimpahkan tahap pertama berkas BAP Ratna Sarumpaet yang tersandung kasus ujaran kebohongan kepada Kejati DKI Jakarta pada Kamis (8/11).

Berkas Ratna Sarumpaet mencapai 32 BAP terdiri atas tersangka, saksi, saksi ahli, serta 65 lampiran barang bukti.

Kemudian jaksa peneliti memberikan petunjuk agar polisi melengkapi berkas berita acara pemeriksaan Ratna Sarumpaet, salah satunya pemeriksa Rocky Gerung dan Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiga Uno, Nanik S Deyang.

Penyidik Polda Metro Jaya awalnya mengagendakan pemeriksaan Rocky sebagai saksi kasus Ratna Sarumpaet pada Selasa (27/11).

Namun, Rocky melalui tim kuasa hukumnya meminta penundaan pemeriksaan karena harus menghadiri acara yang tidak dapat ditinggalkan. Pemeriksaan Rocky sebagai saksi itu terkait dengan alur pengiriman foto lebam wajah Ratna Sarumpaet.

Anggota Polda Metro Jaya menangkap Ratna Sarumpaet di Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang Banten pada Kamis (4/10) malam.

Polisi menjerat tersangka Ratna dengan Pasal 14 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 46 tentang peraturan hukum pidana dan Pasal 28 juncto Pasal 45 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Penyidik memeriksa sejumlah saksi seperti Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak dan Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Nanik S Deyang.

Kemudian mantan ketua umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal, dan dokter bedah plastik Siddik, termasuk anak Ratna yakni Atiqah Hasiholan.

Sumber : Antara

Editor : Budi Ismanto

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

Andin-Oton Mulai Tancap Gas, Ahmad Fauzan Saleh Jadi Ketum Tim Pemenangan
apahabar.com

Politik

Tak Melek Budaya, Usul Wisata Halal Sandiaga Ditolak di Bali
apahabar.com

Politik

Maju di Jalur Independen, Mila Siap Jadi Bupati Perempuan Pertama Tanbu
H2D

Politik

Hasil Rapat Pleno Sementara Pilgub Kalsel: Minus Banjar dan Kotabaru, H2D Ungguli BirinMu!
apahabar.com

Politik

Gelar Deklarasi, Cuncung – Alpiya Resmi Maju di Pilkada Tanah Bumbu!
apahabar.com

Politik

Gugatan Sesama Calegnya Disidangkan di MK, Partai Demokrat Banjarmasin Pasrah
apahabar.com

Politik

Mendaftar ke KPU, Cuncung – Alpiya Disuguhi Jamu dan Kue Brownis Ikan Patin
apahabar.com

Politik

Hadir Poros Baru di Pilkada Banjarmasin, Ibnu Sina Telah Memprediksi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com