2021, Kemenhub Kaji Wacana Pembangunan Bandara di Barabai HST Kalsel Cara Nonton Live Streaming El Clasico Barcelona vs Real Madrid di Bein Sport & Vidio.com Malam Ini Jam Tayang & Link Live Streaming UFC 254 Khabib vs Gaethje di ESPN+, Duel Dua Juara! Jadwal Timnas U16 Indonesia vs UEA Malam Ini, Live NET TV & Live Streaming Mola TV, Prediksi Skor! Kontroversi Pencopotan Sekda Tanah Bumbu, Ombudsman: Jangan Lampaui Kewenangan

Rusdi Kirana Marah, Lion Air Batalkan Pesanan Pesawat ke Boeing?

and - Apahabar.com Rabu, 5 Desember 2018 - 12:08 WIB
and - Apahabar.com Rabu, 5 Desember 2018 - 12:08 WIB

Rusdi Kirana Marah, Lion Air Batalkan Pesanan Pesawat ke Boeing?

Pesawat generasi terbaru boeing 7373 Max 8 saat terbang pertama kalinya di Rentonm Washington, Amerika Serikat tahun 2016 . Foto-Merdeka.com

apahabar.com, JAKARTA – Lion Air Indonesia dikabarkan akan mengkaji ulang untuk pembelian pesawat dari Boeing.

Bahkan ada kemungkinan perusahaan tidak mengesampingkan rencana pembatalan pemesanan senilai 22 miliar dollar AS.

Hal ini akibat terjadi perselisihan antara keduanya setelah kecelakaan pesawat yang menewaskan 189 orang pada akhir Oktober lalu.

Dikutip dari Reuters dan South China Morning Post, hari ini , pendiri Lion Air Indonesia Rusdi Kirana diketahui marah dan menganggap Boeing mengalihkan perhatian publik dengan menyalahkan sepenuhnya kepada Lion Air atas kecelakaan itu.

Padahal, Boeing diketahui melakukan beberapa perubahan pada desain pesawat.

Menurut sebuah sumber, Rusdi tengah memeriksa ulang kemungkinan untuk membatalkan pesanan yang tersisa dari jet Boeing “untuk pengiriman berikutnya”.

Baca Juga : Kanada Kurang Tenaga Kerja, Ada 430 Ribu Lowongan Belum Terisi

Hal ini jadi sinyal, kemungkinan untuk membatalkan semua pesanan pesawat ke Boeing. Belum ada keputusan akhir yang dibuat, tetapi diskusi tentang nasib miliaran dollar AS harga pesawat yang tersisa menyoroti pertaruhan seputar penyelidikan yang melibatkan jet penjualan tercepat Boeing yakni 737 MAX.

Lion Air merupakan salah satu pelanggan terbesar Boeing yang saat ini memesan 190 pesawat yang total nilai pesanananya mencapai 22 miliar dollar AS.

Saat ini, pesawat pesanan tersebut sedang ditunggu pengirimannya. Pesanan pesawat ini merupakan kelanjutan dari pembelian 197 pesawat yang telah dilakukan Lion Air sebelumnya.

Dalam laporan itu, Lion Air menolak berkomentar. Sementara, juru bicara Boeing mengatakan, “Kami mengambil setiap langkah untuk sepenuhnya memahami semua aspek dari kecelakaan ini, dan bekerja sama dengan tim investigasi dan semua pihak berwenang yang terlibat. Kami juga mendukung pelanggan kami yang berharga melalui masa yang sangat sulit ini.”

Boeing merilis pernyataannya setelah Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengeluarkan laporan terkait kecelakaan pesawat Lion Air pada 29 Oktober lalu.

Disinggung KNKT bahwa pesawat Boeing yang jatuh tersebut sebenarnya laik terbang. Sebenarnya, perseteruan antara maskapai dengan pabrikan pesawat pascakecelakaan bukan yang pertama kali terjadi.

Sebelumnya, salah satu pesaing Lion Air di Asia Tenggara, yakni Air Asia dan Airbus juga sempat memanas setelah pesawat A320 hilang pada 2014 lalu.

Walalupun Air Asia masih terus melakukan pemesanan, tetapi hubungan kedua perusahaan itu tidak pernah sepenuhnya pulih, dan akhirnya maskapai penerbangan asal Malayasia tersebut memilih melakukan pembelian pesawat widebody 787 dari Boeing.

Baca Juga : Total 125 Jenazah Diidentifikasi Di Penutupan Operasi DVI Lion Air

Sumber: Kompas.com
Editor: Fariz Fadhillah

Global

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Global

Robot Penjelajah China Bersiap Mendarat di Titik Terjauh Bulan
apahabar.com

Global

Paus Fransiskus Ajak Masyarakat Dunia Peduli Korban Tsunami Selat Sunda
apahabar.com

Global

Stok AS Meningkat, Harga Minyak Merosot
apahabar.com

Global

Kanada Kurang Tenaga Kerja, Ada 430 Ribu Lowongan Belum Terisi
apahabar.com

Global

Norwegia Bantu Program Lanskap Sumsel
apahabar.com

Global

Uji Coba Kamera Pengawas Pengemudi Berponsel Sambil Menyetir
apahabar.com

Global

Teler Gegara Terpengaruh Teman, TKI Diusir dari Malaysia
apahabar.com

Global

LGBT Kalah Referendum, Taiwan Tolak Pernikahan Sesama Jenis
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com