Video Detik-detik Buaya Raksasa Diangkat dari Sungai Kayubesi Babel, Diyakini Warga Sebagai ‘Siluman’ Kasus Pembunuhan Istri Muda Pembakal di HST Inkrah, Jaksa Eksekusi Terpidana ke Martapura Muatan Politis dalam Pencopotan Sekda Tanah Bumbu Kantongi 3 Barang Bukti, Bawaslu Dalami Dugaan Pelanggaran BirinMU BW, Eks Pimpinan KPK Buka-bukaan Alasan Turun Gunung Bantu H2D

Saat Jokowi Larang Emak-Emak Kampanyekan Dirinya

- Apahabar.com Senin, 3 Desember 2018 - 21:00 WIB

Saat Jokowi Larang Emak-Emak Kampanyekan Dirinya

Jokowi (Dok. Twitter Setkab)

apahabar.com, JAKARTA  – Seorang ibu-ibu spontan mendoakan Joko Widodo (Jokowi) agar terplih kembali sebagai Presiden RI untuk periode kedua. Jokowi pun terkejut dan melarang ibu tersebut untuk berkampanye.

Hal itu terjadi saat Jokowi melakukan Sosialisasi Bansos Program Keluarga Harapan (PKH) Tahun 2019 di Gelanggang Remaja, Jl Otto Iskandar Dinata (Otista), Jakarta Timur, Senin (2/12/2018). Jokowi menghadiri kegiatan ini sebagai Presiden RI.

Dalam kegiatan itu, Jokowi meminta warga untuk maju dan menceritakan manfaat menggunakan Program Keluarga Harapan (PKH) yang diterima. Salah seorang yang maju yakni Suwarti asal Cipinang Muara.

Saat berdialog dengan Suwarti, Jokowi mengenang dirinya pernah ke kawasan Cipinang Muara, saat menjabat Gubernur DKI Jakarta beberapa tahun lalu.”Saya pernah ke sana nggak?” tanya Jokowi.

Baca Juga : Menteri Dalam Negeri Jerman Minta Maaf Telah Sajikan Sosis Babi Di Konferensi Islam

“Pernah,” jawab Suwarti. Jokowi kemudian mengatakan kepada Suwarti bahwa tahun depan dana yang akan diterima di PKH akan ditambah. “Mau nggak ditambah dua kali lipat?” kata Jokowi.”Mau banget, banget, banget. Ini terbantu banget Pak,” kata Suwarti.

Jokowi lantas bertanya pemanfaatan PKH yang dilakukan Suwarti. “Untuk anak sekolah. Untuk ongkos sekolah, belanja sehari-hari, buat beli telur untuk anak, beli susu untuk anak, beli beras untuk anak, keperluan kalau lagi kekurangan,” kata Suwarti.

Jokowi kemudian kembali menanyakan keseharian Suwarti. Ibu tersebut mengaku sebagai pedagang kerupuk peyek keliling.

“Modalnya murah, Rp 200 ribu cukup. Sehari income Rp 50 ribu bersih,” kata Suwarti.”Wah gede ya?” kata Jokowi.”Ya gede, tapi nggak cukup Pak,” jawab Suwarti. “Ya alhamdulillah gitu, syukuri,” timpal Jokowi.

Baca Juga : Norwegia Bantu Program Lanskap Sumsel

Sumber : Detiknews
Editor : Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Global

Iran Tahan 10 Tersangka Terindikasi Serangan Bom Bunuh Diri
apahabar.com

Global

Robot Penjelajah China Bersiap Mendarat di Titik Terjauh Bulan
apahabar.com

Global

Gempa Dahsyat Guncang Alaska, Jalan Raya Rusak Parah
apahabar.com

Global

Indonesia-Arab Saudi Perkuat Hubungan Kebudayaan
apahabar.com

Global

Pemukim Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsha
apahabar.com

Global

Ribuan Warga Unjuk Rasa Menentang Icerd di Malaysia
apahabar.com

Global

Mobil Tabrak Kerumunan Pesta Tahun Baru di Harajuku Jepang, 8 Orang Terluka
apahabar.com

Global

1.709 Pelajar di Malaysia Positif Narkotika
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com