Usai Beasiswa 1000 Doktor, SHM Bakal Cetak Ribuan Sarjana Baru di Tanah Bumbu Sederet Prestasi Niha, Hafizah Cilik Kotabaru dari MTQ Tingkat Kabupaten hingga Provinsi Polisi Anulir Pernyataan Status Tersangka Dua Mahasiswa Kalsel 2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Paula Verhoeven Hamil, Kiano Bakal Punya Adik, Baim Wong Ingin Mak Beti Ucapkan Selamat ke Sang Istri

Sampah Ganggu Lalu Lintas Jalur Sungai

- Apahabar.com Senin, 10 Desember 2018 - 14:35 WIB

Sampah Ganggu Lalu Lintas Jalur Sungai

Sampah sungai yang terdiri dari eceng gondong menutup aruh sungai jembatan Antasari. Foto-apahabar.com/Baha

apahabar.com, BANJARMASIN – Arus lalu lintas sungai di bawah Jembatan Antasari masih terhambat. Akibatnya, tak sedikit perahu mesin yang melewati sungai tersebut memutar arah, karena banyaknya sampah yang menutupi jalur Sungai Martapura itu.

Tertutupnya jalur sungai oleh sampah disertai eceng gondong itu pun menghambat pengembangan pariwisata susur sungai, yang gagasan Pemerintah Kota Banjarmasin.

Oleh karena itu, Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Banjarmasin, Mokhamad Khuzaimi melarang adanya aktivitas transportasi perahu mesin atau kelotok melintas di salah satu jalur Sungai Martapura.

Apabila memaksa melalui, ia mengimbau pengemudi agar mengedepankan keamanan penumpang dengan menggunakan perahu mesin yang tertutup atau lebih besar.

Baca Juga : Tumpukan Sampah di Sungai Martapura, Pengemudi Perahu Siap Turun Tangan

“Kami melarang penggunaan jalur sungai dibawah jembatan Antasari. Khawatirnya bisa merusak mesin perahu sehingga kandas di tengah tumpukan,” katanya saat ditemui, Senin (10/12/2018).

Penghentian transportasi tersebut, katanya sampai kondisi jalur air tersebut dinyatakan sudah bersih dari tumpukan sampah. Beruntungnya sampah kiriman dari hulu sungai Martapura, tidak menimbulkan kerusakan terhadap bagian perahu.

Namun kejadian yang berlangsung selama dua hari, dipastikan 5 buah perahu belum bisa beroperasi lantaran kondisi tumpukan sampah. “Saya menerima keluhan juragan kelotok terkait kondisi tersebut,” ucapnya.

Ia mengatakan tumpukan sampah sungai selalu terjadi setiap tahun saat musim hujan. Pandangan mata pun menjadi terganggu melihat kondisi sampah.

Baca Juga : Semangati Pegawai, Kejari Sasar Tiga Instansi di Banjabaru

Reporter : Bahaudin Qusairi

Editor : Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Kandidat Wabup HST Sampurna: Kebijakan Anti Tambang Wajib Diteruskan
apahabar.com

Kalsel

Ekspor-Impor Kalsel 2019 Turun Dibanding 2018
apahabar.com

Kalsel

Kisah Rizsa Hasan Aman; Bentuk AIMI Kalsel dari Pengalaman Gagal Menyusui
Bupati Kotabaru Gelar Dialog Bersama Warga Pedesaan

Kalsel

Bupati Kotabaru Gelar Dialog Bersama Warga Pedesaan
apahabar.com

Kalsel

BMKG Ingatkan 5 Wilayah Kalsel Rawan Kebakaran Hutan
apahabar.com

Kalsel

Rutin Senam Pagi dan Bersihkan Lingkungan, Cara Polres HSU Hadapi New Normal
apahabar.com

Kalsel

Rayakan HUT Ke-56, GM Angkasa Pura I Targetkan Terobosan Baru
apahabar.com

Kalsel

2020, Alokasi Dana Siaga Darurat Banjir di Kalsel Capai Rp 900 Juta
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com