BMW M1 milik mendiang Paul Walker “Fast and Furious” Dilelang Rumdin Kepala Kemenag HSU Ambruk ke Air, Begini Nasib Penghuninya 2 Segmen Rampung, Jembatan Bailey Pabahanan Tala Sudah Bisa Dilewati Kenakan Sarung, Mayat Gegerkan Warga Ratu Zaleha Banjarmasin Nasihat Umar bin Abdul Aziz Tentang Kematian

Samsung Kembangkan Jaringan 5G untuk Mobil Terhubung

- Apahabar.com Selasa, 11 Desember 2018 - 14:00 WIB

Samsung Kembangkan Jaringan 5G untuk Mobil Terhubung

Ilustrasi 5G. Foto/Antara

apahabar.com, JAKARTA – Raksasa elektronik Korea Selatan Samsung mengumumkan kerjasamanya dengan Otoritas Keselamatan Transportasi Korea (KOTSA) untuk mengembangkan jaringan telekomunikasi 4G LTE, 5G, dan koneksi mobil dengan perangkat lainnya (Vehicle to Everything/V2X).

Keduanya sepakat untuk mengembangkan jaringan komunikasi itu di K-City, sebuah fasilitas uji untuk teknologi kendaraan otonom (swakemudi) di Korea, kata Samsung dalam pernyataan resminya, seperti yang dilansir Antara, Selasa (11/12).

Dengan membangun berbagai jaringan telekomunikasi termasuk 5G, 4G dan V2X di satu tempat, K-City akan memberikan pengalaman nyata mengemudi otonom bagi orang dan bisnis di seluruh industri, kata Byung Yoon Kwon, Direktur KOTSA.

“Lingkungan terbuka ini diharapkan dapat disajikan sebagai laboratorium inovasi unik untuk mitra industri yang pada akhirnya akan memungkinkan untuk mempercepat ketersediaan era kemudi otonom, tambahnya.

Baca Juga : Riset Playgroundz: Perempuan Hobi Main Game di Ponsel

Sementara Wakil Presiden Eksekutif dan Kepala Layanan Teknologi Global, Bisnis Jaringan, di Samsung, Jaeho Jeon, mengatakan kerja sama itu untuk membangun fondasi ekosistem industri baru yang memungkinkan kendaraan otonom berkembang pesat.

K-City terdiri dari lima kasus simulasi kehidupan nyata, daerah perkotaan dan pedesaan, komunitas lokal, jalan raya dan tempat parkir, yang tersebar di area seluas 360.000 m2.

Dengan menggunakan teknologi komunikasi kendaraan canggih, fasilitas uji ini menciptakan lingkungan untuk kendaraan otonom dan mobil yang terhubung untuk mengalami kondisi jalan, penyeberangan, dan terowongan seperti dalam kondisi sesungguhnya.

Ini juga akan memungkinkan pengujian situasi risiko kecelakaan yang dapat diciptakan kembali dan diulang, berkontribusi terhadap peningkatan keselamatan bagi pengemudi dan pejalan kaki.

Baca Juga : Fitur Chatting di Grab, Kini Dilengkapi Pesan Suara dan Foto

Sumber : Antara
Editor : Aprianoor

Editor: rifad - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

AS Tahan Suku Bunga, Rupiah Loyo
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Ditutup Stagnan, Terpengaruh Aksi Demo Tolak UU Cipta Kerja
WO Nineteen Banjarbaru

Banjarbaru

Kisah Bisnis WO Nineteen Banjarbaru, Beranjak dari Keresahan Hingga Raih Cuan
apahabar.com

Ekbis

Wuih! Harga Emas di Pegadaian Naik Hampir Rp 29 Juta
apahabar.com

Ekbis

Kurang dari Sebulan, Penjaminan Kredit UMKM Capai Rp31 Triliun
apahabar.com

Ekbis

Tiga Petinggi Bank Kalsel Dicopot, Imam: Serahkan ke Ahlinya
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Jumat Pagi Menguat, Dipicu Dolar AS Melandai di Pasar Asia
apahabar.com

Ekbis

Fitch Pertahankan Rating RI, IHSG Diprediksi Kian Menguat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com