Malu-maluin! Pemuda di Kotabaru Jambret Wanita demi Komix Terungkap, Korban Tewas Kecelakaan di Tapin Warga Wildan Banjarmasin INALILAHI Hujan Lebat, Pengendara Vario di Tapin Tewas 7 POPULER KALSEL: Ibu Bunuh Anak di Benawa HST hingga Ketua Nasdem Tala Buron Banjir Masih Merendam Rumah Warga, Dinsos Tabalong Bagikan Sembako

Sejarah Peringatan Hari Ibu yang Wajib Kalian Tahu

- Apahabar.com Sabtu, 22 Desember 2018 - 10:48 WIB

Sejarah Peringatan Hari Ibu yang Wajib Kalian Tahu

Ilustrasi Hari Ibu. Foto/Net

apahabar.com, JAKARATA – Hari ini tepat tanggal 22 Desember diperingati sebagai Hari Ibu yang juga ditetapkan sebagai perayaan nasional di Indonesia. Biasanya orang memperingati Hari Ibu dengan memberikan hadiah kepada sang bunda.

Sebenarnya tak ada tradisi khas yang wajib dilakukan setiap Hari Ibu, hanya saja setiap orang memiliki tradisi masing-masing untuk memperingatinya. Hari Ibu kerap disambut dengan meriah oleh anak-anak di Indonesia karena bisa menunjukkan rasa cinta mereka kepada orang yang telah melahirkannya.

Tentu saja harapan besar semua orang adalah bisa membahagiakan orang tua mereka. Tidak hanya saat Hari Ibu tiba, tapi setiap hari sudah sepatutnya kita membahagiakan orang tua yang sudah mengasihi dan menyayangi kita sedari kecil.

Nah, apa kalian tahu sejak kapan Hari Ibu diperingati? Berikut penjelasannya dirangkum dari berbagai sumber.

Baca Juga: Tabur Bunga Harumkan Peringatan Hari Ibu Ke-90

Awal ditetapkannya Hari Ibu ialah oleh Presiden Soekarno untuk merayakan semangat para wanita Indonesia. Pada 22 Desember 1928 diselenggarakan Kongres Perempoean Indonesia di Yogyakarta.

Tertular ambisi para pemuda, kaum perempuan lantas terbakar semangatnya dan menyelenggarakan kongres tersebut. Kongres ini lantas dimaksudkan untuk menggalang persatuan antar-organisasi yang saat itu cenderung bergerak sendiri-sendiri.

Barulah saat kongres yang ketiga di Bandung pada 1938, diputuskan tanggal 22 Desember sebagai Hari Ibu. Kemudian pada 22 Desember 1953 sekaligus peringatan kongres yang ke-25, Presiden Soekarno melalui Dekrit RI No.316 Tahun 1953 menetapkan setiap 22 Desember diperingati sebagai Hari Ibu.

Dahulu Hari Ibu juga dirayakan untuk menghormati jasa para pejuang perempuan dan juga sebagai penyemangat kaum perempuan.

Namun kini, peringatan Hari Ibu dirayakan juga sebagai momen kita berterima kasih kepada wanita yang telah mengandung kita selama 9 bulan dan atas jasa yang telah beliau berikan selama ini. Terima kasih Ibu.

Baca Juga: Nekat Mencuri, Ibu Cantik Diciduk Aparat Polsek Banjarmasin Tengah

Sumber: liputan6.com
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

Teknik Ampuh Atasi Cemas Berlebih dengan ‘Mindfulness’, Yuk Dicoba!
apahabar.com

Hiburan

Rebut Puluhan Juta, Lomba PUBG Garapan HMB Poliban Banjarmasin
apahabar.com

Hiburan

Kasus Video Syur Mirip Gisel, Polisi Periksa Pacar Wijin Selasa Depan
apahabar.com

Hiburan

Rahasia Tubuh Indah Wika Salim
apahabar.com

Hiburan

Sempat Berjuang Melawan Kanker Sejak 2002, Vokalis Roxette Akhirnya Wafat
apahabar.com

Hiburan

Soal Nasib Cinta Amanda Manopo ke Billy Syahputra, Simak Pengakuan Pacar Adik Olga Syahputra Ini
apahabar.com

Hiburan

Jangan Lewatkan! Tribute Sheila On 7 di Big Coffee Containers Batulicin Malam Ini
apahabar.com

Hiburan

Agar Tetap Aman, Para Presenter Emmy 2020 Akan Kenakan APD Lengkap
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com