Tim Macan Kalsel Gerebek Wanita Buronan Kasus Penggelapan Kapal Indef: Setahun Jokowi-Ma’ruf Amin ULN Melonjak, Setiap Penduduk Warisi Utang Rp 20,5 juta Demo di Pelaihari Berbuntut Laporan Polisi, Sekda Tala Minta Maaf Harga Tiket Bioskop XXI Duta Mall Banjarmasin Turun, Simak Daftar Lengkapnya Kedai Terapung, Unggulan Wisata Baru di Barito Kuala

Sejumlah Kebutuhan Pokok di Singkawang Naik Jelang Tutup Tahun

- Apahabar.com Senin, 10 Desember 2018 - 14:24 WIB

Sejumlah Kebutuhan Pokok di Singkawang Naik Jelang Tutup Tahun

blogspot.com

apahabar.com, PONTIANAK – Dua pekan menjelang perayaan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, sejumlah harga sembako di Kota Singkawang mulai mengalami kenaikan.

Kasi Distribusi Barang dan Perdagangan Luar Negeri, Disperindag Kota Singkawang, Helmi Aswandi saat mengatakan, saat ini harga telur ayam sudah mencapai Rp24 ribu per kilogram.

“Kenaikan ini sudah terjadi sejak Jumat (7/12) kemarin. Dan diprediksi akan terus mengalami kenaikan hingga menjelang Natal dan Tahun Baru,” kata Helmi dilansir ANTARA.

Kemudian, untuk harga bawang merah saat ini masih sama dengan pekan lalu; sekitar Rp24 ribu per kilogram.

Lalu, harga tepung terigu juga ikut naik. Biasanya hanya Rp8 ribu per kilogram. Sekarang sudah menjadi Rp8.500 per kilogram.

“Padahal tepung terigu ini termasuk komoditi yang terbilang stabil, tapi beberapa hari ini ikut mengalami kenaikan,” ujarnya.

Menurut pengakuan para pedagang, katanya, kenaikan disebabkan masih tingginya harga dolar.

Untuk daging ayam, hingga sekarang masih stabil dengan harga tinggi yakni di kisaran antara Rp35 ribu-Rp38 ribu per kilogram.

Cabe rawit yang jenis cakra masih di harga Rp40 ribu per kilogram, cabe besar hijau Rp25 ribu per kilogram, ikan tongkol hitam di kisaran antara Rp25 ribu sampai Rp30 ribu per kilogram, ikan gembong di kisaran antara Rp30 ribu -Rp35 ribu per kilogram.

“Harga ini terbilang masih stabil (normal) dan diharapkan tidak mengalami kenaikan menjelang Natal dan Tahun Baru,” ungkapnya.

Begitu juga dengan harga beras kelas medium masih di kisaran antara Rp13.500 sampai Rp14 ribu per kilogram. Sedangkan yang kelas lokal masih di kisaran antara Rp10.500 sampai Rp11 ribu per kilogram.

Baca Juga: PAN Siap Tindak Ketua DPW Kalsel yang Deklarasi Dukung Jokowi-Ma’ruf

Daging sapi, lanjutnya, masih tetap di harga Rp120 ribu per kilogram. Kemudian, kentang masih dikisaran antara Rp14 ribu – Rp15 ribu per kilogram.

Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Tekan Inflasi, Kalsel Perlu Pacu Produksi Sejumlah Komoditas
apahabar.com

Ekbis

Jokowi: Penerima Insentif Gas Industri Harus Mampu Berikan Nilai Tambah
apahabar.com

Ekbis

Jelang Lebaran, Nasabah di Martapura Lebih Banyak Tebus Emas
apahabar.com

Ekbis

IHSG Dibuka Menguat, Ditopang Kenaikan Wall Street dan Bursa Asia
apahabar.com

Ekbis

3 Hari Ditindih Dolar AS, Rupiah Mulai Melawan
apahabar.com

Ekbis

2020, Kalsel Targetkan Realisasi Investasi Belasan Triliun
apahabar.com

Ekbis

Ini Penyebab Tagihan Rekening Listrik Juni Naik
apahabar.com

Ekbis

IHSG Menguat Tajam, Terkerek Optimisme Pasar Akan Pulihnya Ekonomi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com