Warga Eks Bioskop Cempaka Geger, Pria Tewas Bersimbah Darah 7 POPULER KALSEL: Ibu Bunuh Anak di Benawa HST hingga Ketua Nasdem Tala Buron Positif Sabu, Oknum Anggota DPRD Tala Terancam Dipecat! Hasil Visum: 2 Anak yang Diduga Dibunuh Ibu di Benawa HST Mati Lemas! Orbawati Buron, Nasdem Tanah Laut Fokus Menangkan BirinMu

Sejumlah Musisi Iringi Pemakaman Jenazah Bani Seventeen

- Apahabar.com Senin, 24 Desember 2018 - 18:38 WIB

Sejumlah Musisi Iringi Pemakaman Jenazah Bani Seventeen

Eross “Sheila On 7” diwawancarai awak media saat melayat ke rumah Bani Seventeen. Foto - Detik.com

apahabar.com, YOGYAKARTA – Sejumlah musisi tanah air mengiringi pemakaman jenazah bassis Group Band Seventeen, Muhammad Awal Purbani, yang menjadi salah satu korban tsunami di kawasan Tanjung Lesung, Banten.

Ratusan pelayat mengiringi Bani Seventeen ke Tempat Pemakaman Umum Wismoloyo, Gamping Tengah, Kelurahan Ambarketawang, Kecamatan Gamping Sleman, Senin (24/12) siang.

Di antara ratusan pelayat itu, tampak terlihat musisi Grup Band “Sheila On 7” Erros Candra dan Adam. Sejumlah anggota Grup Band Jikustik, ShaggyDog, dan Endank Soekamti juga tampak mengantarkan jenazah Bani menuju peristirahatan terakhir pukul 13.00 WIB.

Seusai proses pemakaman itu, Erros mengatakan bahwa Bani adalah sosok yang rendah hati serta selalu bersemangat dalam bermusik.

“Sebagai musisi dia tidak diragukanlah,” kata Erros.

Erros mengaku kenal Bani justru sebagai teman dari pada sebagai musisi. Bani bersama anggota Group Band Seventeen, menurut dia, juga sempat menggunakan studionya untuk rekaman.

“Kalau sesama musisi sih saya tidak terlalu merasa kehilangan, tetapi sebagai teman karena saya sama dia itu temanan dulu dibanding kerja sama di musik,” kata pentolan “Sheila On 7” ini.

Baca Juga: Andi Drummer Seventeen DItemukan Meninggal Dunia

Tetangga Bani, warga RT 04/RW 15, Gamping Tengah, Marjiono mengaku mengenal Bani sejak kecil sebagai pribadi yang supel dan ramah dengan warga sekitar. Meski diketahui sibuk sebagai anggota Band Seventeen, ia juga dikenal sebagai pribadi yang religius.

“Mas Bani saya kenal sejak kecil. Dia dikenal baik dan supel dengan tetangga sekitar. Meski di (menjadi musisi) band dia cukup religius. Saya ketemu tekahir pas salat jamaah di Masjid Assyakur (Gamping Tengah),” kata Marjiono.

Menurut Marjiono, warga RT 04 merasa kehilangan sosok Bani. Musibah tsunami yang menimpa Bani, menurut dia, menjadi pengingat bagi setiap orang bahwa, usia seseorang hanya Tuhan yang tahu.

Baca Juga: BPBD Kalsel Buka Posko Bantuan Bencana Tsunami Selat Sunda

“Kita semakin paham bahwa umur atau usia seseorang itu hanya Tuhan yang tahu,” kata dia.

Sumber: Antara
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Mahfud: Menag Bersih Soal Uang, Tapi ‘Lemah’ di Birokrasi
apahabar.com

Nasional

Mengenang Sosok Gus Im, Obrolannya dengan Gus Dur Soal Musik
apahabar.com

Nasional

Polisi Tetapkan Sekjen PA 212 Sebagai Tersangka Penganiayaan Ninoy
apahabar.com

Nasional

Pilkada Serentak 9 Desember 2020 Ditetapkan Jadi Libur Nasional
apahabar.com

Nasional

Mantan Jihad Maluku Gelar Ceramah Deradikalisasi
apahabar.com

Nasional

Pemerintah Akan Berikan Insentif ke Petani Miskin, Rp600 Ribu/Bulan
apahabar.com

Nasional

Operator Telekomunikasi Akui Ada Pembatasan Akses Bertahap
apahabar.com

Nasional

BMKG: Hujan Guyur Jabodetabek hingga Minggu Depan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com