Lampu Hijau Buka Masker, Pakar Covid-19 ULM: Hati-Hati Blunder Tabrakan Maut BPK Terulang Lagi, Apa Kabar Perda Damkar Banjarmasin? Perkuat Keandalan Listrik Kalseltengtim dengan Sistem Looping Jaringan Tersangka! Sopir BPK Penabrak 2 Pemotor di Banjarmasin Selatan Tuntut Pemerataan, Besok Buruh SIS ADMO Tabalong Juga Minta Pembagian Windfall

Sekda Kalteng Diperiksa KPK Terkait OTT DPRD

- Apahabar.com     Kamis, 6 Desember 2018 - 15:15 WITA

Sekda Kalteng Diperiksa KPK Terkait OTT DPRD

Sekda Kalteng, Fahrizal Fitri. Foto-net

apahabar.com, PALANGKARAYA – Sekretaris Daerah Kalimantan Tengah Fahrizal Fitri mengaku ia dipanggil dan diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi selama 8 jam, Rabu (5/12).

Pemeriksaan itu terkait tindaklanjut operasi tangkap tangan (OTT) terhadap empat anggota DPRD Kalteng dan tiga pengusaha swasta bidang perkebunan.

“Kapasitas saya saat pemeriksaan sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kalteng, bukan Sekda ya. Saya diperiksa selama 8 jam, dan mendapat 17 pertanyaan dari KPK,” ungkapnya, Kamis (6/12).

KPK menanyakan tugas dan fungsi Fahrizal sebagai Kepala DLH Kalteng, apakah mengenal empat Anggota DPRD Kalteng dan tiga pengusaha swasta tersebut. Disamping itu juga mengenai proses berkenaan adanya pengaduan pencemaran di Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, dan lainnya.

Dia mengatakan untuk empat anggota DPRD Kalteng tentu mengenal karena mitra kerja. Sedangkan tiga pengusaha swasta tersebut, hanya mengenal satu orang dan pernah bertemu sekali, sekaligus tidak memiliki hubungan kekeluargaan.

“Itu yang saya sampaikan kepada KPK mengenai pertanyaan apakah mengenal anggota DPRD Kalteng pengusaha swasta tersebut,” terang Fahrizal.

Baca Juga : Jaksa OTT Oknum BKD Kalteng: Terkait Suap Kenaikan Pangkat ASN

Mengenai pencemaran di Danau Sembuluh apakah benar tercemar atau tidak, Sekda Kalteng itu menegaskan bahwa pihaknya melakukan pemeriksaan bukan karena adanya pengaduan, melainkan pemberitaan di sejumlah media.

Dia mengatakan pemeriksaan itu pun inisiatif DLH Kalteng, dengan terlebih dahulu berkoordinasi dengan DLH Kabupaten Seruyan. Koordinasi itu untuk mengetahui apakah sudah pernah mengambil sampel dan meneliti air di Danau Sembuluh.

“Ternyata DLH Seruyan belum ada melakukannya. Jadi, kami menurunkan tim untuk mengambil sampel air dan meneliti air di Danau Sembuluh itu. Tim itu pun berkeliling ke Danau Sembuluh, dan melakukan wawancara dengan sejumlah masyarakat setempat,” tutur Fahrizal.

Dikatakan, sampel air dari Danau Sembuluh yang diambil tim berasal dari tiga titik sekitar bulan September 2018, dan diuji di laboratorium kesehatan daerah. Dari hasil pengujian tersebut, secara normatif tidak ada pencemaran yang berdampak pada matinya ikan-ikan di Danau Sembuluh.

“Data-data itu telah diminta KPK. Pertanyaan lain yang ditanyakan KPK ya seputar tugas dan fungsi DLH Kalteng. Pada dasarnya DLH Kalteng tidak ada berkomunikasi dengan orang-orang yang terkena OTT itu,” pungkas Fahrizal.

Sumber : Antara

Editor : Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Tak Berkategori

Spanduk Imbauan untuk Tidak Menggelar Salat Jumat Dipasang di Masjid-masjid
apahabar.com

Tak Berkategori

Wakil Rakyat Kena OTT KPK, Intip Sosoknya
apahabar.com

Tak Berkategori

Askab PSSI Diminta Majukan Sepak Bola di Tala
Guci Misterius

Tak Berkategori

Heboh Guci Misterius Berisi Tengkorak di Tala, Arkeolog Turun Tangan
apahabar.com

Tak Berkategori

Bolos di ‘Hari Terjepit’, Hermansyah Imbau SKPD Berikan Sanksi Tegas
Atta Halilintar

Tak Berkategori

Jelang Pernikahan, Atta Halilintar Kenalkan Aurel ke Keluarga Besar
Gisella Anastasia

Tak Berkategori

Video Syur Mirip Gisel Trending Topic, Kekasih Wijaya Saputra Buka Suara : Bingung Klarifikasinya Gimana
apahabar.com

Tak Berkategori

Buka Puasa Bersama Mahasiswa HST, Sekdakab Ingatkan Jauhi Narkoba
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com