Muatan Politis dalam Pencopotan Sekda Tanah Bumbu Kantongi 3 Barang Bukti, Bawaslu Dalami Dugaan Pelanggaran BirinMU BW, Eks Pimpinan KPK Buka-bukaan Alasan Turun Gunung Bantu H2D Gandeng BW, Tim H2D Laporkan Dugaan Pelanggaran Petahana Kalsel ke Bawaslu Duel Juventus vs Barcelona Liga Champions Malam Ini Tanpa Ronaldo vs Lionel Messi, Link Live Streaming SCTV!

Sekda Kalteng Diperiksa KPK Terkait OTT DPRD

- Apahabar.com Kamis, 6 Desember 2018 - 15:15 WIB

Sekda Kalteng Diperiksa KPK Terkait OTT DPRD

Sekda Kalteng, Fahrizal Fitri. Foto-net

apahabar.com, PALANGKARAYA – Sekretaris Daerah Kalimantan Tengah Fahrizal Fitri mengaku ia dipanggil dan diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi selama 8 jam, Rabu (5/12).

Pemeriksaan itu terkait tindaklanjut operasi tangkap tangan (OTT) terhadap empat anggota DPRD Kalteng dan tiga pengusaha swasta bidang perkebunan.

“Kapasitas saya saat pemeriksaan sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kalteng, bukan Sekda ya. Saya diperiksa selama 8 jam, dan mendapat 17 pertanyaan dari KPK,” ungkapnya, Kamis (6/12).

KPK menanyakan tugas dan fungsi Fahrizal sebagai Kepala DLH Kalteng, apakah mengenal empat Anggota DPRD Kalteng dan tiga pengusaha swasta tersebut. Disamping itu juga mengenai proses berkenaan adanya pengaduan pencemaran di Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, dan lainnya.

Dia mengatakan untuk empat anggota DPRD Kalteng tentu mengenal karena mitra kerja. Sedangkan tiga pengusaha swasta tersebut, hanya mengenal satu orang dan pernah bertemu sekali, sekaligus tidak memiliki hubungan kekeluargaan.

“Itu yang saya sampaikan kepada KPK mengenai pertanyaan apakah mengenal anggota DPRD Kalteng pengusaha swasta tersebut,” terang Fahrizal.

Baca Juga : Jaksa OTT Oknum BKD Kalteng: Terkait Suap Kenaikan Pangkat ASN

Mengenai pencemaran di Danau Sembuluh apakah benar tercemar atau tidak, Sekda Kalteng itu menegaskan bahwa pihaknya melakukan pemeriksaan bukan karena adanya pengaduan, melainkan pemberitaan di sejumlah media.

Dia mengatakan pemeriksaan itu pun inisiatif DLH Kalteng, dengan terlebih dahulu berkoordinasi dengan DLH Kabupaten Seruyan. Koordinasi itu untuk mengetahui apakah sudah pernah mengambil sampel dan meneliti air di Danau Sembuluh.

“Ternyata DLH Seruyan belum ada melakukannya. Jadi, kami menurunkan tim untuk mengambil sampel air dan meneliti air di Danau Sembuluh itu. Tim itu pun berkeliling ke Danau Sembuluh, dan melakukan wawancara dengan sejumlah masyarakat setempat,” tutur Fahrizal.

Dikatakan, sampel air dari Danau Sembuluh yang diambil tim berasal dari tiga titik sekitar bulan September 2018, dan diuji di laboratorium kesehatan daerah. Dari hasil pengujian tersebut, secara normatif tidak ada pencemaran yang berdampak pada matinya ikan-ikan di Danau Sembuluh.

“Data-data itu telah diminta KPK. Pertanyaan lain yang ditanyakan KPK ya seputar tugas dan fungsi DLH Kalteng. Pada dasarnya DLH Kalteng tidak ada berkomunikasi dengan orang-orang yang terkena OTT itu,” pungkas Fahrizal.

Sumber : Antara

Editor : Ahmad Zainal Muttaqin

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Dua Tersangka Pencemaran Nama Baik Ahok Tidak Ditahan
apahabar.com

Hukum

Ditjen PAS: Remisi Adalah Hak Narapidana
apahabar.com

Hukum

Klimaks Pencarian Pemutilasi Mayat dalam Koper
apahabar.com

Hukum

Satu Lagi Pelaku Pemerasan di Angsana Bertekuk Lutut
apahabar.com

Hukum

Alasan Kualitas Kejahatan di Tabalong Meningkat
apahabar.com

Hukum

Catatan Akhir Tahun Polres Banjar; 3 Kasus Masih Misteri
apahabar.com

Hukum

Pesta Sabu di Tabalong, 2 Warga Gambut dan Banjarmasin Diringkus Polisi
apahabar.com

Hukum

Sabu dan Ineks , Pria di Banjarmasin Ditangkap Polisi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com