ga('send', 'pageview');
Warga Dayak Meratus Berduka, Damang Ayal Kusal Wafat Satgas Covid-19 Visitasi Bioskop XXI Duta Mall Banjarmasin, Mau Buka Lagi? Alasan Mencengangkan Paman di Kotabaru Tega Cabuli Adik Sendiri 3 Pekan Razia Masker di Banjarmasin: Berludah hingga Pengemudi Mobil Didenda, Simak Penjelasan Dinkes Sinting! Pria Plontos di Kotabaru Cabuli Adik Berkali-kali

Semangat Kurang, Siap- Siap Gulung Tikar

- Apahabar.com Jumat, 7 Desember 2018 - 17:53 WIB

Semangat Kurang, Siap- Siap Gulung Tikar

Kawasan wisata mandiri terlihat sepi pengunjung. Foto -apahabar.com/m.robby

apahabar.com, BANJARMASIN – Bisnis Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di kota Banjarmasin rupanya sedang menemui jalan buntu. Tak sedikit pedagang UMKM memilih untuk gulung tikar.

Berdasar pantauan di beberapa kawasan kuliner seperti Kawasan Wisata Mandiri (KWM), Baiman dan Kawasan Wisata Kuliner (KWK) di Jalan Cendana, Kayutangi, Banjarmasin Utara, sangat sepi pengunjung. Di sana bahkan sangat banyak kios yang telah ditinggalkan.

Ida, salah seorang pedagang Kawasan Wisata Mandiri (KWM) mengatakan kawasan wisata mandiri sepi pengunjung, kecuali di akhir pekan. Menurutnya, Pemerintah kota Banjarmasin masih belum memantau terkait sepinya Kawasan Wisata Mandiri itu.

“Ya, terkadang penjualan ramai dan terkadang sepi mas,” ucapnya ditemui reporter apahabar.com, Jumat (7/12) sore.

Data Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) menyebut, jumlah pedagang yang gulung tikar di KWM berjumlah 25 dari 50 pedagang, Kawasan Kuliner Baiman 20 dari 60 pedagang dan 50 dari 60 pedagang KWK memilih berhenti.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), Priyo Eko membenarkan akan banyaknya pedagang UMKM yang gulung tikar. Pemkot Banjarmasin, kata dia, secepatnya akan berkoordinasi dengan para pedagang sekaligus mendata jumlah pedagang UMKM yang ada.

“Berapa yang ingin melanjutkan usaha dan berapa yang mau mundur,” jelasnya.

Priyo menegaskan, pemkot sebenarnya memiliki program menciptakan 2.500 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) hingga 2021 mendatang. Di Banjarmasin sendiri sejauh ini baru menciptakan 1.800 pengusaha. Priyo menegaskan tantangan UMKM di Kota Banjamasin yaitu masyarakat Banjarmasin kurang ulet dan kurang serius dalam menjalankan usaha.

“Pedagang terkadang kurang konsisten dalam menjalankan usaha ini,” pungkasnya

Reporter : Muhammad Robby
Editor : Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Di Kalsel, ‘Monster Jalanan’ Dilarang Melintas Selama Lebaran
apahabar.com

Kalsel

Doa Bersama untuk Nadjmi Adhani, Jaya Sampaikan Pesan Terakhir Almarhum
Komisi IV DPRD Kalsel Segera Sampaikan Aspirasi Buruh ke DPR RI

Kalsel

Komisi IV DPRD Kalsel Segera Sampaikan Aspirasi Buruh ke DPR RI
apahabar.com

Kalsel

Belum Cicipi Duit Haram, Tiga Serangkai Ditangkap di Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Simpan Sabu dalam Bungkusan Permen Hexos, Nor Halimah Diamankan
apahabar.com

Kalsel

Surat Edaran Satpol PP Banjarmasin Diprotes, Ibnu Sina: Segera Kita Tarik
apahabar.com

Kalsel

Bakul Purun Primadona Kementrian Lingkungan Hidup
apahabar.com

Kalsel

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Polsek Tambang Ulang Patroli di Jalur Perbatasan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com