Update Covid RI 15 Oktober, Kalsel Sembilan Terbawah, Jakarta Teratas PDIP Pamer Jago Capres 2024: Puan, Ganjar hingga Mardani H Maming KPK Tinggalkan Markas Brimob Tabalong, Penyidikan Berlanjut Acil Pasar Terapung Siap-Siap, Siring Piere Tendean Bakal Dibuka Lagi! OTT Amuntai, Enam Mobil Tiba di Brimob Tabalong

Sistem Zonasi BPJS Jangan Rugikan Pasien

- Apahabar.com     Minggu, 16 Desember 2018 - 10:25 WITA

Sistem Zonasi BPJS Jangan Rugikan Pasien

Peserta BPJS terus meningkatkan pelayanan. foto - merdeka.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Komisi IV Bidang Kesra DPRD Kalimantan Selatan mengharapkan, agar sistem zonasi pelayanan kesehatan bagi pemegang kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan jangan sampai merugikan atau menambah berat pasien.

Selain itu, jangan sampai ada rumah sakit kekurangan pasien, ujar Ketua Komisi IV DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) yang juga membidangi kesehatan, Yazidie Fauzi SKom mengemukakan harapan tersebut di Banjarmasin, Sabtu.

Mantan Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kalsel yang bergabung dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu berharap, sistem zonasi BPJS Kesehatan dapat menguntungkan semua pihak, jangan justru sebaliknya.

Begitu pula dengan sistem zonasi tersebut hendaknya dapat meningkatkan pelayanan serta mutu layanan kesehatan kepada masyarakat, lanjut Yazidie yang juga Wakil Ketua Fraksi PKB DPRD Kalsel itu.

Terkait sistem zonasi BPJS Kes itu, Komisi IV DPRD Kalsel menemui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia mempertanyakan, apakah hal tersebut sudah melalui kajian terlebih dahulu dengan seksama.

Selain itu, apakah sistem zonasi BPJS Kes tersebut sepengetahuan Kemenkes, lanjut wakil rakyat asal daerah pemilihan Kalsel IV/Kabupaten Tapin, Hulu Sungai Selatan (HSS) dan Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).

Di Kalsel yang kini berpenduduk lebih empat juta jiwa dan tersebar pada 13 kabupaten/kota terdapat empat rumah sakit milik pemerintah provinsi (Pemprov) yaitu Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin yang juga menjadi rujukan RSUD kabupaten/kota se-provinsi tersebut.

Kemudian sejumlah rumah sakit (RS) swasta dan dari instansi vertikal yaitu Tempat Perawatan Tentara (TPT) Teluk Dalam Banjarmasin, RS TNU-AU, serta RS Bhayangkara Banjarmasin. Dari sejumlah rumah sakit pemerintah dan swasta di “Bumi Perjuangan Pangeran kecil belum menjalin kerjasama dengan BPJS Kesehatan.

Baca Juga: Intip 5 Koleksi Mobil Mewah Bintang Sepakbola Dunia

Sumber : Antara
Editor : Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Puskesmas Paringin Gelar Swab Test Massal, Ini Sasarannya
Covid-19

Kalsel

Update Covid-19 Tanbu: Sembuh 2 Orang, Positif 4

Kalsel

Api Mengamuk di Tamban Batola, 7 Rumah Terbakar

Kalsel

Rencana Pambakal Kampung Buku Setelah Terpilih Jadi Ketua Dewan Kesenian Banjarmasin
Longsor

Kalsel

Eks Tambang di Tanbu Jadi Bencana, Puluhan Orang Diduga Masih Terjebak!
Kalselteng

Banjarbaru

BREAKING! Sebagian Wilayah Kalselteng Padam, Ternyata Ini Penyebabnya
apahabar.com

Kalsel

KKN, Mahasiswa Dibekali Pengetahuan Karakteristik Masyarakat 
apahabar.com

Kalsel

Kapolda Kalsel Irjen Pol Nico Afinta Lantik Kombes Pol Heri Armanto Sutikno Jadi Irwasda Polda Kalsel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com