Update Covid RI 15 Oktober, Kalsel Sembilan Terbawah, Jakarta Teratas PDIP Pamer Jago Capres 2024: Puan, Ganjar hingga Mardani H Maming KPK Tinggalkan Markas Brimob Tabalong, Penyidikan Berlanjut Acil Pasar Terapung Siap-Siap, Siring Piere Tendean Bakal Dibuka Lagi! OTT Amuntai, Enam Mobil Tiba di Brimob Tabalong

Siswa SMA Chandra Kumala Juara Lima Penelitian di Nasa

- Apahabar.com     Sabtu, 8 Desember 2018 - 00:41 WITA

Siswa SMA Chandra Kumala Juara Lima Penelitian di Nasa

Pelajar SMA Chandra Kumala meraih juara lima besar tingkat internasional dalam penelitian di National Aeronautics and Space Administration (NASA) atau Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat. Foto - Sindonews.com

apahabar.com, MEDAN – Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah mengapresiasi prestasi siswa SMU Chandra Kumala yang berhasil meraih juara lima besar tingkat internasional dalam penelitian di National Aeronautics and Space Administration (NASA).

“Keberhasilan meraih juara lima besar dalam penelitian di NASA atau Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat itu sungguh mengagumkan,” ujarnya di Medan, Jumat (7/12).

Apalagi, kata dia, tim SMU Chandra Kumala itu bisa mengalahkan siswa SMU dari berbagai negara.

“Siswa SMU Chandra Kumala itu mengharumkan nama Sumut bahkan Indonesia, karena menang dalam perlombaan tingkat internasional,” ujarnya.

Penelitian para siswa yang disampaikan ke NASA adalah mengamati pertumbuhan Slime Mold di dalam 3D Maze.

Dia menegaskan, keberhasilan siswa Sumut itu semakin menguatkan niat Pemprov Sumut untuk memberikan beasiswa belajar ke luar negeri kepada siswa yang berprestasi.

Program beasiswa ke luar negeri itu sudah dibahas dengan Pemerintah Rusia saat melakukan lawatan ke negara itu dan mendapat respon positif.

Bagi siswa yang dapat beasiswa itu akan diwajibkan mengabdi selama dua tahun ke Pemprov Sumut dengan tentunya mendapat gaji.

Setelah masa tugas dua tahun, penerima beasiswa boleh mencari pekerjaan lain.

“Tidak sedikit pemuda-pemudi yang sudah berhasil memilih mengabdi ke negara lain. Itu terjadi karena tidak adanya perhatian dari pemerintah,” katanya.

 

Sumber: Antara

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Tak Terima Ani Yudhoyono Di-bully, Ferdinand: Saya Berhenti Dukung Prabowo!
apahabar.com

Nasional

Ethiopian Airlines Jatuh, Seorang Netizen Pernah Peringatkan tentang Max 8
CPNS

Nasional

Guru Tak Masuk CPNS, PGRI: Kebijakan Diskriminatif!
apahabar.com

Nasional

Keren! TNI, BIN dan Tim Riset Unair Berhasil Temukan Obat Covid-19
apahabar.com

Nasional

Jakarta PSBB Lagi, Anies Baswedan Tarik Rem Darurat
apahabar.com

Nasional

Sesuai Telegram Kapolri, Pendemo UU Cipta Kerja Bakal Ditindak Tegas!
Indonesia bisa masuk Inggris tanpa karantina

Nasional

Dihapus dari Daftar Merah, Inggris Izinkan Pendatang Indonesia Masuk Tanpa Karantina
apahabar.com

Nasional

Bahas Ratifikasi IA-CEPA, Jokowi Akan Berkunjung ke Australia
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com