Tipu-Tipu Oknum DLH Banjarmasin, Sekantoran Diutangi Ratusan Juta Tipu Belasan Penyapu Jalan, Oknum ASN di Banjarmasin Akhirnya Mengaku! Berstatus Waspada, PVMBG Sebut Aktivitas Gunung Semeru Masih Fluktuatif Kejari Banjarbaru Musnahkan Ratusan Gram Narkotika dan Barbuk Tindak Pidana Tetap Lainnya Ultah Ke-4, Kelompok Garis Keras Bartman Ultras 1988 Menolak Perbedaan

Soal Proyek KA Tabalong-Banjarmasin, Pemerintah Mesti Realistis

- Apahabar.com Sabtu, 15 Desember 2018 - 13:00 WIB

Soal Proyek KA Tabalong-Banjarmasin, Pemerintah Mesti Realistis

Ilustrasi foto kereta api. Foto-banyuwangibagus.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kalimantan Selatan (DPRD Kalsel) Riswandi pesimis, proyek pembangunan Kereta Api (KA) Trans Kalimantan lintas Tabalong-Banjarmasin berjalan sesuai mimpi pemerintah setempat.

Riswandi menilai pembahasan Analisis Masalah Dampak Lingkungan (Amdal) sudah lama dibahas, diyakini takkan mampu terealisasi dalam waktu singkat.

“Tak mungkin sih kalau dalam waktu dekat ini. Tapi, kita berpikir positif saja karena Amdal terus bergulir, pelaksanaan agak berat dalam waktu dekat ini,” ujarnya kepada apahabar.com.

Guna merealisasikan pembangunan, ujar Riswandi, Pemerintah Provinsi (Pemrov) Kalimantan Selatan mesti proaktif mencari investor yang siap menggelontorkan dana segar.

“Malah bagus kalau Pemprov mencari investor,” katanya.

Riswandi menegaskan bahwa, proyek pembangunan rel kereta api merupakan sebuah proyek ambisius, pemerintah diminta realistis. Apabila hanya membebani, keuangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), menurutnya, mustahil terealisasi.

“Namun, apabila sanggup mencari investor, maka silakan lanjutkan pembangunan,” pungkasnya.

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor sampai berita diturunkan belum angkat bicara soal ini.

2025 Ditarget Beroperasi

Kepala Sub Bagian Humas dan Kerja Sama Luar Negeri (KSLN) Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan, Eben Torsa mengatakan, perkembangan terbaru pembangunan KA lintas Tabalong-Banjarmasin masuk dalam studi trase dan finalisasi dokumen Amdal.

“Tahapan konstruksi akan dilakukan sekitar 2-3 tahun ke depan dengan target operasi di 2025 mendatang,” katanya kepada apahabar.com.

Eben membenarkan bahwa program pembangunan jalur KA tersebut tak termasuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN), namun termasuk kedalam daftar Kerjasama Pemerintah dan badan Usaha (KPBU).

Dalam skema itu, pembangunan akan tetap menggunakan APBN. Berapa nominalnya? Eben enggan menyebutkan.

“Saya rasa untuk anggaran sebaiknya tidak perlu dijelaskan secara detail kepada masyarakat. Karena bersifat tentatif [belum pasti, Red] saja,” pungkasnya.

Baca Juga : Kereta Api Tabalong-Banjarmasin, Ditjen Perkeretaapian: Gunakan Rel Tunggal

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan, Rusdiansyah mengungkapkan bahwa perkembangan pembangunan rel kereta api masih pada tahap penjajakan investor.

Meski begitu Rusdiansyah menegaskan jangan sampai masalah yang bersifat teknis, dan seharusnya dapat diselesaikan berdasarkan dokumen Amdal, menjadi penghambat pembangunan.

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Kalsel

Menanti Ustad Somad ke Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

DPRD Banjarbaru Tuntaskan Pekerjaan, Tak Ada PR Untuk Dewan Baru
apahabar.com

Kalsel

Sayed Jafar Serahkan Bantuan, Perasaan Warga Pesisir Hilir Muara Campur Aduk
Hujan Lebat, WK di Siring Laut Kotabaru Tutup

Kalsel

Hujan Lebat, WK di Siring Laut Kotabaru Tutup  
apahabar.com

Kalsel

30 Tahun Jual Ketupat Musiman di KM 1 Banjarmasin, Baru Ini Beda
apahabar.com

Kalsel

Dinilai Langka, Peneliti Asal Jepang Cari Lebah Merah Khas Kalimantan di Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Meriahkan Harjad Kabupaten, Pemkab Banjar Gelar Jalan Santai dan Pasar Tani
apahabar.com

Kalsel

‘Si Jago Merah’ Hanguskan Dua Rumah Warga Sungai Andai
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com