2021, Kemenhub Kaji Wacana Pembangunan Bandara di Barabai HST Kalsel Cara Nonton Live Streaming El Clasico Barcelona vs Real Madrid di Bein Sport & Vidio.com Malam Ini Jam Tayang & Link Live Streaming UFC 254 Khabib vs Gaethje di ESPN+, Duel Dua Juara! Jadwal Timnas U16 Indonesia vs UEA Malam Ini, Live NET TV & Live Streaming Mola TV, Prediksi Skor! Kontroversi Pencopotan Sekda Tanah Bumbu, Ombudsman: Jangan Lampaui Kewenangan

Surati Presiden Moon, Kim Jong-Un Dorong Denuklirisasi Semenanjung Korea

- Apahabar.com Minggu, 30 Desember 2018 - 18:52 WIB

Surati Presiden Moon, Kim Jong-Un Dorong Denuklirisasi Semenanjung Korea

Moon Jae-In dan Kim Jong Un. Foto - The Presidential Blue House /Handout via REUTERS

apahabar.com, SOEL – Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un berjanji akan kembali menggelar pertemuan dengan Presiden Korea Selatan (Korsel) Moon Jae-In tahun depan. Hal itu disampaikan Kim dalam surat yang dikirimnya kepada Moon.

Keinginan menggelar pertemuan rutin bersama Korsel itu dilakukan demi mencapai denuklirisasi di Semenanjung Korea. Hal itu juga sebagai upaya membangun perdamaian dan kesejahteraan di Semenanjung Korea.

“Pemimpin Kim mengatakan dia bersedia untuk sering bertemu dengan Presiden Moon tahun depan untuk memajukan diskusi mengenai perdamaian dan kemakmuran dan menyelesaikan masalah denuklirisasi Semenanjung Korea,” ujar Juru bicara Cheong Wa Dae, Kim Eui-kyeom seperti dilansir Reuters, Minggu (30/12).

Baca Juga: Rusia dan Turki Bahas Suriah Setelah Penarikan Tentara AS

Melalui surat itu, Kim Jong Un menyampaikan salam hangatnya sebagai penutup akhir tahun 2018. Surat itu juga untuk memperingati detensi dramatis yang mereka rancang tahun ini, termasuk tiga pertemuan yang digelar keduanya, pasca bertahun-tahun konfrontasi yang ditandai oleh serangkaian uji coba nuklir dan rudal Korea Utara.

Seperti diketahui, tahun ini Korut dan Korsel telah melakukan pertemuan sebanyak tiga kali. Dua kali di perbatasan desa Panmunjom, dan satu kali di Ibu Kota Korut, Pyongyang.

“Pemimpin Kim mengatakan bahwa kedua pemimpin telah mendorong langkah-langkah praktis dan agresif yang melampaui konfrontasi yang telah berlangsung lama dengan bertemu tiga kali dalam setahun dan menekankan bahwa mereka telah membebaskan rakyat mereka dari ketegangan militer dan ketakutan perang,” katanya.

Baca Juga: Robot Penjelajah China Bersiap Mendarat di Titik Terjauh Bulan

Dalam surat itu Kim juga menyampaikan penyesalannya karena tidak dapat menepati janjinya berkunjung ke Seoul sebelum tahun 2018 berakhir. Rencana kunjungan bersejarah Kim ini sebelumnya diumumkan Moon di tengah mandeknya perundingan nuklir antara Korut dan Amerika Serikat (AS), sekutu Korsel.

“Pemimpin Kim menyampaikan penyesalannya karena tidak bisa berkunjung ke Seoul tahun ini meskipun dia sangat ingin merealisasikan pertemuan yang sudah disepakati keduanya saat di Pyongyang,” ujar Kim Eui-kyeom.

Baca Juga: 1,3 Juta Ayam Dibantai di Hong Kong demi Lawan ‘Virus Misterius’

Sumber: Detikcom
Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Global

LGBT Kalah Referendum, Taiwan Tolak Pernikahan Sesama Jenis
apahabar.com

Global

Stok AS Meningkat, Harga Minyak Merosot
apahabar.com

Global

Terancam Disapu Badai Dahsyat, Ribuan Turis di Thailand Dievakuasi
apahabar.com

Global

Jelang Unjuk Rasa, Enam Jalan Utama Kualalumpur Ditutup
apahabar.com

Global

PM Belgia Mundur Setelah Muncul Mosi Tak Percaya
apahabar.com

Global

Bentrokan Pasukan Israel dengan Demonstran Palestina, 23 Orang Luka
apahabar.com

Global

Kotaro Chiba, Konsumen Pertama Terima HondaJet Elite
apahabar.com

Global

MUI Kecam Keras Penindasan Muslim Uighur di Tiongkok
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com