Seruan Tokoh Tanah Bumbu: Pendukung SHM-MAR Jangan Ikut Sebar Hoaks dan Fitnah Pembelajaran Tatap Muka SMP di Banjarmasin Siap Dibuka, Catat Bulannya VIDEO: Polisi Rilis Tersangka Pencurian Hp Rosehan di Pesawat Sengketa Kepemilikan Kampus Achmad Yani, Gugatan Adik Berlanjut di PN Banjarmasin Magrib, Mayat di Jembatan Kayu Tangi Gegerkan Warga

Sutradara: Kritik Film Turut Tingkatkan Kualitas Film Indonesia

- Apahabar.com Sabtu, 8 Desember 2018 - 11:45 WIB

Sutradara: Kritik Film Turut Tingkatkan Kualitas Film Indonesia

Ilustrasi.foto/mediaindonesia.com

apahabar.com, JAKARTA – Penulisan kritik film di media-media massa dinilai turut berperan dalam meningkatkan kualitas perfilman nasional.

Sutradara film John de Rantau di Jakarta, Jumat (7/12) mengatakan, kritik bisa membuat kreatornya berinteraksi dengan pengkritik dan penonton filmnya.

“Tanpa kritik film, tidak ada penimbang kualitas sebuah film. Seperti sayur tanpa garam. Tanpa kritik, film menjadi hambar,” kata John de Rantau, terkait Lomba Kritik Film dan Artikel Film 2018.

John de Rantau yang juga merangkap sebagai anggota dewan juri Lomba Kritik Film 2018, bersama Wina Armada, Bre Redana, Remy Sylado, Dr. Maman Wijaya, Dr. Ekky Imanjaya, memutuskan Ary Saptaji sebagai pemenang kategori Kritik Film.

Dengan tulisan berjudul “Surat Terbuka Untuk Marlina”, di film Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak, Ari mengalahkan 147 dari peserta dalam kategori ini.

Ketua Dewan Juri Kritik Film Wina Armada mengatakan, ada kesalahan mendasar pada hampir semua peserta kategori Kritik Film, yaitu penggunaan bahasa Indonesia yang masih buruk, serta terlalu banyaknya penggunaan bahasa asing, yang tidak pada tempatnya.

“Lebih banyak yang menulis dengan menggunakan gaya bahasa milenial, tanpa pemahaman bahasa Indonesia yang memadai, ” kata Wina.

Sedangkan untuk kategori Artikel Film, Dewan Juri Artikel Film 2018, yang beranggotakan Ilham Bintang (Ketua) Benny Benke (Sekretaris), Lola Amaria, Yan Wijaya, Dimas Supriyanto, Sanggupri dan Doddy Budiatma, menetapkan Achmad Muchtar sebagai pemenang.

Dengan tulisan berjudul “Marlina Si Pembunuh Dalam Empat Babak: Perempuan Menolak Kalah”, Muchtar menyisihkan 47 pesaingnya.

Dewan Juri Artikel Film mencatat terdapat kesalahan mendasar pada hampir seluruh artikel peserta lomba. Pertama, terdapat kelemahan yang sangat mengganggu pada penggunaan bahasa Indonesia yang belum mencapai taraf yang baik dan benar.

Kelemahan itu termasuk pada lima artikel unggulan pemenang (nominee) .Kedua, terjadi inkonsistensi pilihan topik artikel dengan pembahasannya. Ketiga, terlihat kemalasan penulis untuk mengupdate (memperbarui) bahan dan data untuk menguatkan argumentasi analisisnya. Dukungan data yang kurang memadai, untuk tidak mengatakan amat lemah mewarnai hampir semua artikel. Keempat, naskah peserta didominasi kutipan- kutipan berbagai nara sumber yang terkadang kurang relevan dengan topik bahasan.

Sementara itu Kepala Pusbangfilm Kemendikbud RI Maman Wijaya, mengatakan peserta lomba Kritik Film dan Artikel Film 2018 meningkat dibandingkan tahun lalu.

“Terkumpul 148 naskah kategori Kritik film dan 48 naskah Artikel Perfilman dari 65 film yang berbeda, yang beredar selama setahun ke belakang,” katanya.

Dia menambahkan, dari sisi kajian, kritiknya beragam, tidak sekedar menyalin ulang, tapi juga memberikan masukan kepada pembuatnya.

“Hal ini sejalan dengan program Pusbangfilm Kemendikbud untuk turut memajukan Kritik film di Indonesia,” katanya.

Hal senada dikatakan Sekjen Kemendikbud, Didik Suhardi Ph.D. Menurut dia film sebagai produk budaya sarat dengan pesan di dalamnya.

“Kemendikbud, sebagai Kementerian yang turut bertanggung jawab atas perkembangan perfilman, sangat peduli pada ajang ini. Oleh karena itu, ajang Kritik Film ini menjadi penting dan strategis untuk meningkatkan kualitas perfilman Indonesia,” ujarnya.

Sumber : Antara

Editor : Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hiburan

Penonton Mulai Padati Area Konser Fiersa Besari, Panitia Sediakan Tiket Tambahan
apahabar.com

Hiburan

Lomba Menggambar Garapan IDT Travel Berhadiah Paket Tur ke China
apahabar.com

Gaya

Ternyata, Sosok Perempuan Cantik di Pelayanan Publik Ini Bukan Manusia!
apahabar.com

Hiburan

Vidi Aldiano dan Prilly Latuconsina Tak Bisa Bersama, Ada yang Merasa Senasib
apahabar.com

Gaya

Simpel, Muat 4 Orang Berkapasitas 266cc Seharga Motor!
apahabar.com

Hiburan

Haruka Eks JKT48 Siap Jadi Aktris Asia
apahabar.com

Hiburan

Raffi Ahmad Belum Merasa Sukses, Kenapa?
apahabar.com

Hiburan

Alunan Ska Tipe-X Goyang Panggung Suryanation Motorland 2019
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com