BREAKING! Banjiri Kamboja Banjarmasin, Massa #SAVEKPK Long March ke DPRD Kalsel Duduk Perkara Heboh Piton Patuk Majikan di Q-Mall Banjarbaru Gugatan Jilid II H2D ke MK Siang Ini, Denny Gandeng Lawyer “Level Dewa” Somasi Tim BirinMu ke Uhaib, Komnas HAM hingga H2D Pasang Badan Hujan Lebat, Desa Hawang HST Banjir Lagi

Tahun 2018, Ditlantas Polda Kalsel Catat 331 Jiwa Melayang Akibat Kecelakaan

- Apahabar.com Kamis, 27 Desember 2018 - 13:14 WIB

Tahun 2018, Ditlantas Polda Kalsel Catat 331 Jiwa Melayang Akibat Kecelakaan

Foto Ilustrasi kecelakaan lalu lintas. Foto-net

apahabar.com, BANJARMASIN – Tingkat fatalitas kecelakaan lalu lintas setiap tahun menunjukkan angka yang cukup tinggi.

Kendati ada penurunan dibanding 2017, namun kecelakaan lalu lintas di tahun 2018 merenggut korban jiwa hingga ratusan orang.

Kanit 1 Silaka Subdit Gakkum Ditlantas Polda Kalsel AKP Apriansyah mengatakan, pada tahun 2017 lalu, tercatat ada sebanyak 454 jiwa melayang dari 569 kejadian. Sedangkan pada tahun 2018 tercatat ada sebanyak 331 jiwa melayang di jalan akibat kecelakaan yang dipicu faktor kelalaian pengguna jalan.

“Artinya terjadi penurunan secara kuantitas angka kematian dalam kecelakaan di wilayah Kalimantan Selatan tahun 2018, dibandingkan dengan tahun 2017 lalu. Yakni sebesar 15%,” ujar AKP Apriansyah mewakili Kasubdit Gakkum AKBP Lilik kepada Apahabar.com diruang kerjanya, Kamis (27/12).

apahabar.com

Kanit 1 Silaka Subdit Gakkum Ditlantas Polda Kalsel AKP Apriansyah. apahabar.com/ Eddy Andriyanto

Apriansyah menambahkan, untuk jumlah luka berat akibat kecelakaan yang disebabkan faktor kelalaian pada tahun 2017 lebih banyak daripada tahun 2018. Jika tahun 2017 ada sebanyak 132 korban mengalami luka berat, pada tahun ini dicatat ada sebanyak 101 korban luka berat. Tingkat penurunannya mencapai angka 21 %.

“Kemudian, untuk jumlah korban luka ringan pada tahun 2017 tercatat ada 401 korban. Sedangkan di tahun 2018 ada 343 korban,” tuturnya.

Baca Juga: Tim Satgas Pangan Banjar Komit Cegah Permainan Kartel

Untuk jenis kendaraan yang terlibat kecelakaan, Apriansyah menyebut masih didominasi oleh kendaraan roda dua, serta sisanya kendaraan roda empat (Mobil). Laka lantas kebanyakan “adu kambing” dan sisanya laka tunggal.

Kesadaran masyarakat berlalu lintas yang masih rendah saat berkendaraan menjadi penyebab utama terjadinya laka lantas. Ironisnya, para pelanggar rata-rata kalangan anak-anak muda, termasuk anak di bawah umur.

“Kami terus sosialisasikan keselamatan berkendara, tujuannya untuk mengurangi angka kecelakaan. Oleh sebab itu, kepada pengguna jalan harap berhati – hati, apalagi saat ini telah memasuki musim hujan. Saya himbau agar lebih waspada,” pungkasnya.

Reporter : Eddy Andriyanto
Editor : Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Sebulan, 9 Budak Sabu Dibekuk Polres HSS!
apahabar.com

Hukum

Polisi Masih Bersiaga di Rutan Solo Pascakeributan Kemarin
apahabar.com

Hukum

Sebelum Melancarkan Aksi Begal, 2 Tersangka Minum Dextro di Batulicin
apahabar.com

Hukum

Lihai, IRT di Tanbu Sembunyikan Sabu di Tempat Tak Biasa
apahabar.com

Hukum

Kasus Wali Kota Banjarmasin Soal Dokumen Aset Pemkot, Polisi: Masih Sumir
Tabunganen Batola

Hukum

Seorang Warga Tabunganen Batola Simpan 15 Paket Sabu di Bawah Kasur
apahabar.com

Hukum

Edarkan Sabu, Lulusan Sarjana Ini Dibekuk Polisi
apahabar.com

Hukum

OTT Lagi! KPK Tangkap PNS dan Jaksa Kejari Yogyakarta
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com