Fix, Pengeboran Migas di Mahakam Ulu Kaltim Lanjut 2021 Seruan Jokowi: Buru Pelaku Pembantaian Satu Keluarga di Sigi! Malu-maluin! Pemuda di Kotabaru Jambret Wanita demi Komix Terungkap, Korban Tewas Kecelakaan di Tapin Warga Wildan Banjarmasin INALILAHI Hujan Lebat, Pengendara Vario di Tapin Tewas

Target Penerimaan Pajak Sarang Burung Walet di Banjarmasin Tak Tercapai Lagi?

- Apahabar.com Selasa, 11 Desember 2018 - 17:26 WIB

Target Penerimaan Pajak Sarang Burung Walet di Banjarmasin Tak Tercapai Lagi?

Rumah Walet. Foto-beritalamonga.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Upaya Pemerintah Kota Banjarmasin menaikkan penghasilan pajak sarang burung walet menemui jalan terjal, seiring penurunan harga di pasaran.

Praktis, menjelang berakhirnya tahun, salah sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Banjarmasin itu terancam jauh dari target.

“Tahun 2018 hasil dari penerimaan pajak sarang burung walet ditarget Rp350 juta, namun hingga akhir November ini baru terealisasi Rp160 juta,” ujar Kepala Badan Keuangan Daerah Kota Banjarmasin, Subhan Nor Yaumil diwawancarai Selasa (11 /12) siang.

Saat berada di Kantor DPRD Kota Subhan Noor Yaumil tidak menjelaskan sejumlah kendala kenapa penerimaan pajak sarang burung walet ini tidak mencapai target.

Dia berdalih, tanggung jawab dalam penagihan pajak sarang walet dilaksanakan melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Banjarmasin. Pihaknya hanya menerima setoran untuk dimasukan ke dalam kas daerah.

“Jadi tanyakan saja ke Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan,” ujarnya.

Minimnya penerimaan daerah dari sektor pajak sarang burung walet ini lantas mendapat sorotan pihak DPRD Kota Banjarmasin. Masalahnya, menurut Abdul Gais target penerimaan pajak sarang burung walet sudah beberapa kali diturunkan.

“Ironisnya, meski sudah diturunkan ternyata realisasi penerimaan pajak sarang burung walet masih juga jauh dari target,” ujar anggota komisi II DPRD Kota Banjarmasin ini.

Dikemukakan pajak sarang burung walet dalam beberapa tahun lalu pernah ditargetkan Rp 1,5 miliar, diturunkan menjadi Rp 500 juta dan terakhir dalam tahun 2018 hanya sebesar Rp 350 juta.

Menurutnya salah satu alasan penurunan ketika itu, lantaran harga sarang burung walet di pasaran terus mengalami penurunan akibat rendahnya kualitas.

Dikutip dari Banjarmasin Post, harga sarang burung walet di Kota Seribu Sungai berkisar Rp 16 juta per kilogram sampai dengan pertengahan tahun ini. Harga menyesuaikan kualitas dan bentuk sarang.

Baca Juga: Ekspor Non Migas Naik, Perdagangan Kaltara Surplus USD 839 Juta

Reporter: Marlianti Tandang
Editor: Fariz F

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Harga Emas Antam Turun Jadi Rp 1,023 Juta per Gram
apahabar.com

Ekbis

Jelang Lebaran, Bulog Jamin Stok Bapok Kalsel Aman
apahabar.com

Ekbis

Subsidi Gaji BPJS Ketenagakerjaan Gelombang 2 Cair Minggu Ini, Nantikan dan Siap Cek Saldo
apahabar.com

Ekbis

PSBB Transisi Jakarta, Rupiah Awal Pekan Menguat
apahabar.com

Ekbis

Penyebab Jumlah Penerbangan Saat Pemilu Turun
apahabar.com

Ekbis

Berharap Tumbuh Pengusaha Milenial Sektor Pertanian
apahabar.com

Ekbis

Sempat Anjlok, Harga Cabe di Marabahan Bergerak Naik
nilai tukar

Ekbis

Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com