3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa? PLTS Tak Berfungsi, Kades Panaan Mengadu ke Dinas ESDM Kalsel

Telat, Zony Pertanyakan Hak Wakil Bupati Dikembalikan

- Apahabar.com Jumat, 14 Desember 2018 - 19:11 WIB

Telat, Zony Pertanyakan Hak Wakil Bupati Dikembalikan

Wakil Bupati Tabalong, Zony Alfiannor. Foto-apahabar.com/baha

apahabar.com, BANJARMASIN – Wakil Bupati Kabupaten Tabalong Zony Alfiannor merasa telah dinonaktifkan dari jabatannya, karena terdaftar sebagai calon anggota parlemen oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.

Namun, menurut surat KPU RI nomor 1788/PL.01.4.Kpt/06/KPU/XI/2018 tentang merubah keputusan nomor 1129/PL.01.4-Kpt/06/KPU/IX/2018 untuk Daftar Calon Tetap (DCT) DPR RI Pemilu 2019.

Surat tanggal 22 November tersebut memutuskan, KPU RI telah mencoret nama Zony Alfianoor sebagai caleg DPR RI dari partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono tersebut.

Didasari peraturan KPU RI tersebut, Zony Alfiannor lantas mempertanyakan hak-hak yang telah dihentikan pasca penonaktifan dirinya menjadi orang nomor dua di Bumi Sarabakawa.

Baca Juga: Tanggapan Sekda Tabalong tentang Status Wabup Zony

Pemenuhan hak tersebut, seperti pembayaran gaji, tunjangan, dan fasilitas lainnya yang tidak diterimanya sejak dinonaktifkan.

“Adanya surat KPU RI, otomatis Pemda Tabalong mengembalikan hak-hak kita yang ditahan,” jelasnya saat dihubungi, Jumat (14/12/2018).

Kata Zony, mengembalikan hak kepada dirinya tersebut sudah sesuai dengan Undang Undang Dasar (UUD) Tahun 1945.

Untuk itu, ia masih menunggu perintah Pemkab Tabalong dalam mengembalikan aset berserta hak dirinya sebagai Wakil Bupati.

Ia pula memberikan toleransi keterlambatan surat KPU RI menyangkut harga dirinya tersebut. Lantaran telat diteruskan.

“Surat itu keluarnya 22 November, tapi baru siang tadi sampai kepada saya. Mungkin memakan waktu karena harus diplenokan,” terangnya.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Tabalong, Abdul Muthalif Sangadji sebelumnya telah menjelaskan tentang status Zony sebagai Wabup Tabalong.

“Kami sebagai birokrasi yang notabene adalah bawahan beliau tetap memfasilitasi. Ajudan masih ada, ruang kerja tersedia, staf masih tersedia, rumah masih tersedia, mobil beserta supir masih tersedia,” ujarnya ketika ditemui apahabar.com, Selasa (10/12/2018).

Reporter : Bahaudin Qusairi

Editor : Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Langgar Perwali Banjarmasin Nomor 68 2020, Puluhan Warga Harus Tanggung Akibatnya
apahabar.com

Kalsel

Debat Pilkada Tanbu, SHM-MAR Tekankan Cesar Gratis
apahabar.com

Kalsel

Pindah ke RS Ulin, Intip Kondisi Terbaru Wali Kota Banjarbaru
Kronologi Temuan Wanita Tua Tak Bernyawa di Gatot Subroto

Kalsel

Kronologi Temuan Wanita Tua Tak Bernyawa di Gatot Subroto
apahabar.com

Kalsel

Nih, Pengakuan Dalang di Balik Pekatnya Sungai Ahmad Yani Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Hipmikindo Kalsel Tuding Pembatasan Penggunaan Media Sosial Rugikan UMKM
apahabar.com

Kalsel

PSBB Banjarmasin, Kapolda Kalsel Tegaskan Putus Mata Rantai Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Tutup Tahun, DPRD Sahkan Perda Administrasi Kependudukan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com