Lewat Udara, Paman Birin Salurkan Bantuan Korban Banjir dari Jokowi Pekan Ini, Rupiah Berpeluang Tembus Rp 14.000 Dini Hari, Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas Sejauh 1,8 Km Kanada Bakal Cabut Larangan Terbang Boeing 737 Max Peduli Banjir Kalsel, Yayasan H Maming Kirim Bantuan ke Tanah Laut

Teler Gegara Terpengaruh Teman, TKI Diusir dari Malaysia

- Apahabar.com Sabtu, 8 Desember 2018 - 22:20 WIB

Teler Gegara Terpengaruh Teman, TKI Diusir dari Malaysia

Kota Tawau. Foto : commons.wikimedia.org

apahabar.com, NUNUKAN- Salah seorang Tenaga kerja Indonesia (TKI) diusir Pemerintah Malaysia. Saharuddin namanya.

Ia terangkap tangan mengonsumsi narkotika jenis sabu-sabu. Usut punya usut hal tersebut nekat ia lakukan gegara terpengaruh teman asal Filipina.

Saharuddin (52) asal Barukku Kabupaten Sidrap, Sulsel. Terjerumus mengonsumsi sabu-sabu, karena sering dipengaruhi oleh temannya sendiri yang sering datang di rumah tinggalnya.

Awalnya ia dibujuk agar mengonsumsi sabu-sabu supaya stamina tetap prima saat kerja. Lama kelamaan, ia ketagihan. Temannya yang bertempat tinggal di Lahad Datu Negeri Sabah itu datang dengan membawa sabu-sabu yang diisap bersama-sama puluhan temannya.

Saharuddin yang telah 23 tahun bekerja di Negeri Sabah akhirnya sadar setelah dipenjarakan selama empat bulan di Tawau, Malaysia. Dari pengakuannya, mengonsumsi kristal mematikan itu tidak bermanfaat dan uang simpannya habis begitu saja.

Pria tiga anak berparas kurus hitam ini mengakui, tertangkap aparat kepolisian negeri jiran saat mengonsumsi sabu-sabu bersama 10 orang temannya.

Baca Juga : Misteri MH370 di Langit Banda Aceh dan Dugaan Pesawat Celaka di Pulau Christmas

Belakangan Mahkamah Tawau membebaskan tiga orang sehingga yang dijebloskan ke penjara hanya tujuh orang termasuk Saharuddin.

Saharuddin menuturkan, pada saat tertangkap istri dan tiga anaknya sedang pulang ke kampung halamannya.

Oleh karena itu, dia meminta, dirinya dipulangkan ke kampung halamannya dan belum berpikir kembali ke Malaysia lagi.

“Saya mau pulang ke kampung dulu. Waktu saya ditangkap istri dan anak lagi cuti pulang kampung,” beber dia.

Ia menceritakan, saat ditangkap kala itu sedang jalan-jalan ke tempat perjudian Pasar Brumas kawasan perkampungan milik Sabah Sofwood.

Bersama sembilan rekannya yang lain usai mengonsumsi sabu-sabu.

Saharuddin pun mengaku, saat pertama kali masuk ke Malaysia pada tahun 1995 menggunakan paspor.

Setelah itu, paspor miliknya tidak dihiraukan lagi untuk diperpanjang akhirnya hilang.

Baca Juga : Indonesia dan Australia Perpanjang Kerjasama Penanggulangan Terorisme

Sumber: ANTARA
Editor: Fariz F

Editor: rifad - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Global

Masker Wajah Kim Jong Un Picu Kontroversi di Korea Selatan
apahabar.com

Global

Tambang Emas di Afghanistan Runtuh, 30 Orang Tewas Tertimbun
apahabar.com

Global

Marc Marquez Motivasi Korban Tsunami Banten
apahabar.com

Global

Perenang Jepang Pecahkan Rekor Dunia di China 
apahabar.com

Global

Bos Huawei Ditangkap, AS-China Bisa Batal ‘Rujuk’?
apahabar.com

Global

PBB: Dua Peluncur Rudal Ditemukan di Yaman, Diduga Dari Iran
apahabar.com

Global

Lagi-lagi! India Deportasi Pengungsi Rohingya ke Myanmar
apahabar.com

Global

Indonesia-Arab Saudi Perkuat Hubungan Kebudayaan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com