Dinkes Banjarmasin Langgar Prokes, Pejabat Pemkot Melempem Sidang Kasus Sabu 300 Kg di Banjarmasin, 4 Terdakwa Terancam Hukuman Mati! Tipu-Tipu Oknum DLH Banjarmasin, Sekantoran Diutangi Ratusan Juta Tipu Belasan Penyapu Jalan, Oknum ASN di Banjarmasin Akhirnya Mengaku! Berstatus Waspada, PVMBG Sebut Aktivitas Gunung Semeru Masih Fluktuatif

Tim Satgas Pangan Banjar Komit Cegah Permainan Kartel

- Apahabar.com Kamis, 27 Desember 2018 - 11:50 WIB

Tim Satgas Pangan Banjar Komit Cegah Permainan Kartel

Tim Satgas Pangan menggencarkan pencegahan permainan kartel bahan pangan di Banjar. Foto Ilustrasi: ANTARA/Asep Fathulrahman

apahabar.com, BANJAR – Jelang pergantian tahun, atensi khusus diberikan polisi terhadap stabilitas bahan pokok di pasaran khususnya Kabupaten Banjar.

Satgas Pangan memastikan kesediaan dan stabilitas harga bahan makanan jelang pergantian tahun 2018 aman meski ada sedikit kenaikan.

“Di Kabupaten Banjar beberapa harga bahan pokok mengalami kenaikan namun masih di ambang batas,” jelas Kabag Humas Polres Banjar Ipda Suwarji kepada apahabar.com, Kamis (27/12) pagi.

Baca Juga: Pecatan Polisi Dibekuk karena Jambret Emak-Emak

Menanggapi isu kenaikan, dia memastikan harga bawang merah disebutkan naik sejak 25 Desember 2018 mencapai Rp31.000-Rp32.000 per kilogram.

“Bila mencapai harga net (rata-rata, Red) akan dilakukan operasi pasar,” pungkas Suwarji.

Langkah antisipasi dilakukan dengan salah satunya dengan menggelar rapat koordinasi. Rapat berlangsung di Aula Tribrata Polres Banjar pekan awal pekan ini.

Ipda Suwarji mengatakan, dalam rapat koordinasi ada tiga poin penting yang dibahas dalam menjaga stabilitas harga pangan. Pertama tentang Koordinasi, Komunikasi, dan Kolaborasi.

Dalam menjaga stabilitas bahan pokok memperhatikan tiga faktor penting, yaitu ketersediaan stok bahan pangan, kelancaran distribusi dan pemantauan fluktuasi harga di pasaran.

“Rakor ini dalam rangka menjaga ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok dan barang penting di Kabupaten Banjar jelang pergantian tahun,” ujarnya.

Ipda Suwarji menambahkan, selain menjaga ketersediaan bahan pokok, juga untuk mengantisipasi permainan kartel. Terutama yang menimbun dan suplai bahan makanan yang bisa mengakibatkan harga naik.

“Rakor ini digelar agar kebutuhan pokok berjalan normatif. Antisipasi yang dilakukan berupa upaya pencegahan, sosialisasi dan upaya penindakan secara penegakan hukum,” tuturnya.

Sebagai informasi, rakor dipimpin oleh Kabag Ops Polres Banjar AKP Wahyu Ismoyo diikuti oleh Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura, Kadis Perkebunan dan Peternakan, Kadis Ketahanan Pangan, Kadis Perikanan, Kadis Perindag, Asisten 2 Setda Banjar dan Bagian ekonomi Kabupaten Banjar.

Reporter: Eddy Andriyanto
Editor: Fariz

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Terbukti Terima Suap, 4 Anggota DPRD Kalteng Dituntut 6 dan 7 Tahun Penjara
apahabar.com

Hukum

TO Pengedar Sabu Ditangkap Bersama Sejumlah Barang Bukti
apahabar.com

Hukum

Jelang Pemilu, Polda Kaltim Sita Belasan Ton ‘Cap Tikus’ asal Sulawesi
apahabar.com

Hukum

Dipersidangan Bahar Smith Akui Menganiaya 2 Remaja, Ini Alasannya
apahabar.com

Hukum

Satreskrim Polsek Batang Alai Utara Tangkap Wanita Muda Jual Ribuan Obat Ilegal di HST
apahabar.com

Hukum

Humas Polda Kalsel Ramah Tamah dengan Insan Pers Banua
apahabar.com

Hukum

Benarkah Kematian Bripka Matheus Akibat Bunuh Diri?
apahabar.com

Hukum

2018, Ratusan Ribu Obat Keras dan 1,1 Kg Sabu Gagal Edar di Banjarbaru
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com