Naik, Harga Elpiji Kalsel Diklaim Termurah Se-Kalimantan Megaproyek Gedung Baru DPRD Banjarmasin, Ibnu Sina Buka Suara Lagi, Danau Eks Tambang di Banjar Renggut Korban Jiwa Ironi Gedung Baru DPRD: Orang Miskin di Banjarmasin Makin Banyak Blak-blakan Ibnu Sina Bicara Konsep IKN Nusantara: Jangan Oligarkis & Ngutang

TNI Kuasai Tiga Distrik di Nduga, Ruang Gerak Separatis Kian Sempit

- Apahabar.com     Minggu, 9 Desember 2018 - 11:30 WITA

TNI Kuasai Tiga Distrik di Nduga, Ruang Gerak Separatis Kian Sempit

TNI Kuasai Tiga Distrik di Nduga, Ruang Gerak Separatis Kian Sempit. foto - viva.co.id

apahabar.com, JAYAPURA – Personel gabungan TNI-Polri sudah berhasil menguasai tiga distrik di Kabupaten Nduga, Papua Barat, yang menjadi lokasi pembantaian pekerja Trans Papua dan rute pergerakan kelompok separatis bersenjata. Ketiga distrik yang sudah dikuasai TNI adalah Distrik Yall, Distrik Yigi dan Distrik Mbua.

Kepala Penerangan Kodam XVII Cenderawasih, Kolonel Inf Muhammad Aidi mengatakan TNI masih menyisir wilayah tersebut untuk mengejar para pelaku, sembari mencari tiga jenazah korban tewas lainnya yang hingga kini belum ditemukan.

“Disamping evakuasi, kita juga melakukan penindakan hukum, sebagaimana perintah Panglima TNI pelaku harus ditangkap hidup atau mati,” kata Kolonel Aidi seperti dilansir tvOne, Minggu, (9/12).

Aidi menegaskan penyisiran yang dilakukan TNI bukan tanpa arah. TNI katanya, memanfaatkan sumber daya masyarakat setempat untuk meminta informasi terkait pergerakan kelompok bersenjata.

Kendati demikian, Aidi mengakui upaya tersebut tidak mudah. Sebab, apabila kelompok bersenjata itu terpojok, mereka akan membaur bersama masyarakat dan menyembunyikan senjatanya. Sehingga TNI sulit mengidentifikasi mana kombatan mana masyarakat umum.

Uniknya lagi, banyak masyarakat sekitar yang masih memiliki hubungan kekeluargaan dengan para kelompok bersenjata, sehingga cenderung menutupi keberadaan para kombatan saat dicari aparat.

“Mereka ini berada di lingkungan sendiri, wilayahnya sendiri, keluarganya sendiri. Kami tidak katakan semua orang Yigi ini separatis. Secara umum masyarakat Yigi ini orang-orang baik yang punya hati nurani. Kelompok yang jahat itu hanya sebagian kecil,” ujarnya.

Sebelumnya, aparat gabungan TNI-Polri telah berhasil mengevakuasi 16 jenazah pekerja jembatan proyek jalan Trans Papua. Dari informasi resmi yang diterima aparat, ada 19 pekerja tewas korban pembantaian kelompok bersenjata, dan 1 korban dari anggota TNI atas nama Sersan Handoko. Dengan demikian total korban tewas berjumlah 20 orang.

Sumber : viva.co.id
Editor : Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Nasional

Indonesia Masih Tunggu Aturan Resmi Umroh dari Arab Saudi
apahabar.com

Nasional

JMSI Riau Terbentuk, Dheni Kurnia Plt Ketua
apahabar.com

Nasional

Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Kebakaran
apahabar.com

Nasional

DKI Jakarta Diperkirakan Hujan Disertai Petir
apahabar.com

Nasional

Bukan Resesi Ekonomi, Ini yang Membuat Pengusaha Takut 
apahabar.com

Nasional

Jokowi Beri Arahan Pengendalian Karhutla 2019 di Istana Negara
PDIP

Nasional

PDIP: Tolok Ukur Pemimpin Bukan Cuma dari Survei
apahabar.com

Nasional

Pelantikan Doni Monardo Jadi BNPB 1 yang Mendadak Batal Hari Ini
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com