Belasan Mahasiswa-Polisi Luka-Luka, Polres Ungkap Biang Ricuh #SaveKPK II di Banjarmasin #SAVEKPK Bergaung di Banjarmasin: Ratusan Mahasiswa Ultimatum Ketua DPRD Kalsel di Tengah Guyuran Hujan Tagih Janji Reklamasi, Dewan Tabalong Ngotot Panggil Bos Adaro UPDATE! Tunggu Supian HK, Massa #SaveKPK di Banjarmasin Ngotot Bertahan Jenderal Lapangan Aksi #SaveKPK di Banjarmasin Terluka, Tangan-Kepala Berdarah

Trump akan Campur Tangan dalam Penangkapan Eksekutif China

- Apahabar.com Rabu, 12 Desember 2018 - 13:03 WIB

Trump akan Campur Tangan dalam Penangkapan Eksekutif China

Trump. Foto-politifact.com

apahabar.com, WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan pada Selasa (11/12), dia akan mencampuri Departemen Kehakiman AS dalam perkara terhadap seorang eksekutif telekomunikasi China jika hal itu akan membantu menjamin perjanjian perdagangan dengan Beijing.

“Kalau saya pikir ini baik untuk negara, kalau saya pikir ini baik bagi apa yang tentunya perjanjian perdagangan terbesar dari apa yang pernah dibuat yang merupakan hal yang sangat penting dan bagus untuk keamanan nasional saya tentu akan mencampuri jika saya pikir perlu,” kata Trump dalam wawancara dengan Reuters di Ruang Oval.

Trump merasa optimistis akan membuat perjanjian perdagangan dengan Presiden China Xi Jinping sementara dua negara itu sedang berusaha kuat menyelesaikan perselisihan yang telah menyumbang baru-baru ini kepada penurunan pasar modal dan mengajukan pertanyaan mengenai apakah gejolak ekonomi menghantam presiden itu tahun depan.

Baca Juga : PBB: Dua Peluncur Rudal Ditemukan di Yaman, Diduga Dari Iran

Atas dasar permintaan otoritas AS, eksekutif Huawei Technologies Co. Meng Wanxhou ditangkap awal bulan ini di Vancouver atas tuduhan-tuduhan melanggar sanksi-sanksi AS terhadap Iran.

Penangkapan tersebut terjadi pada hari yang sama Trump dan Xi menyatakan gencatan senjata 90 hari dalam perang perdagangan mereka di konferensi tingkat tinggi di Buenos Aires.

Trump, yang menginginkan China membuka pasar-pasarnya bagi produk-produk buatan Amerika lagi dan menghentikan apa yang Washington sebut pencurian kekayaan intelektual, mengatakan dia masih harus berbicara dengan Xi mengenai kasus terhadap eksekutif Huawei tersebut.

Baca Juga : Kala UMKM Indonesia Berburu Peluang Pasar di Kamboja

Sumber: Antara
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Merdeka.com

Global

Rusdi Kirana Marah, Lion Air Batalkan Pesanan Pesawat ke Boeing?
Libur Nataru

Global

Libur Nataru, Kemenpan Larang Seluruh ASN Keluar Daerah
apahabar.com

Global

Indonesia-Taiwan Kerjasama Perlindungan Pekerja Migran

Global

Kenali 7 Gejala Terpapar Virus Corona Baru Inggris
apahabar.com

Global

PP 49/2018 Memungkinkan Angkat Honorer Melampaui Batas Usia
apahabar.com

Global

Iran Tahan 10 Tersangka Terindikasi Serangan Bom Bunuh Diri
Ilustrasi, Pemerintah Indonesia memberikan sejumlah bantuan ke Palestina. Foto-net

Global

Indonesia Bantu Rp7,1 M untuk Palestina
apahabar.com

Global

PM Belgia Mundur Setelah Muncul Mosi Tak Percaya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com