Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Cerita Sukses Trader Forex Banjarmasin, Modal Rp 15 Juta Berangkatkan Umrah Keluarga 3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa?

Tsunami Selat Sunda: Basarnas Kerahkan Pasukan Elit Evakuasi Korban

- Apahabar.com Minggu, 23 Desember 2018 - 22:03 WIB

Tsunami Selat Sunda: Basarnas Kerahkan Pasukan Elit Evakuasi Korban

Basarnas menerjunkan pasukan elit guna evakuasi korban pasca erupsi Krakatau dan naiknya pasang surut air laut di Selat Sunda. Foto-Basarnas.

apahabar.com, JAKARTA – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banten mengerahkan pasukan elit guna evakuasi korban tsunami di pantai Selat Sunda.

Sebanyak 10 personil Basarnas Special Group (BSG) dikerahkan menuju wilayah Banten untuk membantu proses evakuasi korban tsunami. Pengerahan BSG dirasa perlu mengingat terbatasnya jumlah personil Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten. Sejumlah peralatan sar air dan ekstrikasi lengkap dibawa para personil BSG guna mengevakuasi korban.

Baca Juga: Tak Ada Gempa, Menteri Basuki: Tsunami Selat Sunda Fenomena Langka

Tidak hanya BSG, personel Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Bandung, dan Bengkulu ikut disiapsiagakan jika sewaktu-waktu diperlukan tambahan personil di lapangan. Satu unit Helikopter Rescue (HR) Dauphin juga dikerahkan Basarnas untuk melakukan pencarian korban melalui udara.

Sementara itu Kantor Pencarian dan Pertolongan Lampung yang wilayah kerjanya juga terkena dampak tsunami ini juga melakukan proses evakuasi korban jiwa.

Hingga pukul 10.00 WIB Kantor Pencarian dan Pertolongan Lampung telah mengevakuasi 17 korban meninggal dunia dan sudah berada di Rumah Sakit Bob Bazaar.

Untuk jumlah korban jiwa di wilayah Banten sampai dengan saat ini masih proses pendataan, mengingat cukup luasnya wilayah yang terkena dampak tsunami tersebut.

Tsunami yang melanda wilayah Banten dan Bandung kemarin menimbulkan korban jiwa yang tidak sedikit. Basarnas menerima laporan kejadian ini dari semalam sempat mengalami kesulitan mengingat putusnya akses jalan menuju lokasi kejadian.

Korps berseragam oranye ini melansir update terbaru operasi pencarian sampai pukul 18.00 WIB di dua wilayah, yakni Banten dan Lampung; 222 orang meninggal dunia, 843 luka-luka, dan 30 orang masih hilang. Dari 222 MD rinciannya 121 orang di Banten dan 88 orang di lampung.

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Nasional

Alasan Mengapa Anak Perempuan Lebih Rentan Depresi Selama Pandemi
apahabar.com

Nasional

10 Ordo Tanah Dunia Ada di Indonesia
apahabar.com

Nasional

Berharap Program Inovasi Desa Berlanjut 5 Tahun ke Depan
apahabar.com

Nasional

Imbas Covid-19, Beragam Alasan Masyarakat Bidik Program Kartu Prakerja

Nasional

Erick Thohir Optimis Datangkan Vaksin Covid-19 di Akhir Tahun
apahabar.com

Nasional

Jokowi Teken Perpres Pembiayaan Infrastruktur
apahabar.com

Nasional

Nenek dan Kakek Ini Tolak Bantuan Beras, Alasannya Mulia
apahabar.com

Nasional

Jokowi Berterima Kasih kepada Masyarakat Natuna
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com