Viral Surat Cinta BPK untuk Masyarakat Setelah Insiden Maut di Lingkar Dalam Cuaca Hari Ini, Hujan Disertai Petir Mengintai Kalsel Ribuan Lahan Padi di Kalsel Terancam Kerdil dan Menguning, Dinas TPH: Jangan Panik Pukuli Korban Gegara Halangi Jalan, Supir Travel di Tanbu Ditangkap Aksi Skimming di Balikpapan: Klik Link WA, Saldo Belasan Juta Lenyap

Tumpukan Sampah di Sungai Martapura, Pengemudi Perahu Siap Turun Tangan

- Apahabar.com     Senin, 10 Desember 2018 - 14:47 WITA

apahabar.com, BANJARMASIN – Terhambatnya arus lalu lintas sungai di bawah Jembatan Antasari, menjadi pekerjaan tambahan bagi Pemerintah Kota Banjarmasin. Sudah dua hari kiriman sampah dari hulu sungai Martapura itu terjadi. Diperkirakan kiriman sampah akan terus bertambah.

Lima buah perahu mesin atau kelotok milik pengemudi perahu kandas. Sebabnya, tumpukan sampah plastik, dan eceng gondong tadi. Lahan pekerjaan yang memanfaatkan transportasi air ikut terhambat.

“Kalau tak ada gerakan dari dinas, kita arahkan kelompok pengemudi perahu untuk gotong royong membersihkan sampah,” terang Ketua Dermaga Kelotok Menara Pandang Banjarmasin, Syarbani, siang ini kepada apahabar.com.

Pria paruh baya 55 tahun itu berinsiatif untuk turun tangan mengatasi tumpukan sampah yang terjadi di salah satu sungai Martapura. Rencana mencuat setelah tidak adanya gerakan nyata dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjarmasin dalam mengatasi sampah sungai sampai kini. Namun insiatif pembersihan sampah sungai ini, katanya akan berlangsung saat debit air sungai tenang.

“Kita pantau kondisi air tenang dulu, perkiraan sore-lah,” ucapnya.

Dia menerangkan pekerjaan saling bantu membantu sering dilaksanakan saat kondisi sampah sungai datang setiap tahun pada musim hujan.

“Tidak sekali dua kali, tapi sering tiap tahun. Relawan pun bisa berasal dari aparat kepolisian,” katanya.

Salah satu pengemudi kapal, Abdul Haris menerangkan pengaruh pasang air sungai menjadi faktor utama penyebab datangnya kiriman sampah dari dua hari lalu. Oleh karena itu, rute jalur perahu yang mengarah ke sungai Kuin, sungai Andai, sungai Tarantang dan sungai Kelayan tidak bisa dilalui

“Sudah dua hari jalur air tersumbat. Dibersihkan sudah, tapi sampahnya datang lagi,” kata Abdul yang sudah 10 tahun melakoni pekerjaan taksi kapal.

Baca Juga: Sampah Ganggu Lalu Lintas Jalur Sungai

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Film Scandal 2021

Tak Berkategori

Wow! Film Scandal Terbaru, Libatkan Ibnu Jamil, Atiqah Hasiholan dan Maddy Slinger
apahabar.com

Tak Berkategori

Terseret Pergerakan Saham Asia, IHSG Hari Ini Diprediksi Melemah
Rupiah

Tak Berkategori

Mayoritas Mata Uang Kawasan Menguat, Rupiah Akhir Pekan Malah Melemah
apahabar.com

Tak Berkategori

Bos Hotel di Banjar Ramai-Ramai Minta Dibebaskan Pajak
apahabar.com

Tak Berkategori

Penyangga IKN, Cuncung: Hipmi Bisa Majukan UMKM Tanbu
apahabar.com

Tak Berkategori

Soal Lansia dan Penanggulangan Bencana, Ini Jawaban Bupati HSS
apahabar.com

Tak Berkategori

Di Koboy Kampus, Ricky Harun Jadi yang Paling Iseng
apahabar.com

Tak Berkategori

Melacak Kebenaran Hubungan Kiai Ma’ruf dengan Syekh Nawawi Al Bantani
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com