INNALILLAHI, Anggota TNI AL Ditemukan Membusuk di Indekos Banjarmasin Pembunuhan Wakar di Kelayan B Sudah Direncanakan, Pelaku Khilaf karena Luka Lama Debat Ke-2 Pilbup Tanbu: “Wakil Komitmen” HM Rusli Bikin Bingung Alpiya, Mila Karmila Speechless PN Martapura Putuskan Camat Aluh-Aluh Melanggar Netralitas ASN Kembali, Duta Zona Selatan Batola Memenangi Atak Diang

Ulama Al Azhar Mesir Kunjungi PBNU

- Apahabar.com Sabtu, 22 Desember 2018 - 07:30 WIB

Ulama Al Azhar Mesir Kunjungi PBNU

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menerima kunjungan kehormatan ulama Al-Azhar di Ruang Ketua Umum PBNU, Lantai 3 Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Jumat (21/12) sore. Foto-republika.co.id

apahabar.com, JAKARTA – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menerima kunjungan kehormatan ulama Al Azhar di Ruang Ketua Umum PBNU, Lantai 3 Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Jumat (21/12) sore.  Rombongan kunjungan terdiri atas Prof Dr Ibrahim Hudhud (mantan Rektor Al-Azhar) dan Wakil Rektor al-Azhar Prof Dr Aayrof Atiyah.

“Kami ucapkan selamat datang Prof Dr Ibrahim Hudhud dan Prof Dr Aayrof Atiyah. Al-Azhar adalah gudang ulama. Kiblat ilmu Islam. Kami optimis Islam dihormati, dihargai, dan semakin jaya dengan keberadaan Al Azhar,” kata Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj.

Dalam siaran pers yang diterima, Jumat (21/10), keduanya terlibat percakapan dunia Islam di Indonesia dan di Timur Tengah. Mereka prihatin atas kekerasan dan gerakan intoleran yang terjadi di tengah umat Islam.

Ibrahim Hudhud mengatakan bahwa Islam membawa perdamaian dan persatuan di tengah perbedaan. Islam tidak mengajarkan saling mencaci maki karena perbedaan, termasuk perbedaan agama.

“Islam agama islah, memakmurkan, bukan meruntuhkan, tidak menumpahkan darah, dan menebang pohon. Islam tidak meruntuhkan gereja-geraja. Ketika Amr bin Ash menjadi Gubernur Mesir di zaman Khalifah Umar RA tidak ada gereja yang diruntuhkan,” kata Ibrahim Hudhud.

Di sela kunjungan, Ustaz Ajat menyampaikan bahwa hubungan NU dan Al-Azhar sangat baik. Bahkan kini NU telah mengirimkan 30 pelajar untuk dididik di Al-Azhar.

“Yang dai sebanyak 50 orang akan berangkat Januari 2019 untuk kursus dua bulan di Al-Azhar sebagai tindak lanjut kunjungan Syekh Al-Azhar beberapa waktu lau di PBNU,” kata Ajat.

Dalam pertemuan itu, Kiai Said Aqil Siroj didampingi Katib Aam PBNU KH Yahya C Staquf, Sekjen PBNU Helmy Faishal, Ketua PBNU KH Abdul Mannan Ghani, Ketua PBNU Hanif Saha Ghafur, Wasekjen PBNU Imam Pituduh, Wasekjen PP ISNU, M Sofwan Erce, dan Ketua PP LAZISNU Ajat Sudrajat.

Sumber: Republika.co.id

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Habar

Prof Nizar Ali Dilantik Jadi Sekjen Kemenag
apahabar.com

Religi

Kesultanan Banjar, Makmur dan Sejahtera dengan Syariat Islam
apahabar.com

Hikmah

Rasululullah SAW Khawatir Umat Islam Memiliki 4 Penyakit Ini
apahabar.com

Religi

Ikuti Jejak Rasulullah, Tidak Bernapas di Gelas Saat Minum
apahabar.com

Habar

Ponpes Darussalam Memulai Tahun Ajaran Baru Tepat di Hari Istimewa
apahabar.com

Hikmah

Percakapan Menarik Kakek Rasulullah SAW dan Abrahah yang Ingin Menghancurkan Kakbah
Ibadah Malam Nisfu Syakban di Masjid Ditiadakan, Warga Diimbau Patuhi Keputusan

Habar

Ibadah Malam Nisfu Syakban di Masjid Ditiadakan, Warga Diimbau Patuhi Keputusan
apahabar.com

Habar

Jelang Hari Raya di Tengah Pandemi, MUI Beberkan Cara Salat Idul Fitri di Rumah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com