Perhatian! PT KPP Rantau Ngutang Pajak Alat Berat Rp 1,8 M Warung Jablay di HSS Meresahkan, MUI Ngadu ke DPRD Jelang Pencoblosan, Warga Kalsel Diimbau Jangan Telan Mentah-Mentah Berita Medsos Disbudpar Banjarmasin Rilis Dua Wisata Baru, Cek Lokasinya Otsus Jilid Dua, Semangat Baru Pembangunan Papua

Update Korban Tsunami Selat Sunda: 429 Orang Meninggal

- Apahabar.com Selasa, 25 Desember 2018 - 15:31 WIB

Update Korban Tsunami Selat Sunda: 429 Orang Meninggal

Kerusakan bangunan dampak tsunami Selat Sunda. Foto-BNPD

apahabar.com, JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan, korban meninggal akibat tsunami di Selat Sunda terus bertambah. Data terbaru pada Selasa (25/12/2018) pukul 13.00 WIB menyatakan, korban meninggal berjumlah 429 orang.

“429 orang meninggal, 1.485 luka-luka, 154 hilang,” ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho saat konferensi pers di Kantor BNPB, Jakarta, Selasa.

Sutopo juga menyampaikan, 16.082 orang mengungsi akibat tsunami. Korban meninggal terdapat di wilayah Pandeglang, Serang, Lampung Selatan, Pesawaran, dan Tanggamus.

Sutopo menyatakan, dari data terbaru akibat tsunami disebutkan 882 unit rumah rusak, 73 penginapan rusak, 60 warung rusak, 434 perahu dan kapal rusak, 24 kendaraan roda empat rusak, 41 kendaraan roda 2 rusak, 1 dermaga rusak, dan 1 shelter rusak.

Baca Juga: Tsunami Selat Sunda, Alfamart Kirim Bantuan Secara Bertahap

Sementara itu, TNI mengerahkan kapal untuk membantu pencarian korban tsunami di Selat Sunda. Penyisiran dilakukan dari wilayah Carita sampai dengan wilayah Sumur bagian selatan, Banten.

“KRI Torani menyisir wilayah laut dari Labuhan sampai dengan Sumur bagian selatan, untuk menyisir sepanjang pantai untuk menemukan kemungkinan korban yang berada di laut,” ujar Kapendam III Siliwangi Kolonel Arh Hasto Respatyo melalui pesan singkat kepada Liputan6.com, Selasa (25/12/2018).

Tak hanya KRI Torani, TNI Angkatan Laut juga mengerahkan kapal KAL Sanca-815 dari Lantamal III Jakarta, dan dua KAL lainnya dari Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Banten, serta prajurit untuk membantu penanganan korban tsunami Selat Sunda, Minggu 23 Desember 2018.

TNI AL juga mempersiapkan KRI Teluk Cirebon-543 untuk dikerahkan ke lokasi bencana. Hal tersebut disampaikan Kadispenal Laksamana Pertama TNI Mohammad Zaenal dalam siaran pers.

“TNI AL mengerahkan sejumlah kapal dan prajurit ke lokasi terdampak tsunami sebagai reaksi awal penanggulangan bencana tersebut,” kata dia seperti dilansir Antara.

Baca Juga: Harapan Indah untuk Menikah Pupus Akibat Kekasih Diterjang Tsunami

Sumber: Liputan6.com
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Polisi Klaim Situasi di Papua Barat Berangsur Kondusif
apahabar.com

Nasional

Jokowi Presiden Paling Populer di Dunia
apahabar.com

Nasional

Diduga Terlibat Jaringan Teroris, Densus Ringkus Dokter di Bekasi

Nasional

Jangan Bingung, Begini Cara Mudah Investasi Bagi Kalian Generasi Milenial
apahabar.com

Nasional

Di Banjarmasin, Wiranto Bantah Pernyataan Prabowo ‘Asal Bapak Senang’
apahabar.com

Nasional

Korban Banjir Sentani Jadi 79 Jiwa, Ribuan Warga Mengungsi
apahabar.com

Nasional

Kemenhub Larang Penerbangan ke Wuhan China
apahabar.com

Nasional

Kejar KKB di Papua, 2 Anggota TNI Tertembak
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com