BREAKING! Jokowi Tiba di Kalsel, Langsung Blusukan Bagi Sembako Hujan Deras, Ribuan Korban Banjir Nantikan Kedatangan Jokowi di SDL Geger! Kakek Tak Bernyawa di Bak Truk Trisaksti Banjarmasin Yuk Nyumbang, Razi Sudah Relakan Pakaiannya untuk Korban Banjir Kalsel Ribuan Warga Terdampak Banjir Mengungsi di Masjid Al-Karomah Martapura

Wah! DKI Raih Tiga Penghargaan Hari Antikorupsi Sedunia

- Apahabar.com Rabu, 5 Desember 2018 - 23:00 WIB

Wah! DKI Raih Tiga Penghargaan Hari Antikorupsi Sedunia

Ilustrasi harianti korupsi sedunia. Foto/inilahsultra.com

apakabar.com, JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berhasil meraih tiga penghargaan dalam Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia 2018 dari lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Rabu (5/12).

Tiga kategori penghargaan tersebut antara lain penerapan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negera (LHKPN) terbaik 2018, Pemerintah Daerah dengan nilai gratifikasi terbesar yang ditetapkan menjadi milik negara 2018 dan Pemerintah Daerah dengan sistem pengendalian gratifikasi terbaik 2018.

“Ini adalah kerja kolektif Pemprov DKI karena begitu sampai di LHKPN ini dikerjakan semuanya dan alhamdulillah kita dapatkan yang terbaik di level provinsi seluruh Indonesia,” kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan usai menerima penghargaan.

Anies pun membagikan alasan Pemprov DKI Jakarta dapat memenangkan ketiga penghargaan itu, di antaranya ada unit pro aktif yang menyosialisasikan mengenai gratifikasi dan pelaporan keuangan.

“Di inspektorat ada unit khusus yang mengelola gratifikasi dan unit ini secara pro aktif menyosialisasikam kepada semua jajaran SKPD apa-apa yg menjadi perhatian dalam gratifikasi,” ucapnya.

Anies menyebut hal tersebut merupakan bukti bahwa Pemprov DKI Jakarta berhasil menumbuhkan kesadaran jajarannya untuk terbebas dari jerat korupsi, terlebih laporan yang masuk sebesar Rp23 miliar dari 300 laporan.

“Ini menunjukkan di jajaran Pemprov DKI ada kesadaran yang tinggi untuk melaporkan dan membebaskan diri dari praktek korupsi,” tuturnya.

Selain itu, Anies juga menjelaskan ada keterlibatan warga dalam hal pengendalian korupsi di antaranya terkait dengan hadirnya aplikasi Sistem Pengaduan Terpadu (SIPADU).

“Ada komponen penting, kita punya aplikasi Sipadu, bila masyarakat menemukan praktik korupsi yang dilakukan jajaran pemprov, mereka bisa lapor,” ucap Anies.

Sumber : Antara

Editor : Aprianoor

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Jokowi Perintahkan Revitalisasi BUMDes
apahabar.com

Nasional

Kasihan, Kaki Harimau Sumatra Terancam Amputasi
apahabar.com

Nasional

157 Pegawai KPK Mengundurkan Diri dari 2016 Sampai September 2020
apahabar.com

Nasional

Alasan ULM Beri Gelar Warga Belanda Doktor Kehormatan

Nasional

‘Tak Sengaja’ Bunuh Harimau Bunting, Halawa Dihukum 3 Tahun Penjara Plus Denda Rp100 Juta
apahabar.com

Nasional

Sudah Masuk Masa Tenang Pemilu 2019, Apa Saja yang Dilarang?
Edhy Prabowo

Nasional

Menteri KKP Edhy Prabowo Ditangkap KPK, Intip Harta Kekayaannya
apahabar.com

Hukum

Ini Ancaman Hukuman Terhadap Pelaku Penusukan Syekh Ali Jaber
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com