Idulfitri 1442 Hijriah, Ratusan Napi di Barabai Diganjar Remisi Salat Id, Jemaah Masjid Agung Al-Falah Tanbu Doakan Covid-19 Cepat Lenyap Khotbah Salat Id di Masjid Al-Jihad Banjarmasin: Ancaman Budaya Jahiliah & Doa untuk Palestina Longsor Maut Batu Bini HSS, Tim SAR Terpaksa Hentikan Pencarian Cuaca Kalsel Hari Pertama Lebaran, Simak Prediksi BMKG….

Wah! DKI Raih Tiga Penghargaan Hari Antikorupsi Sedunia

- Apahabar.com Rabu, 5 Desember 2018 - 23:00 WIB

Wah! DKI Raih Tiga Penghargaan Hari Antikorupsi Sedunia

Ilustrasi harianti korupsi sedunia. Foto/inilahsultra.com

apakabar.com, JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berhasil meraih tiga penghargaan dalam Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia 2018 dari lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Rabu (5/12).

Tiga kategori penghargaan tersebut antara lain penerapan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negera (LHKPN) terbaik 2018, Pemerintah Daerah dengan nilai gratifikasi terbesar yang ditetapkan menjadi milik negara 2018 dan Pemerintah Daerah dengan sistem pengendalian gratifikasi terbaik 2018.

“Ini adalah kerja kolektif Pemprov DKI karena begitu sampai di LHKPN ini dikerjakan semuanya dan alhamdulillah kita dapatkan yang terbaik di level provinsi seluruh Indonesia,” kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan usai menerima penghargaan.

Anies pun membagikan alasan Pemprov DKI Jakarta dapat memenangkan ketiga penghargaan itu, di antaranya ada unit pro aktif yang menyosialisasikan mengenai gratifikasi dan pelaporan keuangan.

“Di inspektorat ada unit khusus yang mengelola gratifikasi dan unit ini secara pro aktif menyosialisasikam kepada semua jajaran SKPD apa-apa yg menjadi perhatian dalam gratifikasi,” ucapnya.

Anies menyebut hal tersebut merupakan bukti bahwa Pemprov DKI Jakarta berhasil menumbuhkan kesadaran jajarannya untuk terbebas dari jerat korupsi, terlebih laporan yang masuk sebesar Rp23 miliar dari 300 laporan.

“Ini menunjukkan di jajaran Pemprov DKI ada kesadaran yang tinggi untuk melaporkan dan membebaskan diri dari praktek korupsi,” tuturnya.

Selain itu, Anies juga menjelaskan ada keterlibatan warga dalam hal pengendalian korupsi di antaranya terkait dengan hadirnya aplikasi Sistem Pengaduan Terpadu (SIPADU).

“Ada komponen penting, kita punya aplikasi Sipadu, bila masyarakat menemukan praktik korupsi yang dilakukan jajaran pemprov, mereka bisa lapor,” ucap Anies.

Sumber : Antara

Editor : Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Hadiri Rakor, Paman Birin: HPN 2020 Harus Benar-benar Membawa Manfaat untuk Masyarakat
1812

Nasional

Massa Aksi 1812 Ricuh, Simpatisan Habib Rizieq Shihab Ditangkap
Presiden Jokowi. Foto-Ist

Nasional

Jokowi Teken Perpres Baru tentang Badan Siber dan Sandi Negara
apahabar.com

Nasional

KBRI Beijing Pulangkan 40 Korban Kasus Pengantin Pesanan
apahabar.com

Nasional

Anggota DPR RI Minta Kemhan Pertimbangkan Matang Pembelian Typhoon
Bom Bunuh Diri

Nasional

Saksi Mata Duga Pelaku Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar Perempuan
apahabar.com

Nasional

Alami Gizi Buruk, Balita di Jepara Ini Butuh Bantuan
apahabar.com

Nasional

JMSI Aceh Minta Polda Aceh Bebaskan Dedi Iskandar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com