Mahasiswanya Positif Covid-19, Kampus FISIP ULM Banjarmasin Lockdown Selama Sepekan Larang Anggota Fraksi ke Luar Daerah, Golkar Targetkan Kemenangan BirinMu 70 Persen Sembuh dari Covid-19, Sugianto Hadir di Kampanye Penutup Jelang Pencoblosan, Ratusan Anggota Fraksi Golkar Se-Kalsel Siap Awasi Money Politics Aduuuuuuuuuh ai, Viral Bocah di Tapin Ngamuk-Buang Motor Saat Ditilang Polisi

Wali Kota Tandatangani SK Penutupan Lokalisasi KD di Kupang

- Apahabar.com Selasa, 25 Desember 2018 - 13:09 WIB

Wali Kota Tandatangani SK Penutupan Lokalisasi KD di Kupang

Para pekerja seks komersial (PSK) di lokalisasi Karang Dempel (KD) menuntut penundaan penutupan lokalisasi tersebut yang direncanakan Wali Kota Kupang mulai 1 Januari 2019. Foto-Antara

apahabar.com, KUPANG – Wali Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Jefri Riwu Kore mengatakan telah menandatangani Surat Keputusan (SK) penutupan lokalisasi Karang Dempel (KD) di Kelurahan Alak, Kecamatan Alak dari aktifitas prostitusi.

“Penutupan lokalisasi KD tetap dilakukan pada 1 Januari 2019. Keputusan penutupan lokalisasi itu sudah final,” katanya di Kupang seperti dilansir dari Antara, Selasa (25/12).

Ia menyebutan hal itu terkait penutupan KD yang menjadi lokalisasi terbesar di provinsi berbasis kepulauan ini.

Baca Juga: 475 Napi di Jabar Dapat Remisi Natal, 7 Orang Bebas

Ia menjelaskan, SK nomor 176/KEP/HK/2018 tentang penutupan lokalisasi KD yang dihuni lebih dari 300 orang pekerja sex itu mulai berlaku 1 Januari 2019.

Pemerintah Kota Kupang, tambah Jefri akan memfasilitasi pemulangan para PSK ke daerah asalnya dengan biaya pemulangan ditangung pemerintah.

Selain itu, kata mantan anggota DPR-RI dari Partai Demokrat itu, pemerintah Kota Kupang juga akan memberikan bantuan modal usaha sebesar Rp5 juta/orang sebagai biaya alih profesi bagi para pekerja seks komersial dari lokalisasi KD.

“Dana bantuan modal usaha itu akan direalisasikan setelah para PSK tiba di kampung halamannya masing-masing,” tegas Jefri.

Penutupan KD sebagai upaya pemerintah Kota Kupang dalam mewudjukan ibu kota provinsi NTT yang bebas dari aktifitas lokalisasi prostitusi.

Baca Juga: Ketua KPU Bicara Alasan Pemilihan Kotak Kardus Ketimbang Aluminium

Sumber : Antara
Editor : Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Polisi Bekasi Pastikan Hanya 1 Terduga Teroris yang Tewas
apahabar.com

Nasional

Tinjau Lokasi Ibu Kota Negara Baru, Jokowi Belum Tentukan di Mana Bangun Istana
apahabar.com

Nasional

475 Napi di Jabar Dapat Remisi Natal, 7 Orang Bebas
apahabar.com

Nasional

Update Covid-19 di Indonesia: 2.956 Positif, 222 Sembuh, 240 Meninggal
apahabar.com

Nasional

Khofifah Kaget Terkait Tudingan Romi Soal Kakanwil Jatim
apahabar.com

Nasional

Caketum BPP HIPMI Mardani H Maming, Langkah Awal Bangkitnya Tokoh Banua di Kancah Nasional
apahabar.com

Nasional

Pemindahan Ibu Kota ke Kalimantan Bakal Geser Dominasi Sektor Tambang?
apahabar.com

Nasional

Salah Identifikasi Jasad, Pasien Covid-19 Ternyata Masih Hidup
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com