3 Kali Diskor, Sidang Perdana Netralitas ASN Camat Aluh Aluh Berlangsung hingga Malam Sisa 85 Hari Jadi Bupati, Sudian Noor Doyan Bikin Kebijakan Kontroversial Diam-Diam, Adaro Kepincut Proyek Coal to Methanol di Kotabaru, Apa Kata Dewan? Kubah Datu Kelampaian Kembali Ditutup, Simak Penjelasan Zuriyat Gelapkan Penjualan Motor, Supervisor Marketing PT NSS Tabalong Diamankan Polisi

Wanita Penilap Duit Dealer Rp 5 M Menangis Divonis 4 Tahun

- Apahabar.com Senin, 3 Desember 2018 - 19:51 WIB

Wanita Penilap Duit Dealer Rp 5 M Menangis Divonis 4 Tahun

Dua terdakwa kasus penggelapan dana kas dealer Surya Motor senilai Rp5 miliar divonis 4 tahun 8 Bulan. apahabar.com/Eddy

apahabar.com, BANJARMASIN– Rellyana alias Yana diganjar hukuman 4 tahun 8 bulan oleh hakim Pengadilan Negeri (PN) Banjarmasin. Ia terbukti menggelapkan dana pajak bea balik nama jenis satu (BBN-1) milik Dealer Surya Motor Martapura. Atas ulah Yana, dealer itu mencatatkan kerugian senilai Rp5 miliar. Yana langsung menangis begitu hakim membacakan keputusan tersebut.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Rellyana dengan pidana penjara selama 4 tahun 8 bulan,” ujar Ketua Majelis Hakim Eddy Cahyono, sore tadi.

Yana, mantan Kepala Administrasi Dealer Surya Motor Martapura itu dinyatakan terbukti melanggar Pasal 374 KUHP jo 55 ayat (1) ke-1 jo pasal 64 ayat (1) ke-1 lantas menangis mendengar putusan itu.

Dalam pertimbangan tuntutannya, perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah yang sedang berupaya memberantas tindak pidana korupsi sebagai hal yang memberatkan.

“Hal-hal yang meringankan terdakwa tidak belum pernah dihukum. Terdakwa bersikap sopan dan tidak mempersulit persidangan,” ujarnya.

Hal yang sama juga diterima dua rekan Yana. Dalam berkas terpisah, Mitta Meilyani alias Mita dan Intan Adriani diganjar oleh hakim 4 tahun 8 bulan penjara atas kasus yang sama.

Vonis tersebut lebih rendah dibandingkan tuntutan yang diberikan JPU Kejati Kalsel Ira Dwi Purbasari yakni hukuman penjara 4 tahun 10 bulan.

Suasana ruang sidang berubah haru seusai Ketua Majelis Hakim resmi menutup jalannya persidangan. Pihak keluarga yang setia mengikuti persidangan langsung berteriak banding.

Mereka tak percaya atas putusan itu. Di mata keluarga, Yana dikenal anak baik. Ia kebanggaan orang tuanya.

Mereka menduga Rellyana dijebak oknum dan dua rekannya yang juga dijadikan terdakwa oleh jaksa.

Menanggapi putusan tersebut, penasehat hukum terdakwa Rellyana, Layon Sari menegaskan segera mengajukan banding. Meski Jaksa Penuntut Umum menyatakan pikir-pikir.

“Kami menyatakan banding karena dianggap tidak sesuai. Nantinya saya akan urai kebenaran dalam materinya,” singkatnya kepada apahabar.com usai sidang.

Reporter: Apc01
Editor: Fariz

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Nyaru Sebagai Pembeli Sabu-sabu, Ditresnarkoba Polda Kalsel Tangkap 3 Pria Banjarmasin
apahabar.com

Hukum

Hanya 2 Hari Perburuan, Polres HSU Sukses Tangkap Pelaku Pencuri Motor
apahabar.com

Hukum

Korban Pria Berkelainan Seks di Seruyan Diduga Tak Hanya Anak SD
apahabar.com

Hukum

Lama Buron, Pembobol Toko Ponsel di Barabai Akhirnya Diringkus Polisi
apahabar.com

Hukum

Penyidikan Kasus Gunawan Jusuf Tetap Berjalan
apahabar.com

Hukum

Sukses Gasak Harta Ratusan Juta, Dua Pencurian di Banjarmasin Barat Kini Ditangkap
apahabar.com

Hukum

Kapolsek Banjarbaru Obok-Obok Eks Pembatuan, Ratusan Miras Disita
apahabar.com

Hukum

Sopir di Banjarmasin Terciduk Simpan Sabu Dalam Rokok
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com