Sengketa Kepemilikan Kampus Achmad Yani, Gugatan Adik Berlanjut di PN Banjarmasin Magrib, Mayat di Jembatan Kayu Tangi Gegerkan Warga Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin: Waktu Belajar Dipangkas, Sehari Hanya 5 Jam Sehari Jelang Penutupan, Pendaftar BLT UMKM di Batola Capai 5.000 Orang Pencuri Hp Rosehan Diciduk Polisi, Ini Dalih Tersangka

Wisatawan Waspadai Gelombang Tinggi di Yogyakarta

- Apahabar.com Minggu, 30 Desember 2018 - 12:41 WIB

Wisatawan Waspadai Gelombang Tinggi di Yogyakarta

Ilustrasi gelombang tinggi laut. Foto-Okezone

apahabar.com, YOGYAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta meminta wisatawan mewaspadai gelombang laut di pesisir selatan Yogyakarta yang diperkirakan mencapai 3,0 sampai 4,0 meter, Senin 31 Desember 2018.

“Wisatawan agar berhati-hati jangan terlalu dekat dengan pantai apabila merayakan tahun baru mengingat gelombang dan kecepatan angin cukup tinggi di pantai selatan,” kata Kepala Kelompok Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Yogyakarta, Djoko Budiono di Yogyakarta, Minggu (30/12/2018).

Baca Juga: Tips Belanja Lebih Bijak Saat Musim Promo

Ia mengatakan, sesuai hasil pantauan cuaca di Samudera Hindia (selatan Bali dan utara Australia) gelombang tinggi tersebut dipicu munculnya daerah tekanan rendah (low pressure). Dampak dari tekanan udara rendah itu, kata dia, kemudian memicu penguatan kecepatan angin di selatan Yogyakarta. Kecepatan angin di selatan Yogyakarta mencapai 15-20 knot (28 -36 km per jam).

“Kondisi ini yang memicu munculnya angin kencang dalam beberapa hari ini di wilayah Yogyakarta. Angin kencang yang bersumber dari selatan Yogyakarta (Samudera Hindia) ini yang memicu gelombang laut menjadi tinggi,” kata dia.

Selain gelombang tinggi, menurut dia, wisatawan juga perlu mewaspadai potensi hujan sedang dan lebat angin kencang pada siang hingga sore hari di wilayah Sleman bagian Utara, dan Gunung Kidul bagian Utara.

“Demikian juga bagi warga yang merayakan tahun baru di tempat lain agar bisa menjaga kesehatan dengan memakai jaket, mantel, ataupun payung mengingat suhu udara malam hari bisa berkisar 23 hingga 24 celcius serta angin cukup kencang,” pungkasnya.

Baca Juga: Waspadai Potensi Angin Kencang di Jakarta

Sumber : Okenews
Editor : Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Tanggapi Video Sandera WNI Menangis, Kemlu Upayakan Pembebasan
apahabar.com

Nasional

Kementerian Ketenagakerjaan Alokasikan Bantuan Subsidi Upah Rp 37,7 triliun
apahabar.com

Nasional

Menkominfo Siapkan Informasi Lawan Kabar Hoaks Virus Corona
apahabar.com

Nasional

Dukung Program Ketahanan Pangan di Kalteng, Jokowi Tugaskan 3 Menteri
apahabar.com

Nasional

Asal-usul Berlian 70 Karat Banjarmasin yang Dirampas Belanda dari Kesultanan Banjar
apahabar.com

Nasional

Banjir di Mahakam Ulu Berangsur Surut
apahabar.com

Nasional

Gus Muwafiq Klarifikasi Ceramah yang Dianggap Hina Rasulullah
apahabar.com

Nasional

Tambah 2 Heli, BPBD Kalsel Siap Atasi Puncak Karhutla
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com