Naik, Harga Elpiji Kalsel Diklaim Termurah Se-Kalimantan Megaproyek Gedung Baru DPRD Banjarmasin, Ibnu Sina Buka Suara Lagi, Danau Eks Tambang di Banjar Renggut Korban Jiwa Ironi Gedung Baru DPRD: Orang Miskin di Banjarmasin Makin Banyak Blak-blakan Ibnu Sina Bicara Konsep IKN Nusantara: Jangan Oligarkis & Ngutang

Yenny Wahid Unjuk Gagasan Perdamaian di Dubai

- Apahabar.com     Sabtu, 8 Desember 2018 - 08:30 WITA

Yenny Wahid Unjuk Gagasan Perdamaian di Dubai

Yenny Wahid (tengah) dalam forum perdamaian di Dubai. Foto - Antara

apahabar.com, JAKARTA – Putri Presiden RI keempat KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Yenny Wahid menyampaikan pesan dan gagasannya tentang perdamaian saat didaulat menjadi salah satu pembicara dalam Forum Perdamaian di Dunia Islam di Dubai pada 5-7 Desember 2018.

Yenny diundang dalam forum Dubai atas konsistensinya mengampanyekan perdamaian. “Saat ini fokus saya membangun jaringan internasional untuk kampanye perdamaian. Alhamdulillah kami mulai mendapat pengakuan dari lembaga-lembaga dunia,” kata Yenny dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat.

Dalam forum Dubai yang bertujuan membangun kerja sama internasional dalam upaya memastikan perdamaian dunia itu, Yenny memaparkan program bernama Desa Damai, yang bertujuan memberikan tingkat harapan hidup lebih besar dan lebih tinggi.

Yenny juga menjelaskan bagaimana dirinya mempromosikan perdamaian dunia kepada kalangan Muslim, serta pentingnya membangun aliansi diantara berbagai peradaban, antarkebudayaan dan antar-agama.

“Para ulama di sini sepakat bahwa tidak ada gunanya bertikai soal agama. Terutama dari sudut pandang teologi. Justru kita harus mencari titik temu antar-agama,” ujar Yenny.

Sebelumnya, Yenny melalui lembaga yang didirikannya, Wahid Foundation, telah menjalin kerja sama dengan PBB guna menjalankan program Perempuan Untuk Perdamaian. Yenny pada 2017 juga menjadi perwakilan Indonesia dalam pembentukan dewan toleransi dan perdamaian global di Pulau Malta.

Dalam pembentukan dewan tersebut Yenny hadir mewakili Indoensia bersama perwakilan tujuh negara lainnya antara lain AS, Mesir, UEA.

Menurut Yenny, ketertarikan dunia internasional untuk mengundangnya sebagai pembicara dalam forum perdamaian tidak terlepas dari aktivitasnya bersama Nahdlatul Ulama yang merupakan organisasi Islam dengan keanggotaan mencapai 80 juta jiwa.

Yenny dinilai mampu bekerja mempromosikan perdamaian hingga akar rumput, pemberdayaan perempuan termarjinalisasi.

 

Sumber: Antara

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Tak Berkategori

Diganjar Remisi, Napi Lapas Barabai Sujud Syukur
apahabar.com

Tak Berkategori

Kondisi Banjarmasin Pasca Supersemar (1), ‘Petinggi’ PKI Dihukum Mati
apahabar.com

Tak Berkategori

Seniman Kontemporer Indonesia Pamer Karya di Bulgaria
Jasad Mengapung

Tak Berkategori

Jasad Mengapung di Perairan Kotabaru Dipastikan Pegawai Kejaksaan Balikpapan
apahabar.com

Tak Berkategori

Petani Karet di Kalimantan Selatan Masih Enggan Gabung ke UPPB
apahabar.com

Tak Berkategori

Mayat Tanpa Kepala di Kotabaru, Polisi: Pelaku Tidak Tunggal

Tak Berkategori

PWI Apresiasi Aksi Cepat Polri Tangkap Pembunuh Wartawan di Sulbar

Tak Berkategori

BBPPKS Banjarmasin Klarifikasi Duduk Perkara Geramnya Mensos Risma
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com