Update Covid RI 15 Oktober, Kalsel Sembilan Terbawah, Jakarta Teratas PDIP Pamer Jago Capres 2024: Puan, Ganjar hingga Mardani H Maming KPK Tinggalkan Markas Brimob Tabalong, Penyidikan Berlanjut Acil Pasar Terapung Siap-Siap, Siring Piere Tendean Bakal Dibuka Lagi! OTT Amuntai, Enam Mobil Tiba di Brimob Tabalong

Zondy Kaunang Rilis Album Solo Bertajuk Cosmic

- Apahabar.com     Selasa, 25 Desember 2018 - 22:22 WITA

Zondy Kaunang Rilis Album Solo Bertajuk Cosmic

Zondy Kaunang. Foto-net

apahabar.com, JAKARTA – Zondy Kaunang yang juga dikenal sebagai bassis grup band Grassrock merilis album solo instrumental pertamanya bertajuk “Cosmic”.

Album instrumental ini dikemas dengan sajian musik berbeda dibandingkan dengan album serupa lainnya.

“Album Cosmic ini adalah album instrumental solo bass saya. Dengan nuansa musik yang sedikit berbeda dari kebanyakan musik instrumental bass. Ide awal album ini adalah intinya ingin mengabadikan karya musik sendiri, dan ingin bereksperimen dengan permainan bass saya, dengan sound-sound bass yang unik dan tidak lazim,” kata Zondy Kaunang dalam keterangan resmi yang diterima Antara, Selasa.

Keponakan musisi legendaris Arthur Kaunang ini mengaku menggarap album “Cosmic” selama setahun. Seluruh proses pengerjaan album ini dilakukan sendiri olehnya. Kesibukannya sebagai bassis Grassrock membuat proses pengerjaan album sedikit lebih lama.

“Proses rekamannya dikerjakan di sela-sela kesibukan saya manggung, lama proses pengerjaannya bervariasi dengan waktu yang melompat-lompat alias prosesnya mencicil antar-lagu. Untuk proses mixing-nya saya kerjakan sendiri. Sementara untuk mastering dilakukan oleh orang lain,” ujarnya.

Pemilihan “Cosmic” sebagai judul album rupanya memiliki alasan tersendiri.

Menurutnya, judul itu sesuai dengan tema musik dalam album ini yakni bernuansa futuristik atau space.

“Karena saya juga suka dengan hal-hal yang futuristik dan berhubungan dengan luar angkasa. Cosmic sendiri mempunyai arti segala sesuatu yang berhubungan dengan alam semesta,” tutur Zondy.

Zondy juga banyak melakukan eksperimen di album ini. Dia menggunakan sound-sound spacey dan futuristik yang dihasilkan dari bass maupun synth. Salah satu lagunya yang berjudul “Supersonik” menggunakan sound hybrid yang menyerupai suara gotar dan keyboard, sehingga menciptakan nuansa yang unik.

“Saya suka bereksperimen dengan sound-sound effect bas yang unik. Hampir di setiap lagu saya memberikan efek-efek unik pada bass seperti delay, synht, modulation dan lain-lalain-lain,” kata Zondy.

Zondy juga mengajak bassis ternama Indonesia, Franky Sadikin untuk ikut berkolaborasi dalam lagu Planet Groove . Kala itu, Franky sempat mendengarkan demo lagu yang diberikannya. Franky pun tertarik untuk ikut dalam album ini.

“Mengapa (Frankly Sadikin) dipilih karena saya memangmengenal beliau, dan beliau dengan senang hati ikut menyumbangkan permainan bassnya setelah mendengarkan demo lagu saya,” tutupnya.

Sumber : Antara
Editor : Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Guruh Gipsy

Musik

Album Terbaik Sepanjang Masa: Guruh Gipsy, Fenomenal dan Eksperimental
apahabar.com

Musik

Bawakan “Kirana” dan “Separuh Nafas”, Dewa 19 Disambut Standing Ovation
apahabar.com

Musik

Abaikan Kasus Kekerasan, Goo Hara Pilih Jumpa Fans
apahabar.com

Musik

6 Hari Dirilis, “Menghapus Jejakmu” Versi BCL Tembus 10 Juta View
apahabar.com

Musik

Datang Ke Banjarmasin, Virzha Cari Jodoh
apahabar.com

Musik

Tepati Janji, Ed Sheeran Gelar Konser di Jakarta
apahabar.com

Musik

Sidang Cerai Perdana Gading Marten dan Gisel Digelar Hari Ini
apahabar.com

Musik

Tempuh Jalur Indie, UniQly Rilis Single “Kuingin Mendengarmu”
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com