Resmi, Hakim Vonis Pemilik Gudang Sabu di Banjarmasin Penjara Seumur Hidup! Remaja Korban Tabrakan di Tabalong Akhirnya Diamputasi, Keluarga Pilih Ikhlas Periksa 16 Mahasiswa, Polisi Terbitkan SPDP untuk Korwil BEM Kalsel Dapat Lampu Hijau, SMA di Kalsel Belum Berani Buka Sekolah Netizen Gagal Paham Soal Bingkisan SHM-MAR, Bawaslu: Sarung Boleh

2.000 Atlet Ikuti Kejurnas Pencak Silat JSOC 2019

- Apahabar.com Jumat, 18 Januari 2019 - 22:09 WIB

2.000 Atlet Ikuti Kejurnas Pencak Silat JSOC 2019

Peserta kejuaraan nasional pencak silat JOSC 2019, Nurfaizi Dzikrillah usai meraih medali perak, Jumat (18/01). Foto-apahabar.com/ Badri

apahabar.com, JAKARTA – Sebanyak 2.000 pesilat muda mengikuti Kejuaraan Nasional Pencak Silat, di GOR Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Kegiatan yang berlangsung mulai Jumat (18/1) hingga Minggu (20/1) digelar untuk memperebutkan piala Wali Kota Jakarta Selatan.

Kejuaraan yang dikemas dalam Jakarta Selatan Open Challenge (JOSC) 2019 ini diprakarsai oleh IPSI Jakarta Selatan dan Satria Putra. Kejuaraan ini untuk kategori SD, SMP, SMA, mahasiswa, dan umum. Tema kegiatan ini adalah melestarikan pencak silat sebagai budaya asli Indonesia yang membentuk generasi muda berprestasi.

Baca Juga: Ini Kata Ustaz Abu Bakar Ba’asyir Setelah Bebas

Kasudin Pemuda dan Olahraga Jakarta Selatan, Eko Pudjihariyanto memberikan apresiasi tinggi pada panitia penyelenggara. Karena telah memberikan kesempatan pesilat-pesilat muda untuk unjuk kebolehan di ajang JOSC di awal tahun 2019. Tentunya, untuk menjaring bibit-bibit muda yang unggul dan berprestasi.

“Kejuaraan Nasional Pencak Silat JSOC 2019 ini diikuti oleh kurang lebih 2.000 atlet muda. Mereka berasal dari berbagai perguruan pencak silat di Indonesia. Ini ajang kompetisi berprestasi dan mencari bibit ungul,” kata Eko Pudjihariyanto.

Menurutnya, ajang seperti ini harus sering digelar agar tumbuh atlet-atlet berprestasi. Apalagi, pencak silat saat ini menjadi olahraga seni bela diri warisan budaya Bangsa Indonesia.

Kejuaraan ini diikuti 2000 peserta, terdiri dari tingkat SD (usia dini) 500 atlet (pemasalan). Kemudian SMP (pra remaja) 600 atlet (pemasalan), SMA (remaja) 600 atlet (pemasalan) serta mahasiswa dan umum (dewasa) 300 atlet  (pemasalan), Seluruh peserta mendapatkan medali dan piagam penghargaan. Juara 1,2, dan 3 mendapatkan uang pembinaan.

Salah satu peserta, Nurfaizi Dzikrillah (11) yang didampingi ayahnya Noerito, mengaku senang dan bangga ikut Kejurnas. Meski hanya mendapatkan medali perak dan juara kedua, dirinya tak mempersoalkan.

“Saya baru pertama kali ikut Kejurnas Pencak Silat. Tentu ini pengalaman yang sangat berharga dan motivasi bagi saya agar semangat berlatih setiap harinya,” kata Iki -sapaan akrab siswa kelas 5 SDN Cilangkap 01 ini-.

Dia mengaku setiap hari  berlatih pencak silat di Perguruan Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang khusus TMII, Jakarta Timur. Dia bercita-cita mengibarkan bendera merah putih di ajang kejuaraan pencak silat tingkat internasional, seperti yang telah dilakukan para seniornya.

Baca Juga: Yusril: Jokowi Segera Bebaskan Abu Bakar Ba’asyir

Reporter: Badri
Editor: Muhammad Bulkini

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

NU Rekomendasikan Bisnis MLM Haram
apahabar.com

Nasional

Warga Nduga Pingsan karena Cuma Makan Satu Kali
apahabar.com

Nasional

Polda Metro Jaya: Penangguhan Penahanan 100 Tersangka Kericuhan Mei Sesuai Prosedur
apahabar.com

Nasional

Indonesia Penyebab Asap di Malaysia?
apahabar.com

Nasional

Covid-19 Mewabah, Jumlah Keluarga Penerima Manfaat Ditingkatkan
apahabar.com

Nasional

Sultan Kasepuhan Cirebon Arief Natadiningrat Wafat
apahabar.com

Nasional

Waspada! Hari Ini 8 Titik Api Terdeteksi di Kalsel, Cek Lokasinya
apahabar.com

Nasional

Lebaran 2019, Pertamina Berangkatkan Belasan Ribu Pemudik
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com